Dairi, AgaraNews. Net // Komitmen membangun desa berbasis data yang akurat kembali ditegaskan dalam Musyawarah Desa (Musdes) Pemutakhiran Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2026 yang digelar di Aula Kantor Desa Lau Pakpak, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serka Salfianus Ginting, bersama Kepala Desa Manapar P. Malau, Pendamping Desa Rudi H. Nainggolan, Ketua BPD Kasir Sihombing, tokoh masyarakat, serta seluruh perangkat Desa Lau Pakpak.
Musyawarah desa menjadi forum penting untuk memperbarui data Indeks Desa Membangun sebagai dasar penyusunan arah kebijakan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran. Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Manapar P. Malau dan Pendamping Desa Rudi H. Nainggolan menegaskan bahwa validitas data menjadi kunci dalam menentukan program prioritas yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat kemajuan desa.
Dalam sambutannya, Serka Salfianus Ginting mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berpartisipasi aktif dalam mendukung proses pemutakhiran IDM. Menurutnya, data yang akurat merupakan fondasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan. Tanpa data yang benar, pemerintah desa akan kesulitan menentukan prioritas maupun langkah strategis yang tepat bagi kemajuan Desa Lau Pakpak.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas capaian Desa Lau Pakpak yang berhasil meningkatkan skor IDM Tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya sehingga tetap berada pada kategori Desa Berkembang dengan tren pembangunan yang semakin positif di berbagai sektor. Capaian tersebut, menurut Babinsa, menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan telah memberikan hasil nyata bagi kemajuan desa.
Menutup sambutannya, Serka Salfianus Ginting mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Ia berharap data yang telah dimutakhirkan dapat menjadi landasan dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih matang, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan Musyawarah Desa berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
































