INAFIS Polres Simalungun Kerahkan Teknologi Identifikasi Canggih, Imbau Warga yang Kehilangan Keluarga Segera Melapor

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:24 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, AgaraNews. Net // Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun terus bekerja keras mengungkap identitas sesosok mayat perempuan tidak dikenal yang ditemukan mengapung di pinggiran Sungai Bah Bolon, Huta III Nagori Bah Lias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, beberapa hari lalu. Meski telah mengerahkan berbagai metode identifikasi forensik kepolisian yang canggih, identitas korban yang dijuluki Mrs. X tersebut hingga kini belum berhasil terungkap. Polres Simalungun pun mengimbau masyarakat luas yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 22.22 WIB, menjelaskan bahwa Unit INAFIS Polres Simalungun telah dan terus melakukan upaya maksimal dalam mengidentifikasi jenazah tersebut sebagai bentuk nyata pelayanan Polri yang berintegritas dan humanis kepada masyarakat.

Personel INAFIS Polres Simalungun, AIPDA Sujid Saputra, menjelaskan secara terbuka kendala yang dihadapi timnya dalam proses identifikasi jenazah Mrs. X tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keadaan mayat saat ini sangat sulit untuk dikenali. Jenazah sudah memasuki fase pembusukan lanjut, wajah sudah tidak jelas, dan yang paling menyulitkan adalah pola sidik jari korban sudah tidak bisa terbaca sama sekali. Kami telah menggunakan berbagai metode identifikasi kepolisian mulai dari alat khusus MAMBIS, metode pencocokan sinyalemen, iris mata, gigi, hingga sidik jari, namun belum membuahkan hasil terkait informasi identitas korban,” ucap AIPDA Sujid Saputra dengan nada serius.

Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, Unit INAFIS berhasil menghimpun sejumlah data deskriptif jenazah yang dapat dijadikan acuan bagi masyarakat. Korban dipastikan berjenis kelamin perempuan, dengan perkiraan usia lebih dari 40 tahun. Kondisi jenazah berada dalam fase pembusukan lanjut, dengan perkiraan waktu kematian sudah lebih dari tujuh hari sebelum ditemukan. Adapun pakaian terakhir yang melekat pada tubuh korban adalah kemeja berwarna merah dan celana panjang bermotif liris berwarna coklat bata.

“Apabila ada warga yang mengenal ataupun mengetahui ciri-ciri tersebut, kami mohon untuk segera menghubungi Call Center Polri di nomor 110 yang bebas pulsa, atau menghubungi pihak kepolisian terdekat, bisa juga langsung mendatangi RSUD Dr. Djasamen Saragih, Pematang Siantar. Semoga identitas korban dan keluarganya segera dapat diketahui,” ujar AIPDA Sujid Saputra penuh harap.

Sebagaimana diketahui, penemuan jenazah Mrs. X bermula pada Minggu, 17 Mei 2026. Dua orang warga, Heri Susanto (41) dan Nuriadi (35), yang tengah menjaring ikan di sepanjang aliran Sungai Bah Bolon, terkejut menemukan sesosok mayat mengapung dan tersangkut pada ranting pohon waru di tepi sungai sekira pukul 16.00 WIB. Keduanya segera melaporkan temuan itu kepada petugas keamanan setempat yang kemudian meneruskan laporan kepada Polsek Bandar Huluan.

Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., yang mendapat informasi pada pukul 16.30 WIB, langsung memimpin pergerakan ke TKP bersama Kanit Reskrim dan personel piket SPKT. Setelah mengamankan lokasi, Tim INAFIS Polres Simalungun yang terdiri dari AIPDA Owen Saragih dan AIPDA Sujid Saputra didatangkan untuk melakukan olah TKP secara profesional. Pada pukul 20.30 WIB, jenazah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Dr. Djasamen Saragih, Pematang Siantar, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari olah TKP turut diamankan barang bukti berupa satu potong celana panjang hitam bergaris merah dan satu helai kaos lengan panjang berwarna merah muda.

Tim INAFIS juga telah menyarankan agar segera dilakukan visum dan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.

“Kami tidak akan berhenti bekerja hingga identitas Mrs. X terungkap. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan penghormatan kami kepada korban dan keluarganya,” ungkap AKP Verry Purba. Situasi dinyatakan dalam keadaan aman dan kondusif.(Joe /Lia Hambali)

Berita Terkait

Babinsa Koramil Paranggupito Laksanakan Patroli Malam untuk Jaga Kondusivitas Wilayah
Ziarah Nasional HUT RI ke-81, Dandim Boyolali Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pahlawan
Babinsa Plumbungan Pantau Harga Sembako, Pastikan Stok dan Daya Beli Warga
Babinsa Koramil Slogohimo Bersama Anggota Polsek Laksanakan Patroli Malam untuk Jaga Keamanan Wilayah
Kasdim 0724/Boyolali Pimpin Upacara Pemakaman Militer, Lepas Prajurit Terbaik dengan Penghormatan Terakhir
Apel Pagi Koramil Karangmalang, Prajurit Ditekankan Jaga Disiplin dan Kesiapsiagaan
Jaga Kondusivitas Wilayah, Ini Yang Dilakukan Babinsa Koramil 19 Purwantoro 
Pembangunan Jembatan Perintis Capai 50 Persen, Kodim 0103/Aut Terus Maksimalkan Pengerjaan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Babinsa Koramil Paranggupito Laksanakan Patroli Malam untuk Jaga Kondusivitas Wilayah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Ziarah Nasional HUT RI ke-81, Dandim Boyolali Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Pahlawan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Babinsa Plumbungan Pantau Harga Sembako, Pastikan Stok dan Daya Beli Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Babinsa Koramil Slogohimo Bersama Anggota Polsek Laksanakan Patroli Malam untuk Jaga Keamanan Wilayah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Kasdim 0724/Boyolali Pimpin Upacara Pemakaman Militer, Lepas Prajurit Terbaik dengan Penghormatan Terakhir

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Ini Yang Dilakukan Babinsa Koramil 19 Purwantoro 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Pembangunan Jembatan Perintis Capai 50 Persen, Kodim 0103/Aut Terus Maksimalkan Pengerjaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Langkah Awal Menuju Sarjana Hukum Militer, Ditkumad Gelar Serah Terima Serdik STHM Angkatan XXXII

Berita Terbaru