Pakpak Bharat, AgaraNews . Net // Sebagai langkah preventif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 06/Kerajaan Kodim 0206/Dairi, Serda Petrianus Zebua, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di kedai milik Riski Tumangger, Dusun Kutarih, Desa Majanggut I, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan pertanian maupun perkebunan dengan cara membakar.
Dalam pertemuan tersebut, Serda Petrianus Zebua menjelaskan bahwa pembakaran lahan memiliki dampak yang sangat merugikan, mulai dari pencemaran udara yang mengganggu kesehatan masyarakat hingga kerusakan ekosistem dan potensi meluasnya kebakaran ke kawasan hutan. Karena itu, ia mengajak warga untuk memilih cara yang lebih aman dan ramah lingkungan dalam mengolah lahan.
Kami meminta kepada seluruh warga, khususnya di Desa Majanggut I, agar tidak membuka ladang dengan cara membakar. Tindakan tersebut melanggar hukum dan dapat berakibat fatal bagi lingkungan sekitar. Jika ada rencana pembukaan lahan, mari kita cari solusi lain yang lebih aman dan tidak merusak alam,” tegas Serda Petrianus Zebua di hadapan warga.
Imbauan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Riski Tumangger mengapresiasi kepedulian Babinsa yang terus memberikan edukasi kepada warga. Menurutnya, masyarakat menyadari bahwa pembakaran lahan dapat membahayakan lingkungan dan keselamatan bersama, sehingga berkomitmen untuk mengikuti arahan agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.
Di tempat terpisah, Danramil 06/Kerajaan, Kapten Inf. A. Siregar, menegaskan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam membina masyarakat di wilayah binaannya. Melalui pendekatan yang persuasif dan humanis, pihaknya berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat. Selain menjaga keamanan wilayah, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen TNI dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka kebakaran hutan dan lahan, khususnya saat memasuki musim kemarau.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
































