Babinsa Hadiri Mediasi Konflik Galian C di Huta Kelep, Tiga Poin Disepakati, Satu Masalah Masih Mengganjal

LIA HAMBALI

- Redaksi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:33 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dairi, AgaraNews. Net // Upaya penyelesaian konflik terkait aktivitas galian C di Dusun Huta Kelep, Desa Lau Bagot, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, mulai menunjukkan titik terang. Melalui forum mediasi dan dengar pendapat yang digelar di Aula Kantor Camat Tigalingga, Jumat (19/6/2026), sejumlah kesepakatan berhasil dicapai antara warga terdampak dan pemilik lahan galian.

Dalam kegiatan tersebut, Danramil 04/Tigalingga Kapten Inf J. Maibang diwakili oleh Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serma Imanuel Ginting. Kehadiran Babinsa bersama unsur Forkopimcam menjadi bagian dari upaya menjaga kondusivitas wilayah sekaligus mengawal penyelesaian permasalahan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Mediasi yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.50 WIB itu dipimpin langsung oleh Camat Tigalingga, Saut Marganda Sinaga. Turut hadir Kapolsek Tigalingga Iptu Parlindungan Lumbantoruan, Kepala Desa Lau Bagot Sunardi, pemilik lahan galian Andika P. Ginting, pendamping warga Robinson Simbolon, tokoh masyarakat Mangihut Situmorang, serta 14 warga Dusun Huta Kelep yang terdampak aktivitas galian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sebelumnya digelar DPRD Kabupaten Dairi pada 15 Juni 2026. Dalam forum tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan dan kekhawatiran terkait dampak aktivitas galian terhadap lingkungan dan pemukiman mereka.

Secara bergantian, warga terdampak menyampaikan aspirasi dan harapan agar aktivitas galian tidak menimbulkan risiko yang dapat merugikan masyarakat. Di sisi lain, pemilik lahan juga diberikan kesempatan menyampaikan pandangan dan tanggapan atas berbagai masukan yang disampaikan warga.

Setelah melalui diskusi yang cukup panjang, forum berhasil menghasilkan beberapa kesepakatan penting. Pertama, pihak pemilik lahan bersedia melepas tanah selebar satu meter sepanjang batas lahan yang berbatasan dengan tanah warga untuk pembangunan saluran parit.

Kedua, pemilik lahan berkomitmen membangun tembok penahan tanah guna mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas galian. Pembangunan tembok tersebut akan mengacu pada spesifikasi teknis yang akan diminta dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Dairi sesuai permintaan warga.

Ketiga, warga yang bermukim di sekitar lokasi galian sepakat secara sukarela membangun parit di belakang rumah masing-masing sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengurangi potensi dampak lingkungan.

Namun demikian, satu persoalan belum menemukan titik temu. Sengketa batas tanah antara salah seorang warga, Natanael Lumbanbatu, dengan pihak pemilik lahan galian belum berhasil diselesaikan dalam forum mediasi tersebut. Kedua belah pihak akhirnya sepakat menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski masih menyisakan satu persoalan, pelaksanaan mediasi berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif. Kehadiran unsur pemerintah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta partisipasi aktif warga diharapkan menjadi langkah positif dalam menjaga keharmonisan dan menciptakan solusi yang mengedepankan kepentingan bersama.

Babinsa Koramil 04/Tigalingga Serma Imanuel Ginting menyampaikan bahwa TNI akan terus mendukung upaya penyelesaian setiap persoalan di wilayah melalui pendekatan dialog, musyawarah, dan kebersamaan, sehingga stabilitas serta keamanan lingkungan tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat.                 (Lia Hambali)

(Prajurit Pena)

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Motor di Koja, Terduga Pelaku Diduga Gunakan Kunci Duplikat
Pasca Penindakan Narkotika, Polda Metro Jaya Hadirkan Pendampingan dan Dengarkan Aspirasi Warga
567 Personel Gabungan Siaga Amankan Konser Avenged Sevenfold di JIS
Kapolda Metro Jaya Dengarkan Aspirasi Wartawan, Dorong Peningkatan Pelayanan Kepolisian
Kapolres Metro Jakut bersama Forkopimko Jakarta Utara Hadiri Anniversary 1 Dekade Ojol, 1.000 Paket Sembako Dibagikan
Pembangunan Jembatan Garuda di Pegagan Julu I Diharapkan Permudah Mobilitas Warga
Ketua DPW PA Aceh Timur H. Azhari M. Nur (Haji Maop) Gelar Maulid Nabi, Puluhan Yatim Piatu Dapat Santunan
Jaga Sinergitas Babinsa Posramil Kuala Pesisir Jalin Komsos Dengan Aparatur Desa Di Desa Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:46 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Motor di Koja, Terduga Pelaku Diduga Gunakan Kunci Duplikat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Pasca Penindakan Narkotika, Polda Metro Jaya Hadirkan Pendampingan dan Dengarkan Aspirasi Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:38 WIB

567 Personel Gabungan Siaga Amankan Konser Avenged Sevenfold di JIS

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:34 WIB

Kapolda Metro Jaya Dengarkan Aspirasi Wartawan, Dorong Peningkatan Pelayanan Kepolisian

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:31 WIB

Kapolres Metro Jakut bersama Forkopimko Jakarta Utara Hadiri Anniversary 1 Dekade Ojol, 1.000 Paket Sembako Dibagikan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Ketua DPW PA Aceh Timur H. Azhari M. Nur (Haji Maop) Gelar Maulid Nabi, Puluhan Yatim Piatu Dapat Santunan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Jaga Sinergitas Babinsa Posramil Kuala Pesisir Jalin Komsos Dengan Aparatur Desa Di Desa Binaan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Babinsa Kunjungi Pengrajin Tempe, Wujud Dukungan TNI Terhadap UMKM dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru