2 (Dua) Orang Anak Kurang Mampu Sakit Sejak Lahir Belum Dapat Perhatian Pemerintah, Ini Yang Dilakukan Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:08 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Pekanbaru, AgaraNews . Net // Bentuk perhatian dan empati terhadap masyarakat kurang mampu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Pekanbaru menjenguk salah satu masyarakat kurang mampu yang anaknya masuk rumah sakit dan belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC GRIB Jaya Pekanbaru melalui Ketua Srikandi DPC GRIB Jaya Pekanbaru Nurhayati bersama pengurus Srikandi DPC GRIB Jaya Pekanbaru usai menjenguk pasien keluarga kurang mampu tersebut di Rumah Sakit Prima Pekanbaru, Rabu (24/6/2026).

Lebih lanjut Nurhayati sedikit menceritakan kondisi keluarga pasien tersebut, bahwa keluarga pasien tersebut termasuk kategori masyarakat kurang mampu, karena orang tua dari pasien, yang ayahnya seorang buruh bangunan dan ibunya IRT yang juga bekerja serabutan untuk membantu kebutuhan ekonomi rumah tangga yang mempunyai 3 orang anak.

Dan terkait anaknya sakit, Rheisa Dwi Hafizah (14) yang kita jenguk ini, merupakan anak kedua yang sakitnya sejak dari lahir, mengidap penyakit Dandy-Walker syndrome (sindrom Dandy-Walker) yang merupakan penyakit kelainan bawaan lahir langka yang memengaruhi perkembangan otak.

Sedangkan anak ketiganya, Rakha Ahmad Athaya (10) dari keluarga yang kurang mampu tersebut juga mengidap penyakit Autisme Aptikal sejak dari lahir juga,” terang Nurhayati.

“Dan anak mereka yang pertama lah yang sehat dan normal,” tambah Nurhayati.

Melihat kondisi tersebutlah, kami dari Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru merasa perihatin dan terpanggil untuk menjenguk dan membantu meringankan sedikit biaya selama perobatan anaknya dirumah sakit walaupun biaya berobat anak tersebut ditanggung oleh BPJS dengan program UHC dari Pemerintah Kota Pekanbaru.

“Karena, selain biaya selama dirumah sakit, keluarga tersebut juga memerlukan biaya pengobatan anak ketiga yang tinggal dirumah, seperti pempes anaknya dan kebutuhan-kebutuhan lain dari anak tersebut dan anak pertamanya yang masih sekolah, belum lagi sewa rumah,” ujar Nurhayati.

“Dengan peristiwa ini, kami mengetuk hati para pejabat Pemerintah, baik Kota Pekanbaru, Provinsi Riau untuk dapat memperhatikan keluarga kurang mampu tersebut, melihat dari beban hidup yang mereka tanggu selama ini, dimana selama ini belum pernah mendapatkan bantuan sosial, baik itu berupa PKH, BPNT dan bantuan-bantuan lainnya,” pungkas Nurhayati.

Pada kesempatan yang sama, dengan mata berkaca-kaca, Annisa Fitri, ibunda dari Rheisa Dwi Hafizah, pasien yang sakit, didamping suaminya Jhonny Rheza mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada GRIB Jaya Pekanbaru, dalam hal ini Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru atas kedatangannya untuk menjenguk anak kami yang sakit.

“Semoga apa yang diberikan oleh Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, hanya Allah SWT yang bisa membalasnya dan kami hanya minta doa kan anak kami sehat dan bisa kembali kerumah, sehingga kami bisa kembali bekerja seperti biasa untuk memenuhi kebutuhan ekonomi kami,” ujar Annisa sambil menghapus air matanya yang jatuh membasahi pipinya.(ST/Lia Hambali)

Sumber : Humas Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

Berita Terkait

Pekerjaan Pra TMMD ke – 130 Kodim 0108/Agara Kebut Buka Jalan
Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan Beton
Babinsa Turunkan Distribusi Material Pembangunan Jembatan Beton
Babinsa Turun Kelapangan Cek Harga Sembako dan obat pertanian Di Kios
Resmi,..!!! Komjen Dadang Hartanto Gantikan Asep Edi Suheri Sebagai Kapolda Metro Jaya, 3 Direktur Krusial Ikut Dirombak
Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat
Rohaniwan Masuk Watimpres, FGD Partai Setara: Harus Konsisten Sampaikan Suara Kenabian Untuk Bangsa
TNI AD Gerebek Markas Judi Online di Kompleks KPAD Cijantung, 11 Operator dan 32 Komputer Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Pekerjaan Pra TMMD ke – 130 Kodim 0108/Agara Kebut Buka Jalan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Cor Pondasi Jembatan Beton

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Babinsa Turunkan Distribusi Material Pembangunan Jembatan Beton

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Turun Kelapangan Cek Harga Sembako dan obat pertanian Di Kios

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:07 WIB

Resmi,..!!! Komjen Dadang Hartanto Gantikan Asep Edi Suheri Sebagai Kapolda Metro Jaya, 3 Direktur Krusial Ikut Dirombak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Rohaniwan Masuk Watimpres, FGD Partai Setara: Harus Konsisten Sampaikan Suara Kenabian Untuk Bangsa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:58 WIB

TNI AD Gerebek Markas Judi Online di Kompleks KPAD Cijantung, 11 Operator dan 32 Komputer Diamankan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Keputusan MK Digugat Balik : 9 Hakim Dilaporkan ke MKMK, Pakar Sebut Cacat Hukum dan Lampaui Kewenangan

Berita Terbaru