Cianjur, AGARANEWS, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan I, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar, terus mempercepat pembangunan infrastruktur diantara melakukan Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikadu – Simpang Pancuh Tilu – Simpang Muara Cikadu di Kabupaten Cianjur.
Selain bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas wilayah selatan Cianjur, proyek ini juga dinilai memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.Sebanyak 176 orang dilibatkan dalam pelaksanaan pekerjaan.
Demikian pula para pelaku usaha di sekitar lokasi turut merasakan manfaat melalui penyediaan kebutuhan logistik maupun material yang memenuhi ketentuan dan spesifikasi teknis proyek.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rekonstruksi jalan ini memiliki panjang penanganan 16,172 KM. Dibiayai melalui APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp71.867.111.394,00 Hal tersebut terlihat pada Papan Informasi proyek.
Hingga saat ini diperkirakan pekerjaan telah mencapai sekitar 16 persen.Jalur ini berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata di wilayah selatan Jawa barat.
Proyek ini dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antardaerah dengan Ruang Lingkup: pengerasan dasar jalan, Pelebaran jalan, rekonstruksi aspal/hotmix, dan normalisasi aliran drainase serta pembuatan Tembok Penahan Tebing (TPT) di area yang rawan.
Terlihat di lokasi Ruas Cikadu- Simpang muara tilu Tepatnya di KM. 3 gunung wayang Cigerenem alat berat terus berpacu memperluas jalur dan melakukan pemadatan dan penebalan jalan.Kemudian di titik ruas jalan pertigaan pacuh tilu sedang dilakukan hotmix.
Sementara itu, salah seorang pengguna jalan, Yusuf, menyebutkan pembangunan dan Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Cikadu – Simpang Pancuh Tilu – Simpang Muara Cikadu di Kabupaten Cianjur memiliki nilai strategis bagi masyarakat karena tidak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.
“Rekontruksi Ruas Jalan Cikadu – Simpang Pancuh Tilu – Simpang Muara Cikadu bukan sekadar infrastruktur biasa, tetapi memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Aksesibilitas meningkat, konektivitas antarwilayah lebih kuat, ekonomi bergerak, dan wisata di selatan Jawa Barat ini tentu akan semakin berkembang,” katanya Rabu 1 Juli 2026.
Yusuf juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Saya pikir ruas jalan ini tidak akan diperbaiki, tapi diera KDM ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar bagi warga dan menjadi kebaikan bagi semua pihak yang terlibat,” tuturnya.
“Jabar istimewa, KDM Is The Best semoga tetap Amanah dan sehat selalu”, tutupnya.
Dengan hadirnya Rekontruksi Ruas Jalan Cikadu – Simpang Pancuh Tilu – Simpang Muara Cikadu masyarakat berharap aktivitas sosial, ekonomi, hingga sektor pariwisata di ruas jalan tersebut dapat berjalan lebih efektif, aman, dan efisien.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan I,diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas warga, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Cianjur.
(REDAKSI)
































