Jakarta, AgaraNews. Net // Dinamika politik nasional hari ini dikejutkan oleh manuver terbuka Partai Demokrat yang menyatakan siap membuka pintu bagi pihak-pihak yang mendorong agenda pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sikap ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron.
Menanggapi hal tersebut, Parlemen Bayangan Indonesia Pasti menyampaikan pernyataan sikap dan rilis resmi kritis dan tajam.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekjen Parlemen Bayangan Indonesia Pasti, Hery Sugihyandi, Sabtu (11/10/2026).
Berikut poin-poin lengkap pernyataan sikap tersebut :
1. Topeng Netralitas yang Telah Runtuh
Pernyataan Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, bukan lagi sekadar retorika politik biasa, melainkan deklarasi perang terbuka terhadap stabilitas pemerintahan yang sah. Selama ini publik disuguhkan narasi kesetiaan dan kemitraan, namun hari ini Demokrat secara terang-benderang membuka pintu bagi gerakan yang ingin menjatuhkan Wakil Presiden di tengah jalan. Ini adalah bentuk oportunisme politik yang nyata.
2. Konspirasi di Balik Jalur Parlemen
Setelah upaya hukum yang dimotori oleh Denny Indrayana kandas di Mahkamah Konstitusi (MK) karena tidak memiliki legal standing, gerakan ini kini bergeser ke jalur parlemen (DPR). Publik tidak bisa dibohongi: ada benang merah historis dan politis yang sangat kuat. Denny Indrayana dan Roy Suryo, yang menjadi motor gerakan ini, adalah mantan elite Partai Demokrat. Masuknya isu ini ke DPR melalui pintu Demokrat memicu dugaan kuat adanya skenario besar dan konspirasi politik tingkat tinggi yang dirancang secara matang untuk menggoyang kepemimpinan nasional.
3. Jual Beli Isu demi Syahwat Kekuasaan 2029
Dukungan Demokrat terhadap isu pemakzulan—yang bersumber dari polemik ijazah—dinilai sebagai langkah eksploitasi politik yang seksi demi menaikkan posisi tawar partai. Demokrat sengaja menampung para penggugat demi mengamankan kalkulasi politik jangka pendek dan proyeksi kepemimpinan nasional di masa mendatang. Ini adalah tindakan yang mengorbankan kepentingan rakyat demi syahwat kekuasaan kelompok.
4. Ancaman Serius Terhadap Konstitusi dan Stabilitas Negara
Memaksakan agenda pemakzulan melalui lobi-lobi politik di parlemen setelah gagal di jalur konstitusional MK adalah preseden buruk bagi demokrasi. Gerakan ini bukan lagi murni demi penegakan hukum, melainkan rekayasa politik kasar yang berpotensi memecah belah bangsa dan merusak stabilitas ekonomi serta keamanan nasional.
KESIMPULAN & TUNTUTAN :
“Kami meminta Partai Demokrat untuk menghentikan standar ganda dalam berpolitik. Rakyat mencatat setiap manuver, lobi, dan konspirasi yang sedang dijalankan. Jangan korbankan institusi negara dan mandat rakyat hanya untuk memuluskan dendam atau agenda politik tersembunyi para mantan elitenya,” tegas Hery.(Lia Hambali)
Tertanda,
Hery Sugihyandi
Sekjen Parlemen Bayangan Indonesia Pasti
Kontak : 081324170077


































