Jakarta, AgaraNews. Net // Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMASI) bersama Yayasan Manna Sumber Kehidupan (YMSK) serta Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Cabang Pekanbaru dan Pekan Kerinci sukses mengadakan acara peluncuran buku berjudul “Membangun Jalan Tol Pemberitaan Injil” karya Pendeta Manser Sagala, M.Th., di Auditorium Lantai 2 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut dihadiri para pendeta, akademisi, mahasiswa teologi, tokoh masyarakat, media massa serta berbagai organisasi pelayanan Kristen dari sejumlah daerah di Indonesia.
Pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa pembukaan yang dipimpin Ps. Warti, M.Th., M.Pd.K. dari Hong Kong, serta pujian penyembahan. Yang singer adalah Marlina Silitonga, Pdt Karaben Silitonga Pdt james Y Korengkeng
Pemutaran video profil penulis dan latar belakang penulisan buku, kemudian dilanjutkan khotbah yang disampaikan Pdt. Lisa Marie Peter.
Pendeta Manser Sagala, M.Th. menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas terbitnya buku yang merupakan hasil pergumulan pelayanan selama bertahun-tahun. Menurutnya, pemberitaan Injil memerlukan strategi yang mampu menjawab perubahan jaman tanpa mengubah substansi Injil itu sendiri.
Ketum FORMASI, Y. Handojo Budhisedjati, SH., CCP, menyampaikan bahwa buku ini diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui penguatan karakter dan nilai-nilai Kristiani.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI yang diwakili Evendy Hutabarat memberikan apresiasi atas lahirnya karya yang dinilai memperkaya literatur misiologi di Indonesia kedepannya.
Adapun acara puncak ditandai dengan prosesi simbolis pembukaan tirai buku sebagai tanda peluncuran resmi. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Yayasan Manna Sumber Kehidupan dengan Mata Hati TV sebagai bentuk kerja sama dalam pengembangan pelayanan dan publikasi.
Dilanjutkan dengan acara bedah buku yang dipandu moderator bersama dua narasumber.
Pembedah pertama, Prof. Dr. Hoga Saragih, S.T., M.T., S.Th., M.Th., D.Th., CIRR, IPU, Ketua Umum Perkumpulan Profesor Teologia Nusantara (PPTN), memberikan perhatian khusus terhadap arah pendidikan teologi di Indonesia.
Menurut Prof. Hoga, pertanyaan paling mendasar yang harus dijawab setiap sekolah tinggi teologi adalah outcome pendidikan.
Hal yang penting bagi sekolah-sekolah teologi saat ini adalah bagaimana outcome dari kurikulumnya. Mau menjadi apa mahasiswa setelah lulus dari sekolah tinggi teologi. Apakah menjadi nabi, rasul, penginjil, gembala atau pendeta. Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan kurikulum yang diajarkan,” ujarnya.
Dia menilai judul buku “Strategi Infrastruktur untuk Memperluas dan Mempercepat Akselerasi Berita Injil” menawarkan perspektif baru mengenai pembangunan sistem pelayanan yang terencana.
“Saya mendengar buku ini nantinya akan menjadi buku bacaan wajib bagi mahasiswa teologi. Saya mendukung agar buku ini menjadi salah satu referensi sebagai bahan ajar,” ucapnya.
Pembedah kedua, Apst. Rev. Dr. Peter Jacob Bidion, President KAMP Malaysia, mengapresiasi pendekatan yang digunakan penulis dalam menghubungkan strategi pelayanan dengan kebutuhan gereja masa kini yang menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan budaya masyarakat itu sendiri.
Buku “Membangun Jalan Tol Pemberitaan Injil” menawarkan konsep pembangunan infrastruktur pelayanan sebagai sebuah strategi untuk memperluas jangkauan penginjilan dan mempercepat penyebaran Kabar Baik. Gagasan tersebut dikembangkan berdasarkan Amanat Agung dalam Matius 28:19 yang menjadi inspirasi utama penulis.
Pendeta Manser Sagala lahir di Sagala Huta Urat, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada 11 Juni 1976. Ia melayani sebagai Gembala Sidang Gereja Kemenangan Iman Indonesia Cabang Pekanbaru. Bersama istrinya, Pdt. Nensi Sibuea, S.Pd.K., yang sama aktif pembinaan jemaat Gereja.
Utusan undangan Kapolri lewat Kombespol Danang, melihat dari suksesnya acara tersebut , kombes danang membangun jalan tol Pemberitaan Injil, kita harus tau awalnya di pelajari dibaca sampai ujung buku tersebut sehingga kita memahaminya, ungkap Danang.
Lewat Yayasan Manna Sumber Kehidupan yang telah memperoleh legalitas berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU.0019285.AH.01.04 Tahun 2023, buku ini juga akan dibagikan secara gratis kepada mahasiswa Kristen di Universitas Muhammadiyah Papua Barat Daya dan Universitas Muhammadiyah Riau Pekanbaru.
Program tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan sebagai hamba Tuhan serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Peluncuran buku juga sekaligus dengan perayaan ultah ke-50 Pendeta Manser Sagala, M.Th., yang ditandai dengan doa syukur yang dipimpin Pdt. James Korenslens. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup baik foto bersama serta ramah tamah. Diakhir Acara Wartawan media ini menyempatkan wawancara akhir pada tokoh, akademisi sekaligus pengacara Peradi, Dr.Manuppak Sianturi SH,MH,MM dan memesan 10 Eksemplar buku tersebut sekaligus pemesan terbanyak pertama berpendapat buku itu harus benar benar dibaca di pahami, lakukan serta dilaksanakan hati yang ikhlas, sehingga kedepan banyak jiwa diselamatkan dan masuk surga tutup Manuppak Sianturi.( “JS “)
































