Hampir 1 Tahun Kasus Mandek, 400 Massa LMP Karo Geruduk Polres Karo Tuntut Kejelasan Penyerangan Kantor

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:42 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo – Kamis 2 Juli 2026, AgaraNews . Net // Ketidakjelasan penanganan kasus penyerangan Kantor Sekretariat Markas Cabang Laskar Merah Putih LMP Kabupaten Karo memuncak. Sekitar 400 anggota LMP berseragam lengkap mendatangi Mapolres Tanah Karo di Jalan Veteran, Kabanjahe, untuk menuntut transparansi dan keadilan.

Aksi damai ini jadi sorotan karena laporan polisi sudah hampir 12 bulan berlalu tanpa kejelasan pelaku lain dan barang bukti utama.

Peristiwa brutal terjadi Rabu, 20 Agustus 2025 sekitar pukul 18.00 WIB. Sekelompok orang tak dikenal OTK menyerbu kantor LMP di Jalan Desa Singa, Kelurahan Lau Cimba, Kabanjahe.Modus yang dipakai tergolong sadis: pelaku menggunakan mobil ambulance Jerusalem sebagai kendaraan operasional untuk melancarkan aksi. Saksi mata menyebut sekitar 12 pelaku terlibat, lalu kabur menggunakan ambulans yang sama.

Akibat serangan itu, 1 anggota LMP menderita luka bacok di lengan kanan. Fasilitas kantor hancur: meja, kursi, dan mobil branding LMP rusak parah. Laporan Polisi LP/B/381/VIII/2025 tertanggal 22 Agustus 2025 pun dilayangkan, tapi hingga Kamis 2 Juli 2026 kasusnya dinilai menggantung.

Aksi massa LMP disambut Kabag Ops Polres Tanah Karo Kompol Jonista Tarigan. Beberapa perwakilan dipersilakan dialog di ruang Purpur Sage.

Pertanyaan tajam dilontarkan juru bicara massa, “Kenapa dari sekian banyak pelaku yang terlibat, baru satu orang yang ditangkap? Sementara yang lain masih bebas berkeliaran. Ini terkesan ada pembiaran.”

Soal barang bukti juga jadi sorotan. “Mobil ambulance yang digunakan pelaku hingga kini tak juga dijadikan barang bukti. Sepertinya Polres Tanah Karo sangat kesulitan mengusutnya. Kami curiga ada permainan tidak sehat,” tegas perwakilan massa.Koordinator Aksi Juliadi Kaban SH menyampaikan orasi penuh kekecewaan. “Kami di sini datang menyembah pak, kalau bapak merasa kami terganggu datang. Sudah setahun pak pengaduan kali, kami sudah cukup sabar pak,” ujarnya.

Di tengah orasi, Juliadi menyuruh massa duduk dan “menyembah” polisi sebagai simbol kesabaran yang sudah di ujung batas. Monang Pulungan SH selaku Koordinator Umum tetap mengarahkan massa agar tertib.

Musa Panggabean SH dari LBH LMP menekankan Polres Karo harus cepat tanggap. Soni Husni Ginting juga menyuarakan kasus anaknya yang sudah 1,5 tahun belum tuntas. “Itu menandakan keterlambatan kinerja Polres Karo,” katanya.

Ketua Macab LMP Karo Gembira Ginting meminta kasus diusut tuntas sampai ke dalangnya. “Siapa dalang di balik penyerangan ini harus terang benderang,” ujarnya tegas.

Ketua Harian LMP Karo Kompol Purn Hasian Panggabean SH, MH menambahkan, “Ini kan sudah terorganisir, ada ambulance kenapa tidak disita. Kami dengar ada aliran dana ke pelaku. Yang tertangkap baru tiga orang padahal pelaku sekitar 12 orang. Infonya yang tiga kemarin sudah lepas dua orang. Kami minta prosedur dijalankan, hadirkan Ambulance Jerusalem dan senjata tajam yang dipakai.”

Menanggapi desakan keras itu, Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Sihaloho,S.H, M.H berjanji akan bertindak cepat. “Kami akan melakukan penangkapan terhadap tersangka lain. Segera kami umumkan DPO baru yang terlibat dalam kelompok penyerangan kemarin,” janji Kapolres di hadapan perwakilan massa.

Kasus penyerangan LMP Karo kini kembali jadi ujian publik bagi Polres Tanah Karo. Warga Karo menunggu: apakah janji DPO baru dan penyitaan ambulance akan benar-benar ditindaklanjuti, agar rasa keadilan tidak terus menggantung.(RG)

Editor : Lia Hambali

Berita Terkait

Yahdi Hasan Apresiasi Prestasi Desa Kuta Mbaru, Sinergi Tiga Pilar Antarharkan Aceh Tenggara di Tingkat Polda Aceh
Kapolres Tebingtinggi Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 35 Personel Polri
Berakhir Damai, Satreskrim Polres Tebingtinggi Mediasi Kasus Pengeroyokan Di Jalan Imam Bonjol
27 Personel Polres Sergai Terima Kenaikan Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Tanggung Jawab
Polsek Bandarkhalipah Terima Laporan Pencurian Dengan Pemberatan Di Komplek Sekolah
Mewakili Masyarakat Desa Sisobahili Ulugawo Buat Laporan Pengaduan, ” Begini Tanggapan Inspektur”
Kepala Desa Gunung Stember Bungkam Saat Di Konfirmasi Wartawan Prihal Anggaran
Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, AKBP Yulhendri Tutup Masa Jabatan dengan Memimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja di Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:13 WIB

Yahdi Hasan Apresiasi Prestasi Desa Kuta Mbaru, Sinergi Tiga Pilar Antarharkan Aceh Tenggara di Tingkat Polda Aceh

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:30 WIB

Kapolres Tebingtinggi Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 35 Personel Polri

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:26 WIB

Berakhir Damai, Satreskrim Polres Tebingtinggi Mediasi Kasus Pengeroyokan Di Jalan Imam Bonjol

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:14 WIB

27 Personel Polres Sergai Terima Kenaikan Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Tanggung Jawab

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:09 WIB

Polsek Bandarkhalipah Terima Laporan Pencurian Dengan Pemberatan Di Komplek Sekolah

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:02 WIB

Kepala Desa Gunung Stember Bungkam Saat Di Konfirmasi Wartawan Prihal Anggaran

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:42 WIB

Hampir 1 Tahun Kasus Mandek, 400 Massa LMP Karo Geruduk Polres Karo Tuntut Kejelasan Penyerangan Kantor

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:33 WIB

Pengabdian yang Tulus Selalu Meninggalkan Jejak, AKBP Yulhendri Tutup Masa Jabatan dengan Memimpin Pemusnahan 161,9 Kilogram Ganja di Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru