Ekonom Konstitusi Sebut Kunci Sukses Asta Cita : Konsisten APBN dan Perkuat Bappenas

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:27 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta, AgaraNews. Net // Komitmen Presiden RI Prabowo Subianto untuk menegakkan Sistem Ekonomi Konstitusi melalui Visi-Misi Asta Cita dinilai membutuhkan konsistensi kebijakan agar program pemerintah berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan berkeadilan.

Hal itu disampaikan Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, dalam analisisnya terkait tantangan struktural Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Tanpa konsistensi, restrukturisasi perekonomian nasional melalui transformasi kebijakan dan kelembagaan tidak akan berhasil di masa depan,” tegas Defiyan di Jakarta pada Kamis,(4/6/2026).

*5 Isu Kunci APBN dan Asta Cita*

Defiyan memetakan setidaknya lima permasalahan kunci yang berkaitan dengan keterbatasan anggaran negara:

*1. Alokasi MBG Terlalu Dominan*

Proporsi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai terlalu besar jika dibandingkan dengan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, khususnya bagi kelompok masyarakat miskin.

*2. Swasembada Pangan Butuh Koperasi & BUMN*

Prioritas pembangunan sektor agro industry complex harus diperkuat lewat sinergitas koperasi dan BUMN. Fokusnya pada pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan, dan kelautan demi sasaran swasembada pangan.

*3. Energi: Perkuat BUMN Strategis*

Isu transisi energi serta ketahanan dan kedaulatan energi harus dijawab dengan kemandirian sektor energi dan sumber daya mineral. Caranya, perkuat posisi BUMN strategis yang menguasai hajat hidup orang banyak. Tata kelola laba BUMN oleh Danantara juga diarahkan untuk mendukung swasembada energi.

*4. Kredit Rakyat Terganjal BI Checking*

Pembangunan sektor perumahan rakyat masih terkendala aturan SLIK atau BI Checking oleh OJK. Defiyan mendorong reformasi BI dan perbankan umum agar akses kredit bagi masyarakat kecil dan sektor UKM lebih terbuka.

*5. Perkuat Bappenas untuk Indonesia Emas 2045*

Lembaga perencanaan pembangunan nasional, Bappenas, perlu diperkuat untuk menjaga konsistensi visi-misi Asta Cita selama 10 tahun ke depan. Ini krusial demi mencapai target Indonesia Emas 2045.

*Kabinet Gemuk dan Moral Hazard*

Defiyan mengingatkan, visi-misi yang sudah konstitusional tidak akan berarti jika tidak dijalankan lewat kebijakan dan program yang konsisten.

“Jika tidak didukung postur dan struktur APBN yang alokasinya tepat, akan memunculkan moral hazard,” ujarnya.

Ia menambahkan, APBN harus mencerminkan kemampuan program sektoral pemerintah dalam mendukung pencapaian Visi-Misi secara proporsional, efektif, dan efisien.

“Jumlah anggota kabinet yang gemuk, menjadi salah satu kendala terbesar dalam membangun organisasi pemerintahan yang hemat dan berdaya guna bagi APBN,” tutup Defiyan.(Lia dan Hambali)

Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Komunikasi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Silaturahmi dengan KPA 
Satresnarkoba Polres Karo Amankan 20 Butir Ekstasi di Kabanjahe
Ratusan Warga Padati Kantor Camat Bambel, Layak SAH Resmi Diluncurkan
Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Bantu Bersihkan Lahan Pertanian Warga
Jalin Komunikasi Sosial bersama masyarakat di wilayah binaan
Jaga Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos Bahas Keamanan Desa Bersama Warga
Babinsa koramil 04/Beutong Bergotong royong bersama Warga desa Binaan nya
Babinsa Posramil Lawe Sumur Pantau Pekerjaan Pondasi KDKMP

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Komunikasi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Silaturahmi dengan KPA 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Satresnarkoba Polres Karo Amankan 20 Butir Ekstasi di Kabanjahe

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Ratusan Warga Padati Kantor Camat Bambel, Layak SAH Resmi Diluncurkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Bantu Bersihkan Lahan Pertanian Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Jalin Komunikasi Sosial bersama masyarakat di wilayah binaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Babinsa koramil 04/Beutong Bergotong royong bersama Warga desa Binaan nya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:26 WIB

Babinsa Posramil Lawe Sumur Pantau Pekerjaan Pondasi KDKMP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:23 WIB

Babinsa dan Warga Cor Lantai Pondasi Jembatan Perintis Tepi Jauh

Berita Terbaru