Sigap Respons Laporan 110, Polsek Purba Bersama Tim INAFIS Ungkap Penyebab Kematian Petani di Gubuk Ladang

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:54 WIB

5020 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, AgaraNews. Net // Kecepatan respons Polres Simalungun dalam menindaklanjuti laporan masyarakat kembali ditunjukkan melalui kerja sama Tim Inafis Satreskrim Polres Simalungun bersama Polsek Purba dalam menangani laporan penemuan mayat di Kecamatan Purba. Hal itu disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi awak media pada Selasa, 18 Agustus 2026, sekira pukul 22.54 WIB.

AKP Verry Purba menjelaskan, penanganan cepat ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya Polres Simalungun Polda Sumatera Utara, yang senantiasa berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, termasuk dalam merespons layanan Call Center 110 Polda Sumut.

“Laporan ini kami terima dari Sekretaris Desa Nagori Purba Dolok, Bapak Rap Sondang Purba, pada Selasa, 18 Agustus 2026 sekira pukul 09.45 WIB, terkait dugaan adanya temuan mayat atas nama Jusup Martua Sipakkar, 55 tahun, di Dusun Payalulu, Nagori Purba Dolok, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun,” ujar AKP Verry Purba.Ia mengungkapkan, begitu menerima informasi dari Call Center 110, personel Polsek Purba langsung merespons cepat dan bergerak menuju lokasi kejadian. “Kapolsek Purba IPTU B. Silalahi bersama anggota piket segera menuju TKP dan setelah tiba di lokasi, benar ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi telah meninggal dunia,” ucap AKP Verry Purba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas menuturkan, personel Polsek Purba kemudian menghubungi Tim Inafis Satreskrim Polres Simalungun serta pihak kesehatan dari Puskesmas Tigarunggu untuk melakukan pemeriksaan di lokasi. “Setelah Tim Inafis tiba di TKP, dilakukan pengecekan secara menyeluruh, dilanjutkan pemeriksaan oleh tim kesehatan, serta pendataan terhadap sejumlah saksi yang mengetahui kejadian,” ungkap AKP Verry Purba.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kata Kasi Humas, korban diketahui terakhir dihubungi pada Minggu, 16 Agustus 2026 oleh pemilik ladang jeruk, Nerliana boru Haloho, namun ponsel korban tidak aktif. Kecurigaan itu membuat saksi Sarmulia Sitio diminta untuk mengecek kondisi korban ke gubuk ladang pada Selasa pagi.“Saksi Sarmulia Sitio menemukan pintu gubuk terkunci dari dalam. Setelah berhasil membuka pintu dengan mengait engsel dari luar, ia mendapati korban dalam kondisi tersandar ke dinding dan diduga telah meninggal dunia,” kata AKP Verry Purba.

Ia menjelaskan, temuan tersebut kemudian dilaporkan berjenjang mulai dari perangkat Nagori Purba Dolok hingga akhirnya diteruskan ke Call Center 110. “Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim INAFIS di TKP, tidak ditemukan bekas pergumulan maupun tanda-tanda kekerasan. Lokasi kejadian juga masih dalam kondisi utuh, hanya terdapat barang-barang seperti obat-obatan tanaman dan peralatan berkebun,” ujar AKP Verry Purba.

Ia menambahkan, dari keterangan warga sekitar, korban selama ini dikenal tidak memiliki masalah dengan siapa pun dan diketahui kerap mengeluhkan sakit perut, bahkan pernah dibawa berobat oleh keluarganya. “Pemeriksaan luar oleh petugas medis Puskesmas Tigarunggu juga menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap AKP Verry Purba.Kasi Humas menerangkan, personel yang dilibatkan dalam penanganan di TKP antara lain Kapolsek Purba IPTU B. Silalahi, Kanit Reskrim IPDA L. Silalahi, S.H., M.H., Kanit Intel AIPTU H. Sinaga, dan Bhabinkamtibmas AIPDA A. Sinaga.

“Pihak keluarga korban menyatakan bahwa kematian tersebut murni disebabkan sakit yang diderita korban, dan keluarga meminta agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Permintaan ini telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi dari keluarga,” pungkas AKP Verry Purba.

Ia menyampaikan, jenazah korban selanjutnya dibawa pulang oleh pihak keluarga ke Desa Garingging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, untuk dimakamkan. “Sebagai tindak lanjut, kami akan terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta melaporkan perkembangan penanganan kasus ini kepada pimpinan,” tutup AKP Verry Purba.(Joe/Lia Hambali)

Berita Terkait

Aksi Nyata Swasembada Pangan 2026 : Kejari Karo Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi 
HUT Ke-81 Mahkamah Agung RI, Kajari Karo Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Jembatan Gantung Garuda Keyongan Tembus 99 Persen, Selangkah Lagi Bisa Dinikmati Warga
Garuda Pancasila Menangis: Antara Simbol yang Terinjak dan Nilai yang Dilumat Kekuasaan dan Oligarki
Serentak di 17 Provinsi, Polres Simalungun Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional
Hening di Tengah Malam, Kapolres Simalungun Beri Penghormatan untuk Pahlawan Tuan Rondahaim Jelang HUT RI ke-81
Kompak dan Solid, Forkopimda Simalungun Buktikan Sinergitas Bukan Sekadar Seremoni
Kapolres Simalungun Hadiri Pisah Sambut Kalapas Pematang Siantar, Wujud Sinergitas Forkopimda

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Aksi Nyata Swasembada Pangan 2026 : Kejari Karo Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:59 WIB

HUT Ke-81 Mahkamah Agung RI, Kajari Karo Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:48 WIB

Jembatan Gantung Garuda Keyongan Tembus 99 Persen, Selangkah Lagi Bisa Dinikmati Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Garuda Pancasila Menangis: Antara Simbol yang Terinjak dan Nilai yang Dilumat Kekuasaan dan Oligarki

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Serentak di 17 Provinsi, Polres Simalungun Dukung Percepatan Swasembada Bawang Putih Nasional

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Kompak dan Solid, Forkopimda Simalungun Buktikan Sinergitas Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Kapolres Simalungun Hadiri Pisah Sambut Kalapas Pematang Siantar, Wujud Sinergitas Forkopimda

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Sigap Respons Laporan 110, Polsek Purba Bersama Tim INAFIS Ungkap Penyebab Kematian Petani di Gubuk Ladang

Berita Terbaru