Siapa Ajukan Petak 84? Petani Kopi Pertanyakan Pengukuran Lahan, Minta Kementerian Kehutanan Turun Tangan

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:17 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG , Agaranews— Pengukuran lahan garapan petani kopi di Blok Petak 84, Kampung Rahayu, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, menuai pertanyaan.

Sejumlah petani mengaku tidak mengetahui siapa yang mengajukan pengukuran, untuk program apa, serta siapa yang nantinya menjadi penerima. Mereka juga menyatakan belum pernah diajak bermusyawarah terkait PPKH, TORA maupun rencana sertifikasi Hak Milik.

Petani kopi, Tarya, mengaku tidak pernah menandatangani dokumen pengajuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tidak pernah menandatangani apa pun tentang pengajuan PPKH. Sampai sekarang juga belum pernah diajak musyawarah,” ujar Tarya Jum’at 7/8/2026.

Ia mengaku pernah melihat kebunnya diukur. Saat ditanyakan, ia mendapat informasi bahwa lahan tersebut akan diajukan untuk sertifikat Hak Milik.

Persoalan semakin dipertanyakan karena para petani mengaku tidak memperoleh penjelasan mengenai dasar pengukuran, surat pengajuan, peta dan luas areal, status kawasan, daftar calon penerima maupun pihak yang melakukan pengukuran.

Tarya juga menyebut lahan garapannya tercantum dalam dokumen Kulin KK yang diterimanya pada periode pemerintahan Presiden Joko Widodo. Karena itu, riwayat pengelolaan lahan tersebut dinilai perlu dicocokkan dengan setiap pengajuan baru.

Kementerian Kehutanan Diminta Turun Tangan

Para petani meminta Kementerian Kehutanan melakukan verifikasi ulang secara administratif dan langsung ke lapangan sebelum mengambil keputusan terkait Blok Petak 84.

Verifikasi diharapkan mencocokkan peta, batas kawasan, status lahan, nama penggarap, riwayat pengelolaan serta dokumen pengajuan.

Jika ditemukan ketidaksesuaian antara dokumen dan kondisi lapangan atau persyaratan belum terpenuhi, petani meminta proses ditinjau kembali sampai status dan dasar pengajuan benar-benar jelas.

Para petani menegaskan mereka tidak menolak program pemerintah. Yang dipersoalkan adalah transparansi dan keputusan atas lahan yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh dokumen yang memastikan secara independen bahwa pengukuran tersebut merupakan bagian dari proses PPKH, TORA maupun sertifikasi Hak Milik.

Klarifikasi masih diperlukan dari pihak pengusul/KTH, Pemerintah Desa Patengan, Perhutani/KPH Bandung Selatan, Pemerintah Kabupaten Bandung, Kantor Pertanahan Kabupaten Bandung dan Kementerian Kehutanan.

Media membuka ruang hak jawab, koreksi dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait. (*)

Berita Terkait

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan
Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan
Silaturahmi dan Koordinasi, Babinsa Posramil Tadu Raya Gelar Komsos Bersama Aparatur Desa Simpang Jaya
Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penggalian Sungai Pembangunan Jembatan Beton di Wilayah Binaan
Babinsa Bersama Warga Masyarakat Cor Tiang Pylon Tepi Dekat Jembatan Gantung Perintis
Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Cor Dinding Penahan Pondasi Jembatan Gantung Perintis

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Silaturahmi dan Koordinasi, Babinsa Posramil Tadu Raya Gelar Komsos Bersama Aparatur Desa Simpang Jaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Babinsa Bersama Warga Masyarakat Cor Tiang Pylon Tepi Dekat Jembatan Gantung Perintis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Cor Dinding Penahan Pondasi Jembatan Gantung Perintis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Babinsa Koramil 0108-07/Semadam Bantu Warga Jemur Padi

Berita Terbaru