Jaga Warisan Leluhur, Pelaku Budaya Sidoarjo Bersatu Bentuk Dewan Kebudayaan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:33 WIB

5054 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo || Agaranews.com – Semangat menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur kembali menguat di Kabupaten Sidoarjo. Berbagai komunitas dan paguyuban budaya, budayawan, hingga pegiat tradisi yang hadir dalam acara Grebeg Suro 2026 di Kota Delta sepakat mendorong terbentuknya Dewan Kebudayaan Sidoarjo sebagai wadah bersama untuk memperkuat pelestarian dan pengembangan budaya daerah.Sabtu (20/6/2026).

Kesepakatan tersebut mengemuka di tengah antusiasme ratusan masyarakat dan pelaku budaya yang memadati lokasi kegiatan. Beragam pertunjukan seni tradisional Jaranan “Putro Warso Wijoyo”, busana adat Nusantara, serta penampilan budaya lokal menjadi bukti bahwa budaya masih hidup dan mendapat tempat di tengah perkembangan zaman.

Di sela kegiatan, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Warih Andono, mengajak masyarakat untuk terus menjaga eksistensi kegiatan budaya sebagai bagian dari identitas daerah. Ia bahkan melempar pertanyaan kepada para peserta mengenai kemungkinan kegiatan serupa digelar secara rutin setiap tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apakah setuju jika kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap tahun?” tanya Warih.Pertanyaan tersebut langsung disambut seruan kompak dari para peserta yang menjawab, “Setuju!”

Bagi Warih, respons spontan itu menunjukkan bahwa masyarakat Sidoarjo masih memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya. Menurutnya, semangat tersebut harus diikuti dengan langkah konkret melalui pembentukan wadah yang mampu menghimpun seluruh kekuatan budaya yang ada di Sidoarjo.

Dewan Kebudayaan Sidoarjo harus menjadi rumah besar bagi seluruh Pegiat Budaya ,budayawan, sanggar, komunitas, dan paguyuban budaya. Dengan adanya wadah yang menyatukan, perjuangan melestarikan budaya akan menjadi lebih kuat dan terarah,” ujarnya.

Ia menilai selama ini banyak komunitas budaya yang bergerak aktif di bidangnya masing-masing, mulai dari karawitan, ludruk, pencak silat tradisi, pelestarian sejarah, hingga berbagai Objek Kebudayaan. Namun, belum adanya wadah bersama membuat potensi besar tersebut belum sepenuhnya terintegrasi.

“Budaya tidak bisa dijaga sendiri-sendiri. Harus ada kebersamaan, komunikasi, dan sinergi yang kuat. Jika seluruh elemen budaya bersatu, maka budaya Sidoarjo akan semakin berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat,” tegasnya.

Warih juga berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat memberikan dukungan nyata terhadap upaya pembentukan Dewan Kebudayaan sebagai mitra strategis dalam merumuskan arah kebijakan kebudayaan daerah.

Sementara itu, Ketua Dewan Kebudayaan Sidoarjo yang terpilih Berdasarkan kesepakatan beberapa Organisasi Kebudayaan di Sidoarjo, Bambang Purwanto, mengatakan bahwa gagasan pembentukan Dewan Kebudayaan lahir dari kebutuhan para pelaku budaya untuk memiliki ruang kolaborasi yang mampu menyatukan berbagai komunitas dan paguyuban yang selama ini berjalan sendiri-sendiri.

Menurut Bambang, Kabupaten Sidoarjo memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari tradisi masyarakat, kesenian rakyat, hingga nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Potensi tersebut perlu dikelola secara bersama agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan kebudayaan di Sidoarjo. Dewan Kebudayaan hadir bukan sekadar organisasi formal, tetapi sebagai wadah untuk memperjuangkan kemajuan kebudayaan daerah,” katanya.

