Rembuk Stunting Desa Bukit Sari 2026 Sukses, Angka Stunting 0% Berkat Sinergi Desa, Puskesmas, dan Masyarakat

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:35 WIB

5034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepahiang -Selasa 23 Juni 2026, AgaraNews . Net // Pemerintah Desa Bukit Sari, Kecamatan Kaba Wetan, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, kembali menorehkan prestasi. Rembuk Stunting 2026 yang digelar di Kantor Desa Bukit Sari berjalan sukses. Desa ini berhasil mempertahankan status nol persen kasus stunting, sekaligus menekan angka pernikahan dini.

Capaian ini membuat Pemdes Bukit Sari dinilai berhasil menjalankan program prioritas pemerintah pusat di bidang kesehatan dan perlindungan anak sepanjang 2026.Rembuk Stunting dihadiri Kepala Desa Sutrimo didampingi Marjiman selaku Ketua BPD. Hadir juga Kapolsek Kaba Wetan IPDA David, Sri Wahyuni bidan desa dari Puskesmas Kaba Wetan, Pendamping Desa Ibu Yuni, serta seluruh ibu-ibu PKK dan masyarakat.

Sinergi multipihak ini menjadi kunci keberhasilan. Mulai dari pendataan balita, edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, hingga pengawasan pernikahan dini dilakukan bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bidan desa Sri Wahyuni didampingi Yuningsih menyampaikan untuk wilayah Puskesmas Bukit Sari, posyandu begitu aktif dan kesehatan balita juga sehat. Dengan hal itu, Desa Bukit Sari pernah dikunjungi Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang atas suksesnya desa melaksanakan program pemerintah pusat, khususnya penanggulangan stunting,” ujar salah satu peserta rembuk.Dalam rembuk, Kades Sutrimo membuka ruang bagi ibu-ibu dan masyarakat menyampaikan usulan program 2026. Namun ia juga jujur soal keterbatasan anggaran. “Usulan ibu-ibu dan masyarakat tetap kita usahakan, karena dana desa yang kita kelola sangat tidak memungkinkan untuk semua kita penuhi. Kalau memang ada yang tidak bisa kita anggarkan, maka harapannya nanti ada sumbangan sukarela dari seluruh pengurus hingga kegiatan berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Salah satu bentuk kepedulian nyata Pemdes adalah bantuan pakaian 1 stel untuk anak-anak PAUD Anggrek yang ada di Desa Bukit Sari. Bantuan ini dianggarkan dari Dana Desa agar meringankan beban orang tua, terutama yang penghasilannya belum memungkinkan.

Ini bentuk perhatian kita kepada generasi penerus. Walau kecil, semoga bermanfaat dan anak-anak semangat ke PAUD,” tambah Kades Sutrimo.Capaian 0% stunting pada 2025 harus dipertahankan. Bidan desa Sri Wahyuni berharap untuk tahun-tahun selanjutnya Desa Bukit Sari dan sekitarnya terus menjaga kesehatan balita dan kebersihan lingkungan.

“Seperti tahun 2025 Puskesmas Bukit Sari 0% stunting. Kuncinya ada di posyandu aktif, pola asuh yang benar, dan lingkungan bersih. Mari kita jaga bersama agar tidak ada lagi warga kita yang terdampak stunting,” pesannya.

Keberhasilan Desa Bukit Sari ini menjadi contoh bagi desa lain di Kepahiang. Dengan data valid, partisipasi PKK, dukungan Polsek, dan komitmen kepala desa, target Indonesia bebas stunting 2030 bukan sekadar wacana.

Rembuk Stunting ditutup dengan komitmen bersama: menjaga gizi anak, menunda pernikahan dini, dan terus mengaktifkan posyandu setiap bulan.        (Dank Amrel)

Berita Terkait

Resmi,..!!! Komjen Dadang Hartanto Gantikan Asep Edi Suheri Sebagai Kapolda Metro Jaya, 3 Direktur Krusial Ikut Dirombak
Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat
Rohaniwan Masuk Watimpres, FGD Partai Setara: Harus Konsisten Sampaikan Suara Kenabian Untuk Bangsa
TNI AD Gerebek Markas Judi Online di Kompleks KPAD Cijantung, 11 Operator dan 32 Komputer Diamankan
Keputusan MK Digugat Balik : 9 Hakim Dilaporkan ke MKMK, Pakar Sebut Cacat Hukum dan Lampaui Kewenangan
Asap Beracun PT Tri Logam Utama Resahkan Warga Gunung Kaler, Warga Resmi Polisikan : Anak Kami Sesak Napas Tiap Malam,..!!!
Pelantikan Bersama dan Pembekalan Bela Negara DPD FBN RI Kota Depok – Kab. Cianjur – Kabupaten Bogor Periode 2026–2031 
Kepedihan Cantika Davinca: Perasaan Kepada Sosok yang Tidak Memberikan Balasan Setimpal Lewat Single “Mencintai Tak Dicintai”

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Resmi,..!!! Komjen Dadang Hartanto Gantikan Asep Edi Suheri Sebagai Kapolda Metro Jaya, 3 Direktur Krusial Ikut Dirombak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:03 WIB

Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Rohaniwan Masuk Watimpres, FGD Partai Setara: Harus Konsisten Sampaikan Suara Kenabian Untuk Bangsa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:58 WIB

TNI AD Gerebek Markas Judi Online di Kompleks KPAD Cijantung, 11 Operator dan 32 Komputer Diamankan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Keputusan MK Digugat Balik : 9 Hakim Dilaporkan ke MKMK, Pakar Sebut Cacat Hukum dan Lampaui Kewenangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:46 WIB

Pelantikan Bersama dan Pembekalan Bela Negara DPD FBN RI Kota Depok – Kab. Cianjur – Kabupaten Bogor Periode 2026–2031 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:43 WIB

Kepedihan Cantika Davinca: Perasaan Kepada Sosok yang Tidak Memberikan Balasan Setimpal Lewat Single “Mencintai Tak Dicintai”

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:40 WIB

TAK TERSENTUH,…!!! Camat Pesanggrahan Paulinawati Bungkam Soal Timbunan Biopori di Petukangan Selatan, Warga Terancam Banjir Bandang

Berita Terbaru