Tim RSCM Ungkap Kondisi Terkini Febiona Purba Korban MBG di Karo : Tidak Hilang Ingatan, Hanya Serangan Panik 

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WIB

50136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta , AgaraNews. Net // Tim dokter spesialis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta mengungkap kondisi medis terkini Febiona Purba, siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Agustus 2026.

Febiona dirujuk ke RSCM sejak Sabtu (12/9/2026) bersama satu korban keracunan lainnya, yaitu Agnesia Paruliana Silitonga yang sebelumnya diduga mengalami gejala gagal ginjal usai mengonsumsi MBG.

Namun, Direktur Medik dan Keperawatan RSCM, Dr. Renan Sukmawan, menegaskan sejak awal kedatangan kondisi kedua pasien tidak membutuhkan perawatan intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi perawatannya di ruang rawat biasa, kira-kira gitu ya. Pasien dapat berkomunikasi dan kemudian kontak baik. Kedua adik kita ini sudah kita rawat dan alhamdulillah saya ingin menyampaikan bahwa hari ini kondisi sudah saya rasa sih sudah baik dan jauh lebih baik,”kata Renan dalam konferensi pers di RSCM, Rabu (16/9/2026).

Renan menyebut tim dokter saat ini tengah berfokus melakukan pemulihan agar keduanya bisa segera kembali ke rumah dan bersekolah sambil menjalani rawat jalan.

“Insya Allah segera kami rencanakan rawat jalan, ya. Supaya adik-adik kita, anak-anak kita ini cepat sekolah kembali. Dan saya kira ini tugas kita di RSCM ini untuk menangani sebaik-baiknya perawatan dan segala hal yang diperlukan sampai nanti persiapan untuk rawat jalannya,”ucap Renan.

Di tengah mulai pulihnya kondisi fisik, tim dokter RSCM juga membantah adanya dugaan hilang ingatan sebanyak 70 persen pada Febiona yang sempat viral.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Neurologi Anak RSCM, Prof. Dr. dr. Setyo Handryastuti, memastikan hal itu setelah melakukan wawancara klinis dan pemeriksaan penunjang berupa rekam gelombang otak atau elektroensefalografi (EEG).

“Yang jelas pada saat saya periksa saat ini, ananda (Febiona) ingatannya sangat baik, ya. Memori jangka pendek maupun jangka panjangnya. Dan juga pemeriksaan elektroensefalografi juga tidak menunjukkan gangguan apa pun,” ujar Handry.

Terkait diagnosis awal yang mencurigai adanya gangguan fungsi saraf pusat, Handry menegaskan hasil evaluasi menunjukkan tidak ada masalah yang terdeteksi pada otak Febiona. Diagnosis neurologis Febiona lebih mengarah pada kejadian yang menyerupai kejang, tetapi dipastikan bukan epilepsi.

“Diagnosis dari neurologi anak adalah paroksismal non-epileptiform event, ya. Jadi bahasa awamnya adalah suatu serangan tiba-tiba yang bukan merupakan suatu kejang sebetulnya, dan juga bukan problem organ dari otak itu sendiri,”jelasnya.

Tidak Ada Gangguan Psikotik, Hanya Serangan Panik

Selain pemeriksaan saraf, Febiona juga ditangani intensif oleh tim Departemen Psikiatri RSCM. Rujukan medis awal menduga Febiona mengalami kondisi psikotik yang membuatnya kesulitan membedakan realita dan fantasi pasca-insiden keracunan massal tersebut.

Konsultan Psikiatri Anak dan Remaja RSCM, Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, menyatakan setelah ditelusuri secara klinis, dugaan kondisi psikotik tersebut tidak terbukti. Kondisi emosional Febiona hanya mengalami gejala serangan panik akibat tekanan besar usai peristiwa keracunan.

“Ketika kami telusuri di sini, kelihatannya kondisi itu (gangguan psikotik) kurang mendukung. Yang pasti mendukung adalah adanya beberapa serangan panik dalam waktu satu bulan ini. Sehingga ketika dia mengalami tekanan yang besar, lalu kepanikan itu muncul, lalu diduga sebagai sesuatu yang seperti psikotik,” papar Tjhin.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini, orientasi kognitif Febiona sangat baik dan stabil. Febiona sudah mampu menceritakan kronologi dan bagaimana kondisi tubuh yang dirasakannya secara runut dan jelas.

“Dia tahu dia di mana, dia tanggal berapa, hari apa, siapa, dia semuanya tahu. Jadi saya tidak melihat adanya disorientasi atau ada masalah pada memori kerjanya,” ucapnya.

Saat ini, kondisi Febiona maupun Agnesia disebut sudah berangsur pulih dan sangat baik. Keduanya ditempatkan di ruang perawatan VIP standar Kencana RSCM untuk memastikan kenyamanan psikologis mereka.

Keduanya diproyeksikan bisa kembali pulang ke rumahnya pada akhir pekan ini dan tim RSCM akan memantau kondisinya melalui koordinasi dengan dokter-dokter di Sumatera Utara.

Renan juga menyoroti pentingnya dukungan lingkungan sosial dan mengimbau semua pihak untuk memberikan ruang privasi kepada kedua pasien setelah keluar dari rumah sakit.

“Kita mengajak semua pihak ya untuk memberi kesempatan anak-anak, adik-adik kita ini untuk tenang kembali. Tidak diwawancara atau apa di media dan sebagainya sehingga bisa kembali (beraktivitas). Karena dengan usia remaja seperti ini, menjadi pusat perhatian juga bisa menjadi hal yang tidak nyaman dari segi psikiatris,” tutup Renan.(Lia Hambali)

Sumber : Konferensi Pers RSCM 16 September 2026

Dikirim : Diskominfo Kabupaten Karo

Berita Terkait

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Pemuda Pemudi Di Desa Binaan
Jaring Calon Prajurit Unggul, Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos Dengan Pemuda Terkait Rekrutmen TNI
Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Komsos Bersama Kepala Dusun
Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Desa Binaan
Percepat Kegiatan Babinsa Dampingi Alat Berat Bekerja Pastikan Aman
Babinsa Pantau Usai Pengecoran Pondasi Tiang Angkur Jembatan Gantung Perintis
Jaga Keamanan Fasilitas Warga, Babinsa Rutin Pantau Jembatan Gantung di Musim Penghujan Tiba
Babinsa Kodim 0108/Agara Gencar Sosialisasi Dan Pasang Spanduk Rekrutmen Anggota TNI AD

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Pemuda Pemudi Di Desa Binaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Jaring Calon Prajurit Unggul, Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos Dengan Pemuda Terkait Rekrutmen TNI

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:27 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Komsos Bersama Kepala Dusun

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Desa Binaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Percepat Kegiatan Babinsa Dampingi Alat Berat Bekerja Pastikan Aman

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Jaga Keamanan Fasilitas Warga, Babinsa Rutin Pantau Jembatan Gantung di Musim Penghujan Tiba

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Babinsa Kodim 0108/Agara Gencar Sosialisasi Dan Pasang Spanduk Rekrutmen Anggota TNI AD

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:31 WIB

Proyek Jalan Simpang Lawe Desky–Muara Setulen Disorot, Progres dan K3 Dipertanyakan

Berita Terbaru