Ekskavator Tambang Ilegal Menjamur di Aek Nabara, APH dan Pemkab Madina Didesak Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madina, AgaraNews. Net // Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Aek Nabara, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kian menggila. Bukannya mereda setelah mendapat sorotan, operasi tambang liar yang diduga kuat ilegal ini justru semakin masif seiring bertambahnya unit alat berat jenis ekskavator di lokasi penambangan.

Kondisi di lapangan memicu gelombang protes dan tanda tanya besar dari masyarakat. Pasalnya, Kepala Desa (Kades) Aek Nabara memilih bungkam dan pasif di tengah kerusakan yang terjadi di wilayahnya. Sikap diam pemerintah desa ini melahirkan spekulasi liar di tengah warga, termasuk adanya dugaan aliran “upeti/uang keamanan” atau dana pengondisian kepada oknum tertentu agar bisnis hitam ini berjalan mulus tanpa hambatan hukum.

“Kepala Desa Samadi Hasibuan memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menjaga ruang hidup warganya. Jika terus-menerus bungkam, wajar jika masyarakat mencurigai adanya pembiaran terstruktur atau keterlibatan pihak desa,” ujar salah seorang perwakilan warga kepada pers (23/06) yang meminta identitasnya dirahasiakan dengan alasan keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga bereaksi keras menuntut transparansi Kades Aek Nabara Samadi Hasibuan segera memberikan klarifikasi terbuka agar isu miring ini tidak menjadi spekulasi dan bola liar. Selain merusak bentang alam dan mencemari aliran sungai yang menjadi urat nadi kehidupan, eksistensi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) skala besar ini mengancam keselamatan ruang hidup warga dalam jangka panjang.

Warga kian prihatin dan menyatakan kegeramannya. Aparat Penegak Hukum (APH) bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal didesak segera turun ke lapangan guna melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas para pemodal di balik aktivitas merusak ini dan dugaan keterlibatan oknum Kepala Desa.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Aek Nabara Samadi Hasibuan dan Camat Batang Natal Rahmat Rizky Ramadhan belum memberikan keterangan resmi terkait maraknya alat berat berbentuk ekskavator di desa yang dipimpinnya. Upaya konfirmasi dari pers masih terus dilakukan untuk keberimbangan informasi yang sehat dan objektif

“Kami meminta Bupati Mandailing Natal dan Kapolres Madina bertindak tegas dan tidak tutup mata terhadap kondisi Aek Nabara” tegas tokoh masyarakat desa itu.

Mereka meminta adanya langkah konkrit untuk menghentikan operasi alat berat tersebut sebelum dampak kerusakan lingkungan menjadi permanen dan merugikan generasi mendatang( Lia Hambali)

Reporter : Magrifatulloh

Berita Terkait

Resmi,..!!! Komjen Dadang Hartanto Gantikan Asep Edi Suheri Sebagai Kapolda Metro Jaya, 3 Direktur Krusial Ikut Dirombak
Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat
Rohaniwan Masuk Watimpres, FGD Partai Setara: Harus Konsisten Sampaikan Suara Kenabian Untuk Bangsa
TNI AD Gerebek Markas Judi Online di Kompleks KPAD Cijantung, 11 Operator dan 32 Komputer Diamankan
Keputusan MK Digugat Balik : 9 Hakim Dilaporkan ke MKMK, Pakar Sebut Cacat Hukum dan Lampaui Kewenangan
Asap Beracun PT Tri Logam Utama Resahkan Warga Gunung Kaler, Warga Resmi Polisikan : Anak Kami Sesak Napas Tiap Malam,..!!!
Pelantikan Bersama dan Pembekalan Bela Negara DPD FBN RI Kota Depok – Kab. Cianjur – Kabupaten Bogor Periode 2026–2031 
Kepedihan Cantika Davinca: Perasaan Kepada Sosok yang Tidak Memberikan Balasan Setimpal Lewat Single “Mencintai Tak Dicintai”

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Resmi,..!!! Komjen Dadang Hartanto Gantikan Asep Edi Suheri Sebagai Kapolda Metro Jaya, 3 Direktur Krusial Ikut Dirombak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:03 WIB

Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Rohaniwan Masuk Watimpres, FGD Partai Setara: Harus Konsisten Sampaikan Suara Kenabian Untuk Bangsa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:58 WIB

TNI AD Gerebek Markas Judi Online di Kompleks KPAD Cijantung, 11 Operator dan 32 Komputer Diamankan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Keputusan MK Digugat Balik : 9 Hakim Dilaporkan ke MKMK, Pakar Sebut Cacat Hukum dan Lampaui Kewenangan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:46 WIB

Pelantikan Bersama dan Pembekalan Bela Negara DPD FBN RI Kota Depok – Kab. Cianjur – Kabupaten Bogor Periode 2026–2031 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:43 WIB

Kepedihan Cantika Davinca: Perasaan Kepada Sosok yang Tidak Memberikan Balasan Setimpal Lewat Single “Mencintai Tak Dicintai”

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:40 WIB

TAK TERSENTUH,…!!! Camat Pesanggrahan Paulinawati Bungkam Soal Timbunan Biopori di Petukangan Selatan, Warga Terancam Banjir Bandang

Berita Terbaru