CIC Soroti Dugaan Napi Korupsi Main HP di Lapas Salemba, Desak Menteri Imipas Copot Kalapas

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 12:30 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – agaranews.net// Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (CIC) menyoroti dugaan penggunaan telepon genggam oleh seorang narapidana kasus korupsi di Lapas Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat. Temuan itu dinilai menjadi indikasi masih lemahnya pengawasan terhadap peredaran alat komunikasi ilegal di dalam lembaga pemasyarakatan.

 

Narapidana yang disorot adalah Edward Seky Soeryadjaya (ESS), terpidana perkara korupsi PT Asabri. CIC mengklaim memperoleh dokumentasi yang memperlihatkan ESS diduga memegang telepon genggam saat berada di dalam lapas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Chairman CIC, R. Bambang SS, mengatakan temuan tersebut diperoleh tim investigasi organisasinya saat melakukan penelusuran di Lapas Kelas IIA Salemba. Menurutnya, penggunaan telepon seluler oleh warga binaan diduga masih berlangsung secara bebas.

 

“Penggunaan telepon genggam oleh warga binaan tanpa izin jelas bertentangan dengan ketentuan pemasyarakatan. Beredarnya foto tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas pengawasan di Lapas Kelas IIA Salemba,” kata Bambang kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/7/2026).

 

Atas temuan itu, CIC mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mengambil tindakan tegas terhadap jajaran Lapas Kelas IIA Salemba apabila terbukti terjadi pelanggaran.

 

“CIC meminta Menteri Imipas segera mencopot Kalapas Kelas IIA Salemba beserta jajaran yang terbukti memberikan atau membiarkan penggunaan telepon seluler oleh warga binaan. Jika benar terjadi, tindakan tersebut jelas melanggar aturan yang berlaku di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujarnya.

 

Bambang menegaskan, penggunaan telepon genggam di dalam lapas selama ini menjadi salah satu persoalan serius karena berpotensi dimanfaatkan untuk mengendalikan berbagai aktivitas ilegal dari balik jeruji.

 

Menurut dia, dugaan tersebut juga bertolak belakang dengan komitmen Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang selama ini menggaungkan kebijakan “zero handphone, zero narkoba” di seluruh lapas dan rumah tahanan.

 

“Zero handphone dan narkoba adalah harga mati. Karena itu, jika dugaan ini benar terjadi, tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” katanya.

 

CIC juga mengingatkan bahwa Menteri Agus Andrianto sebelumnya telah menegaskan komitmennya memberantas peredaran narkoba di lapas dan rutan. Dalam berbagai kesempatan, Agus menyebut telah memindahkan ratusan warga binaan yang diduga terlibat jaringan narkoba ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan, menonaktifkan sejumlah pejabat pemasyarakatan, hingga memproses hukum petugas yang diduga terlibat.

 

Karena itu, Bambang meminta komitmen tersebut dibuktikan dengan penindakan terhadap dugaan pelanggaran penggunaan telepon genggam di Lapas Salemba.

 

“Kami meminta Menteri Imipas membersihkan lapas dan rutan dari seluruh gangguan keamanan, khususnya peredaran narkoba dan penggunaan handphone yang menjadi salah satu sumber persoalan di dalam lapas. Apabila ada oknum petugas yang terlibat, harus ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Lapas Kelas IIA Salemba maupun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait dugaan yang disampaikan CIC tersebut.

Berita Terkait

Babinsa Gelar Komsos dengan Tokoh Pemuda, Ajak Sinergi Jaga Desa Aman dan Produktif
Komsos Dengan Siswa/Siswi Sekolah SMP N. 1 Pancur Batu, Babinsa Koramil 14/PB Himbau Belajar Yang Serius Untuk Masa Depan
Babinsa Komsos Bersama Kepala Desa di Desa Binaan, Tingkatkan Kerja Sama Yang Baik
Babinsa Hadiri Lepas Pisah Mahasiswa/Mahasiswi KKN UISU Di Desa Binaan 
Babinsa Koramil 0201-14/PB Memonitor Sekaligus Melaksanakan Pendampingan Kegiatan Posyandu ILP
Babinsa Komsos Dengan Warga Dan Pantau Wilayah Binaan
Kades Karangbong Ancam Tutup Total Jalan Surowongso Sidoarjo!
Babinsa Serda Guntur Jadi Danup Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Kecamatan Sitinjo

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:06 WIB

Babinsa Gelar Komsos dengan Tokoh Pemuda, Ajak Sinergi Jaga Desa Aman dan Produktif

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:04 WIB

Komsos Dengan Siswa/Siswi Sekolah SMP N. 1 Pancur Batu, Babinsa Koramil 14/PB Himbau Belajar Yang Serius Untuk Masa Depan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Babinsa Komsos Bersama Kepala Desa di Desa Binaan, Tingkatkan Kerja Sama Yang Baik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Babinsa Hadiri Lepas Pisah Mahasiswa/Mahasiswi KKN UISU Di Desa Binaan 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Babinsa Koramil 0201-14/PB Memonitor Sekaligus Melaksanakan Pendampingan Kegiatan Posyandu ILP

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Kades Karangbong Ancam Tutup Total Jalan Surowongso Sidoarjo!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:43 WIB

Babinsa Serda Guntur Jadi Danup Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Kecamatan Sitinjo

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Senyum Sumringah Ompung Esti di Dairi: Panen Melimpah Berkat Ketekunan, Dampingan TNI Kobarkan Semangat Petani

Berita Terbaru