Ia menjelaskan, Dewan Kebudayaan nantinya diharapkan mampu menjadi jembatan antara pelaku budaya dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor swasta, dan masyarakat luas. Selain itu, lembaga tersebut juga dapat berperan dalam pendataan aset budaya, pelestarian tradisi, hingga promosi budaya Sidoarjo ke tingkat yang lebih luas.

Menurut Bambang, tantangan pelestarian budaya saat ini semakin kompleks seiring derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi. Karena itu, dibutuhkan langkah strategis agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai budaya daerahnya.

“Dewan Kebudayaan Sidoarjo hadir untuk menyatukan energi para budayawan, komunitas, dan masyarakat agar kebudayaan daerah tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang mengikuti perkembangan zaman,” tambahnya.

Dukungan terhadap pembentukan Dewan Kebudayaan Sidoarjo juga datang dari berbagai komunitas dan paguyuban budaya yang hadir. Mereka menilai keberadaan lembaga tersebut sangat penting untuk memperkuat koordinasi, memperluas ruang kolaborasi, serta memperjuangkan kepentingan pelaku budaya secara lebih terorganisir.

Kesepakatan berbagai elemen budaya tersebut menjadi langkah awal menuju terbentuknya Dewan Kebudayaan Sidoarjo yang representatif, inklusif, dan mampu menjadi payung bagi seluruh pelaku budaya di Kabupaten Sidoarjo.

Lebih dari sekadar organisasi, Dewan Kebudayaan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga identitas daerah, merawat warisan leluhur, sekaligus menyiapkan regenerasi pelaku budaya agar nilai-nilai budaya Sidoarjo tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman. (Arju Herman/Lia Hambali)

Berita Terkait

Bima FC RT 05 Tampil sebagai Juara, Turnamen U14 Dronjong 2026 Resmi Berakhir
Kapolda Metro Jaya Tampung Aspirasi Insan Pers dan Influencer, Siapkan Saluran Pengaduan WhatsApp
Diundang Kapolda Metro Jaya dalam Diskusi, Influencer Cang Hedi Soroti Maraknya Job Fake Scam dan Calo Kerja di Jabodetabek
Sambut TMMD di Desa Wates, Babinsa dan Paguyuban RT/RW Matangkan Persiapan Kerja Bakti
Sengketa Mobil Kredit Diwarnai Laporan Polisi, Kuasa Hukum Pemegang Unit Buka Suara Usai Perkara SP3
Aduan Dugaan Peredaran Ganja di Gaja Pokki, Polsek Purba Tetap Selidiki Lewat Hotline “Halo Kapolres” Meski Pelapor Tak Kooperatif
Cegah Balap Liar dan Begal, Sat Lantas Polres Simalungun Gelar Blue Light Patrol di Jalur Pematang Siantar–Tebing Tinggi
Suasana Kebersamaan Warnai Pisah Sambut Pimpinan Polda Metro Jaya

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:23 WIB

Bima FC RT 05 Tampil sebagai Juara, Turnamen U14 Dronjong 2026 Resmi Berakhir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Kapolda Metro Jaya Tampung Aspirasi Insan Pers dan Influencer, Siapkan Saluran Pengaduan WhatsApp

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:13 WIB

Diundang Kapolda Metro Jaya dalam Diskusi, Influencer Cang Hedi Soroti Maraknya Job Fake Scam dan Calo Kerja di Jabodetabek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:10 WIB

Sambut TMMD di Desa Wates, Babinsa dan Paguyuban RT/RW Matangkan Persiapan Kerja Bakti

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:08 WIB

Sengketa Mobil Kredit Diwarnai Laporan Polisi, Kuasa Hukum Pemegang Unit Buka Suara Usai Perkara SP3

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:58 WIB

Cegah Balap Liar dan Begal, Sat Lantas Polres Simalungun Gelar Blue Light Patrol di Jalur Pematang Siantar–Tebing Tinggi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Suasana Kebersamaan Warnai Pisah Sambut Pimpinan Polda Metro Jaya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Pelaku Diduga Merampas Mobil Sopir Taksi Online di Tangsel Ditangkap Jatanras

Berita Terbaru