Kutacane — agaranews.net// Halaman Kantor Camat Bambel, Aceh Tenggara, mendadak dipadati ratusan warga, Rabu (7/10). Mereka datang menyambut peluncuran inovasi Layanan Administrasi Kependudukan Salam Aceh Tenggara Hebat (Layak SAH) 5 Dapil dan 3T, sebuah terobosan pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
Peluncuran yang berlangsung di halaman Kantor Camat Bambel itu menjadi momentum penting bagi warga, terutama mereka yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
Suasana tampak semarak. Warga berbaur dengan jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, aparatur kecamatan, para pengulu, hingga tokoh masyarakat yang hadir menyaksikan langsung dimulainya layanan tersebut.
Turut hadir Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, perwakilan Dandim 0108/Agara, perwakilan Kajari, Sekda Aceh Tenggara Yusrizal, anggota DPRK Fraksi Golkar Dapil 3 Arnold, Kepala Disdukcapil Abri, para Danramil, Danpos, Imam Mukim, kepala OPD, para pengulu, serta ratusan masyarakat.
Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry mengatakan, Layak SAH 5 Dapil dan 3T merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan masyarakat.
“Mulai hari ini masyarakat sudah dapat mengurus dokumen kependudukan seperti KTP elektronik, akta kelahiran, dan dokumen lainnya di lima kecamatan yang telah ditetapkan,” ujar Salim Fakhry.
Menurutnya, kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu memangkas jarak dan waktu yang selama ini menjadi salah satu kendala masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Bukan sekadar menghadirkan layanan di tempat yang lebih dekat, Salim menegaskan kualitas pelayanan juga harus menjadi perhatian utama. Ia meminta jajaran Disdukcapil bersama pemerintah kecamatan memastikan kesiapan petugas sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, tertib, transparan, dan tidak berbelit-belit.
“Pelayanan kepada masyarakat harus terus kita tingkatkan. Pastikan petugas siap memberikan pelayanan dengan baik, cepat, tertib dan transparan,” tegasnya.
Salim juga meminta dukungan seluruh unsur Forkopimda untuk ikut mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan maksimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menargetkan layanan administrasi kependudukan tersebut tidak berhenti di lima kecamatan. Ke depan, pemerintah daerah berencana memperluas cakupan Layak SAH hingga seluruh 16 kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara.
“Ke depan, layanan ini diharapkan dapat diperluas hingga 16 kecamatan di Aceh Tenggara, sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Aceh Tenggara, Abri, mengatakan Layak SAH merupakan tindak lanjut dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara, khususnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat.
Menurut Abri, inovasi tersebut diharapkan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dokumen kependudukan.
Dengan diluncurkannya Layak SAH, masyarakat di wilayah sasaran kini memiliki akses pelayanan yang lebih dekat. Pemerintah daerah pun berharap inovasi tersebut menjadi langkah awal menuju pelayanan administrasi kependudukan yang semakin merata di seluruh pelosok Aceh Tenggara.
Peluncuran di Bambel sekaligus menandai komitmen Pemkab Aceh Tenggara untuk membawa pelayanan publik lebih dekat ke tengah masyarakat—bukan menunggu warga datang ke pusat pemerintahan, tetapi pemerintah yang hadir di tengah warga. Ady


































