Tanah Karo, AgaraNews. net – Kamis, 10/09/2026 // Kabut pagi di Berastagi besok akan menyambut tamu istimewa. Wakil Presiden Republik Indonesia ke-14, Bapak Gibran Rakabuming Raka, dijadwalkan melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara,11 September 2026.
Agenda besok Jumat 11 September 2026, menjadi agenda yang paling menyentuh hati masyarakat Kabupaten Karo. Bukan agenda kenegaraan di gedung megah, melainkan mengunjungi rumah-rumah duka ( rumah – rumah siswa korban terdampak MBG ) dan beribadah bersama rakyat.
Perjalanan Wapres dimulai Kamis malam. Pukul 20.10 WIB, Pesawat Kepresidenan BAeRJ 85 lepas landas dari Bandara Soepadio, Kalimantan Barat. Setelah menempuh ±3 jam, Wapres dan rombongan tiba di Pangkalan Udara TNI AU Soewondo, Medan pukul 23.10 WIB.
Tanpa banyak istirahat, Wapres langsung menuju Hotel Grand Dhika Setiabudi, Medan untuk bermalam. Karena paginya, beliau harus segera ke Tanah Karo.
Pukul 08.00 WIB, Wapres didampingi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution bertolak menuju Berastagi. Perjalanan darat ±2 jam ditempuh demi satu tujuan, bertemu langsung dengan korban terdampak MBG dan keluarganya.
Pukul 10.00 WIB, Wapres tiba di kediaman Sdri. Agnesia P. Br. Silitonga, salah satu korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pukul 11.00 WIB, kunjungan dilanjutkan ke kediaman Sdri. Feby Br. Purba.
Di dua rumah ini, Wapres tidak hanya datang sebagai pejabat negara. Ia datang sebagai seorang ayah, sebagai sesama manusia, untuk mendengar, menguatkan, dan memastikan negara hadir di tengah kesulitan.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah pusat tidak menutup mata terhadap kejadian yang menimpa anak-anak di Tanah Karo. Evaluasi, pendampingan, dan pemulihan menjadi komitmen yang akan dibawa pulang ke Jakarta.
Setelah rangkaian kunjungan kemanusiaan, hati Wapres dan rombongan akan diteduhkan di rumah ibadah.
Pukul 11.30 WIB, Wapres menuju Masjid Istihrar Berastagi, Jalan Perwira No. 213, Gundaling I, Kabupaten Karo.
Pukul 12.20 WIB, beliau dijadwalkan melaksanakan Sholat Jumat bersama masyarakat Berastagi.
Di Masjid inilah doa-doa akan dipanjatkan. Doa untuk kesembuhan para korban, untuk ketabahan keluarga, untuk Tanah Karo yang tangguh, dan untuk Indonesia yang semakin peduli.
Usai Sholat Jumat, pukul 13.00 WIB Wapres kembali ke Medan. Dari Lanud Soewondo pukul 14.10 WIB, beliau bertolak ke Jakarta dan dijadwalkan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma pukul 16.25 WIB.
Kunjungan singkat, namun meninggalkan pesan panjang, bahwa pemimpin harus hadir di saat rakyat membutuhkan.
Kehadiran Wapres Gibran di Bumi Turang bukan sekadar seremoni. Ini adalah pelukan negara untuk Karo. Ini adalah janji bahwa duka di Berastagi adalah duka kita bersama.(Lia Hambali)


































