Teror dan Buzzer Yang Semakin Marak dan Usil Mengganggu Konsentrasi Kita Di Media Sosial

LIA HAMBALI

- Redaksi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:19 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Jacob Ereste

Opini, AgaraNews. Net // Sahabat dan kerabat serta relasi maupun pembaca suguhan rutin yang kami hormati, dalam dua pekan terakhir (sejak akhir April hingga di penghujung bulan Mei 2026), komunikasi jadi tersendat karena terus mendapat gangguan atau yang sering disebut dengan istilah teror. Tapi, toh tidak perlu dianggap masalah, sebab yang terbaik adalah menganggap semua itu adalah kelemahan dari piranti perangkat elektronik yang digunakan kalah canggih atau bahkan sudah tidak lagi untuk digunakan dalam bertarung dengan para buzzer yang lebih memiliki keunggulan untuk bertarung di medan media sosial, karena mereka pun mendapat support dana dari para boss yang menginginkan agar suasana di negeri kita terus dalam kondisi yang gaduh.

Permakluman ini perlu disampaikan, pertama karena sudah berulang kali dialami, kedua lantaran harus mengganti nomor kontak untuk 4 whatsapp yang rusak akibat terus menerus mendapat serangan seperti yang tidak beradab itu, dan ketiga mengisyaratkan untuk menghadapi “Operasi Kodok” memang sedang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif untuk kita dihadapi secara lebih bijak.

Artinya, sinyalemen sedang dilakukannya operasi kodok, semakin meyakinkan sedang dilakukan. Karena perlu lebih waspada dengan meningkatkan sikap kritis serta kehati-hatian. Sebab operasi kodok dapat pasti sedang mencari tumbal. Sehingga perhatian kita bisa dialihkan menginginkan untuk hal-hal yang sesungguhnya jauh lebih serius untuk menjadi perhatian kita.

 

LFenomena dari terus menanjaknya nilai dollar terhadap rupiah yang terkesan dilakukan pembiaran, pemadaman listrik secara total di seluruh pulau Sumatra, seperti untuk melupakan bahwa tekanan kebutuhan ekonomi kita sebagai rakyat perlu disikapi lebih dingin agar tidak sampai menimbulkan kegaduhan.

Demikian juga dangan fenomena banyaknya buzzer yang memenuhi halaman sajian semua media sosial berbasis internet bisa disikapi dengan cara yang lebih bijak. Setidaknya tidak perlu sampai terjebak dalam perangkap mereka yang tampak sedang mengail di air keruh.

Oleh karena itu, jika komunikasi kita jadi tersendat dan terkesan lambat, atau bahkan jadi menambah kebingungan karena harus berganti nomor kontak, mohan dipahami agar tidak sampai menambah ketegangan yang tidak kita perlukan. Sebagai jurnalis freelance maupun penulis lepas, kita sungguh memerlukan ketenangan. Kendati dalam kondisi yang serba memprihatinkan.         (Lia Hambali)

Banten, 23 Mei 2026

Wassalam saya Jacob Ereste

Berita Terkait

Pemkab Karo dan DPRD Sinergikan Pembahasan Ranperda Strategis 
Mengabaikan Lambang Negara, Oknum Sekdes Sumber Sari Tuding Pers Cari Kesalahan: Padahal Ada Sanksi Pidana Menanti,. !!!
4 Bulan Menanti Kepastian, Keluarga Korban RS Santa Elisabeth Hadiri Mediasi di Ditreskrimsus Polda Sumut : Kami Tunggu Proses Transparan 
Polres Aceh Tenggara Terbitkan DPO Bagindo Romi, Kasat Reskrim: Tak Ada Ruang bagi Pelaku Kabur dari Hukum
Jembatan Modular Sungai Fauro Faete Rampung, Mobilitas Warga Nias Utara Kini Lebih Lancar
Monitoring Dua Kilang Padi di Asahan, Pemko Tanjungbalai Dapati Penyebab Kelangkaan Beras Karena Turunnya Pasokan dan Tingginya Harga Gabah
Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim,SE,MAP Pimpin Rakorpem Sampaikan Sejumlah Pesan Penting Dalam Mewujudkan Program Strategis Kinerja OPD Pemko Tanjungbalai Berjalan Optimal
SPMB SMP Negeri 1 Margahayu Berjalan Lancar, Lebih dari 500 Pendaftar Perebutkan 374 Kuota

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:37 WIB

Pemkab Karo dan DPRD Sinergikan Pembahasan Ranperda Strategis 

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:00 WIB

Mengabaikan Lambang Negara, Oknum Sekdes Sumber Sari Tuding Pers Cari Kesalahan: Padahal Ada Sanksi Pidana Menanti,. !!!

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:55 WIB

4 Bulan Menanti Kepastian, Keluarga Korban RS Santa Elisabeth Hadiri Mediasi di Ditreskrimsus Polda Sumut : Kami Tunggu Proses Transparan 

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:25 WIB

Polres Aceh Tenggara Terbitkan DPO Bagindo Romi, Kasat Reskrim: Tak Ada Ruang bagi Pelaku Kabur dari Hukum

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Jembatan Modular Sungai Fauro Faete Rampung, Mobilitas Warga Nias Utara Kini Lebih Lancar

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:29 WIB

Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim,SE,MAP Pimpin Rakorpem Sampaikan Sejumlah Pesan Penting Dalam Mewujudkan Program Strategis Kinerja OPD Pemko Tanjungbalai Berjalan Optimal

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:03 WIB

SPMB SMP Negeri 1 Margahayu Berjalan Lancar, Lebih dari 500 Pendaftar Perebutkan 374 Kuota

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:05 WIB

Melalui Giat Komsos Babinsa Koramil 02/Seunagan Ciptakan Situasi Yang Baik Dengan Warga Binaan

Berita Terbaru