Hanya Dia (Gus Din) Pemuda Yang Bisa Menunjuk Konglomerat Hary Tanoesoedibdjo (HT)

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:19 WIB

50127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, AgaraNews. Net // Pada 2016 lalu Konglomerat pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibdjo (HT) pernah berdiskusi dengan Gus Din atau Syafrudin Budiman SIP dalam 2-3 pertemuan. Dalam salah satu pertemuan tersebut berbincang akrab dan mendapat janji HT akan main ke rumah Gus Din di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, 1200 Km lebih dari Ibukota Jakarta.

Sebelum HT menepati janjinya Gus Din menyerahkan Keris indah berpamor jungjung derajat kepadanya. Keris itu diterima saat acara besar tepat 4 September 2026 dan tepat demo FPI dan Ormas-Ormas Islam meminta Ahok dipenjara karena dugaan penistaan agama.

Singkat cerita HT hadir ke Sumenep, bulan Desember 2016 dengan disambut 1000 massa di Gedung Korpri Kota Sumenep, 100 kepala desa, 1500 massa nelayan di Bluto Sumenep, 2000 massa Ulama dan Santri se Sumenep di Ganding Sumenep. Ada momen istimewa di tengah obrolan di Gedung Korpri tampak Gus Din akrab seperti biasanya dengan HT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gus Din dengan santai dan tanpa canggung berteman dengan konglomerat sampai menunjukkan telunjuk tangannya setengah memberi arahan. Entah apa yang dibahas Gus Din dan HT, intinya HT kagum dengan Gus Din dan Gus Din sebaliknya kagum dengan HT.

Konglomerat dan anak SAKERA MADURA ini tentu berdiskusi tentang bangsa, bisnis dan pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepan. Sebuah harapan dan cita-cita keduanya yang sama sama terlibat dalam politik dan tertarik pada bahasan ekonomi politik baik nasional atau global.

Hari ini HT tetap semangat jadi bisnisman dan konglomerat dengan payung MNC Group yang menggeluti berbagai bidang usaha, baik itu media, telekomunikasi, satelit, perbankan, perumahan dll. Sementara hari ini Gus Din semangat jadi Ketua Umum DPP Perhimpunan UKM Indonesia, Ekonom Muda dan Komisaris BUMN PT. Jasa Marga Related Business (JMRB).

Belajar dari keberanian Gus Din yang saat itu berusia 36 tahun dan lahir 21 Mei 1980 sudah akrab dengan konglomerat HT. Hal ini menandakan sejak berusia muda Gus Din adalah pelaku usaha, profesional bisnis yang dikenal banyak pihak di negeri ini.

Tercatat tokoh-tokoh besar yang pernah singgah di rumah Gus Din di Sumenep. Diantaranya Khofifah Indar Parawansa Ketua Umum PP Muslimat NU (Sekarang Gubernur Jawa Timur), Imam Addaruqutni, MA Sekjen PP Dewan Masjid Indonesia (DMI)/Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Hary Tanoesoedibjo (CEO MNC Group), Soekarwo (Gubernur Jawa Timur), Ton Abdillah Ketua Umum DPP IMM/Ketua Umum Angkatan Muda Dakwah Indonesia (AMDI), dan tokoh-tokoh nasional lainnya.

Untuk urusan bisnis Gus Din juga dikenal dan dekat dengan beberapa konglomerat asal Surabaya. Diantaranya, Hary Tanoesoedibdjo, Budi Santoso (PT. Rutan/Agrindo), Soedomo Mergonoto (atau Go Tek Hwie) adalah sosok di balik kesuksesan PT Kapal Api Global, almarhum Herman Halim PT. Bank Maspion, JOS Soetomo si raja kayu dan pengusaha-pengusaha besar di Kota Surabaya.

Sosok Gus Din yang berbakat di bisnis dan politik juga dikenal dan pernah dekat berinteraksi dengan tokoh-tokoh besar NU. Diantaranya, Alm. KH. Hasyim Muzadi, Alm. Salahuddin Wahid, Alm. Lily Wahid, Khofifah Indar Parawansa, Saifulah Jusuf dan tokoh-tokoh lainnya.

Jadi Si Telunjuk Tangan Gus Din memang akrab dan sangat dekat dengan berbagai kalangan. Pemuda ini sekarang 46 tahun di 21 Mei 2026 lalu. Ia terus tumbuh untuk mengabdi untuk bangsa dan negara lewat jalur bisnis, UMKM, politik dan dakwah. Salam Semangat (Lia Hambali)

Berita Terkait

Ribuan Tamu Undangan Hadir Di Acara Maulid Nabi SAW di SMPN 1 Idi Rayeuk
Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN
Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN
Perkuat Sinergi dan Pengawasan, Direksi-Komisaris PND Tinjau Langsung Kota Mandiri Bekala
Denny F Roza Terpilih Aklamasi, Golkar Aceh Tenggara Siapkan Mesin Politik 2029
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Diminta Evaluasi Jabatan Kepala SMA N 1 Lawe Alas Aceh Tenggara.
Satlantas Polres Karo Gelar Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor
Perebutan Kursi Ketua Golkar Aceh Tenggara Mengerucut, Tinggal Satu Kandidat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ribuan Tamu Undangan Hadir Di Acara Maulid Nabi SAW di SMPN 1 Idi Rayeuk

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Perkuat Sinergi dan Pengawasan, Direksi-Komisaris PND Tinjau Langsung Kota Mandiri Bekala

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Denny F Roza Terpilih Aklamasi, Golkar Aceh Tenggara Siapkan Mesin Politik 2029

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Satlantas Polres Karo Gelar Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Perebutan Kursi Ketua Golkar Aceh Tenggara Mengerucut, Tinggal Satu Kandidat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Di Duga Kurang pengawasan Proyek peningkatan ruas Jalan Muara Setulen– Gelombang asal jadi.

Berita Terbaru