
Kutacane Agaranews.net — Komandan Kodum 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro.S.T. menghadiri acara Soft Launching Kebun Induk Dan Entres bertempat di desa Lawe Bekung Tampahan Kecamatan. Badar Kabupaten. Aceh Tenggara, Senin (20/07/2026).
Kegiatan tersebut dengan mengusung tema *Dari Benih Unggul Menuju Kakao Aceh Tenggara Berdaya Saing*
Sambutan Bupati Kab. Agara H. M. Salim Fakhry, S.E.,M.M, yaitu apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kebun induk dan kebun Entres ini dapat diwujudkan. Semoga langkah ini menjadi awal yang baik dalam memperkuat sektor pertanian dan perkebunan di daerah kita.
Keberadaan kebun induk dan kebun Entres memiliki arti yang sangat strategis. Melalui penyediaan sumber benih dan Entres yang unggul, berkualitas, serta terjamin asal-usulnya, kita berharap produktivitas tanaman perkebunan masyarakat dapat terus meningkat. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan pendapatan petani, ketahanan ekonomi masyarakat, dan kemajuan pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor pertanian dan perkebunan melalui penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas petani, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, maupun masyarakat.
Saya mengajak seluruh pihak untuk menjaga, memanfaatkan, dan mengembangkan kebun induk dan kebun entres ini dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.
Akhirnya, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya menyatakan Soft Launching Kebun Induk dan Kebun Entres Kabupaten Aceh Tenggara resmi dilaksanakan.
Sambutan Projek Meneger Swisscontact Christina Rini yaitu Atas nama Swisscontact, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara beserta seluruh pihak yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengembangan sektor kakao. Kolaborasi yang baik antara pemerintah, petani, sektor swasta, dan mitra pembangunan merupakan kunci keberhasilan dalam meningkatkan daya saing komoditas kakao.
Kebun Induk dan Entres Kakao yang kita luncurkan hari ini bukan hanya menjadi sumber bahan tanam unggul, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan kesejahteraan petani. Kami berharap keberadaan kebun ini dapat menjadi pusat pembelajaran, sumber inovasi, serta mendukung peremajaan tanaman kakao secara berkelanjutan.
Swisscontact berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan pertanian yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan petani. Namun, keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga, mengelola, dan memanfaatkan fasilitas ini secara optimal.
Semoga langkah yang kita mulai hari ini menjadi tonggak penting dalam membangun masa depan kakao Aceh Tenggara yang lebih maju, produktif, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
(Pendim Agara).


































