Longsor Berulang di SDN Palangsari 1 Puspo, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemerintah

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 14:00 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan – 13/6/26, AgaraNews. Net // SD Negeri Palangsari 1, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, kembali mengalami musibah tanah longsor yang terjadi berulang kali dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Sedikitnya dua kali longsor terjadi di area tebing yang berada tepat di samping lingkungan sekolah, mengakibatkan halaman sekolah terendam lumpur dan mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Longsor terbaru terjadi setelah hujan mengguyur wilayah setempat. Material tanah dan lumpur dari tebing yang cukup tinggi di sisi sekolah turun hingga menutupi sebagian halaman sekolah. Kondisi tersebut memaksa para guru, siswa, dan warga sekitar melakukan kerja bakti untuk membersihkan area sekolah agar kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan.

Menurut keterangan warga dan pihak sekolah, kejadian longsor bukanlah yang pertama kali terjadi. Tebing di sekitar SDN Palangsari 1 disebut sudah beberapa kali mengalami pergerakan tanah dan longsor, terutama saat musim hujan. Namun hingga kini, belum terlihat adanya penanganan permanen dari pihak terkait.

“Warga dan pihak sekolah sudah sering melaporkan kondisi ini kepada pemerintah desa maupun instansi terkait. Namun sejauh ini hanya dilakukan peninjauan, pengukuran, dan pendataan tanpa adanya tindakan nyata untuk mencegah longsor kembali terjadi,” ujar salah seorang warga setempat.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi para orang tua murid dan tenaga pendidik. Mereka menilai keberadaan tebing yang rawan longsor menjadi ancaman serius bagi keselamatan ratusan siswa yang setiap hari beraktivitas di lingkungan sekolah.

Masyarakat mempertanyakan lambannya penanganan terhadap potensi bencana tersebut. Mereka berharap pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, serta dinas terkait segera mengambil langkah konkret berupa pembangunan penahan tebing atau upaya mitigasi lainnya sebelum terjadi korban jiwa.

Apakah harus menunggu ada korban dari anak-anak didik terlebih dahulu baru dilakukan tindakan?” ungkap warga dengan nada kecewa.

Saat ini, masyarakat dan pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari pemerintah untuk segera menangani tebing rawan longsor di SDN Palangsari 1. Mengingat keselamatan siswa dan kelancaran proses belajar mengajar merupakan hal yang tidak boleh diabaikan.(Lia Hambali)

Reporter : Redho

Berita Terkait

Babinsa Kawal Kebangkitan Perekonomian Warga Lewat Koperasi Merah Putih
Penuh Semangat Dalam Pemasangan Papan Lantai Jembatan Gantung Perintis Pekerjaan Cepat Terselesaikan
Progres Pesat, Jembatan Gantung Perintis Kini Tahap Cor Pondasi Tali Sling
Babinsa bersama warga buat tanggul Penahan Jalan Jembatan Gantung Perintis
Enam Unit Rumah Dilalap Sijago Merahdi Agara
Pemkab Karo dan DPRD Sinergikan Pembahasan Ranperda Strategis 
Mengabaikan Lambang Negara, Oknum Sekdes Sumber Sari Tuding Pers Cari Kesalahan: Padahal Ada Sanksi Pidana Menanti,. !!!
4 Bulan Menanti Kepastian, Keluarga Korban RS Santa Elisabeth Hadiri Mediasi di Ditreskrimsus Polda Sumut : Kami Tunggu Proses Transparan 

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:33 WIB

Babinsa Kawal Kebangkitan Perekonomian Warga Lewat Koperasi Merah Putih

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:31 WIB

Penuh Semangat Dalam Pemasangan Papan Lantai Jembatan Gantung Perintis Pekerjaan Cepat Terselesaikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:29 WIB

Progres Pesat, Jembatan Gantung Perintis Kini Tahap Cor Pondasi Tali Sling

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:26 WIB

Babinsa bersama warga buat tanggul Penahan Jalan Jembatan Gantung Perintis

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:37 WIB

Pemkab Karo dan DPRD Sinergikan Pembahasan Ranperda Strategis 

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:00 WIB

Mengabaikan Lambang Negara, Oknum Sekdes Sumber Sari Tuding Pers Cari Kesalahan: Padahal Ada Sanksi Pidana Menanti,. !!!

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:55 WIB

4 Bulan Menanti Kepastian, Keluarga Korban RS Santa Elisabeth Hadiri Mediasi di Ditreskrimsus Polda Sumut : Kami Tunggu Proses Transparan 

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:25 WIB

Polres Aceh Tenggara Terbitkan DPO Bagindo Romi, Kasat Reskrim: Tak Ada Ruang bagi Pelaku Kabur dari Hukum

Berita Terbaru