Kutacane –agaranews.net// Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid At-Taqwa, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (27/5/2026). Sejak pagi hari, ribuan masyarakat mulai memadati halaman dan area masjid untuk menunaikan ibadah Hari Raya Kurban bersama jajaran pemerintah daerah.
Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry hadir bersama Wakil Bupati dr. Heri Al Hilal di tengah masyarakat. Kehadiran kedua pemimpin daerah tersebut menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan rakyat dalam momentum hari besar keagamaan yang penuh makna pengorbanan dan keikhlasan itu.
Dengan mengenakan busana muslim bernuansa putih dipadukan peci hitam, Bupati dan Wakil Bupati tampak menyapa masyarakat yang hadir sebelum pelaksanaan sholat dimulai. Warga dari berbagai kecamatan di Aceh Tenggara terlihat antusias mengikuti rangkaian ibadah Idul Adha yang berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan.
Turut hadir mendampingi Bupati, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tenggara atau yang mewakili, mantan Bupati Aceh Tenggara periode 1991–2001 Drs. H. Syahbudin BP, Sekretaris Daerah Yusrizal, para pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai penjuru daerah.
Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema dari dalam masjid hingga ke pelataran, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati. Masyarakat tampak khusyuk mengikuti setiap rangkaian ibadah, sementara para petugas dan panitia masjid sigap mengatur jamaah agar pelaksanaan sholat berjalan lancar.
Dalam momentum Idul Adha tersebut, Bupati Aceh Tenggara mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Raya Kurban sebagai sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai keikhlasan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Hari Raya Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang ketulusan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama. Momentum ini harus menjadi penguat ukhuwah dan kebersamaan masyarakat Aceh Tenggara,” ujar Bupati usai pelaksanaan sholat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang terus menjaga suasana aman, damai, dan religius di Kabupaten Aceh Tenggara. Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membangun daerah yang lebih baik.
Sementara itu, Wakil Bupati dr. Heri Al Hilal menambahkan bahwa semangat Idul Adha harus mampu menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Usai pelaksanaan sholat, masyarakat tampak memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dengan Bupati dan jajaran pemerintah daerah. Banyak warga yang mengabadikan momen kebersamaan serta menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada para pemimpin daerah.
Suasana hangat penuh kekeluargaan terlihat jelas di halaman Masjid At-Taqwa. Anak-anak berlarian bersama keluarga, sementara para tokoh masyarakat dan pejabat daerah saling bersalaman dan bermaafan dalam nuansa Idul Adha yang damai dan penuh berkah.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha tahun ini menjadi gambaran eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Aceh Tenggara. Momentum tersebut sekaligus memperkuat nilai religius dan semangat persatuan di tengah kehidupan masyarakat Bumi Sepakat Segenep.
Ady
































