LSM KOREK Kritik Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung Kerjakan Jalan Panjunan Tanpa Kelengkapan informasi

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:32 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Agaranews – Proyek Pemeliharaan Jalan Di Jalan Panjunan Dan Jalan Astana Anyar Kota Bandung Menuai Kritikan Tajam dari LSM KOREK

Proyek ini menjadi perhatian LSM KOREK setelah muncul dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan pekerjaan di lapangan dan Ketidaklengkapan informasi pada papan proyek yang dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap prinsip akuntabilitas dan transparansi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil penelusuran dan pantauan LSM KOREK dilokasi pekerjaan yang dilakukan oleh CV.Bangun Sarana Abadi, diduga belum sepenuhnya nya mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta standar jenis peningkatan jalan.

Kemudian ada dugaan Hotmix diperjual belikan kepada masyarakat dan penerangan jalan pada saat melakukan pekerjaan tidak memadai.

Menurut Sekretaris Jendral DPP LSM KOREK Asep Sofiyan Yahya yang akrab disapa Ade KOREK, di lokasi proyek mengatakan, tidak ada pengawasan dari dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung.

“Yang ada hanya ada perwakilan konsultan pelaksana, itu juga hanya staf-nya”,ucapnya, Kamis malam 21 Mei 2025.

Disisi lain, Ade KOREK juga mengatakan sebelum dilakukan penyiraman perekat dan peningkatan aspal, tidak dilakukan pengerukan atau gril terlebih dahulu.

“Guna memastikan struktur dasar sebelum dilakukan pelapisan ulang, kita tidak menemukan adanya proses penggalian/pengerukan aspal atau pembongkaran lapisan eksisting secara manual atau menggunakan alat cold Milling Machine, ,” tutur Ade.

Ade juga mengatakan,adanya dugaan pengurangan anggaran dikarenakan ketebalan tidak sama.

“Berdasarkan hasil investigasi LSM KOREK, pada sejumlah titik lapisan hotmix terlihat lebih tipis dari spesifikasi umum dan permukaan jalan dibeberapa bagian terlihat kurang merata sehingga jauh dibawah standar spesifikasi teknis yang mempengaruhi kwalitas dan daya tahan jalan, serta pengurangan anggaran,”jelasnya.

Kendati ada papan informasi di lapangan tetapi tidak melampirkan pagu anggaran dan kode RUP atau kode kontrak dari proyek tersebut sehingga LSM KOREK menilai ada yang ditutup-tutupi dan ketidaktransparanan tentang proyek tersebut,

Lebih Lanjut Ade juga mengatakan, Ketidaklengkapan informasi pada papan proyek dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap prinsip akuntabilitas dan transparansi.

“Apakah ada sesuatu yang sengaja ditutupi? Bagaimana masyarakat bisa memastikan kesesuaian antara nilai proyek dengan kualitas pekerjaan jika anggarannya disembunyikan?,”tanya Ade.

“Kondisi ini menimbulkan kecurigaan publik,dan ini jelas merugikan masyarakat karena menutup ruang pengawasan publik”,tegas Ade.

LSM KOREK meminta kepada Pemkot Bandung untuk tidak melakukan pembayaran terlebih dahulu tanpa ada pemeriksaan oleh pihak terkait berdasarkan hasil investigasi dan temuan LSM KOREK.

Sementara itu salah satu konsultan pengawas mengatakan, proses pengerukan aspal tidak dilakukan di semua bagian yang di aspal melainkan hanya dibeberapa yang di anggap harus di lakukan pengerukan.

Terkait dengan tidak adanya pengawasan dari dinas terkait dan tidak transparan papan informasi konsultan pengawas mengatakan tidak mengetahui hal tersebut.

Sebagai informasi, Berdasarkan papan informasi,

Pekerjaan : pemeliharaan jalan, panjunan dan Astana Anyar.

Lokasi: Kotamadya Bandung. Sumber dana APBD Kota Bandung

Waktu pelaksana : 90 Hari Kalender.

Penyedia jasa : CV. Bangun Sarana Abadi.

Berita Terkait

Paket Seragam SMPN 1 Baleendah Capai Rp1,228 Juta, Ketua Koperasi Sebut Keuntungan di Kisaran 50 Persen
Seragam SMPN 1 Baleendah Jadi Sorotan, Ketua Koperasi Sebut Keuntungan Sekitar 50 Persen
Koperasi SMPN 1 Baleendah Klaim Seragam Tak Wajib, Daftar PSAS 2026 Cantumkan Paket Hingga Rp1,228 Juta
SMPN 1 Ciwidey Klarifikasi Kondisi Sarpras dan Penggunaan Dana BOS, Ruang Kelas hingga Perpustakaan Diusulkan Revitalisasi
Dana JKN dan BOK Puskesmas Bihbul Disorot, Data Penggunaan Dipertanyakan, Audiensi ke Dinkes Bandung Disiapkan
Dana Pemeliharaan Sarpras SMPN 1 Ciwidey Capai Rp446,8 Juta dalam Tiga Tahun, Kondisi Fasilitas Masih Memprihatinkan
Ketua Komite MAN 2 Bandung Beri Klarifikasi, Pertanyaan AgaraNews Terjawab
Iuran MAN 2 Bandung Belum Terjawab, AgaraNews Tempuh Jalur Polda Jabar dan Kakanwil Kemenag

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Silaturahmi dan Koordinasi, Babinsa Posramil Tadu Raya Gelar Komsos Bersama Aparatur Desa Simpang Jaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Babinsa Bersama Warga Masyarakat Cor Tiang Pylon Tepi Dekat Jembatan Gantung Perintis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Cor Dinding Penahan Pondasi Jembatan Gantung Perintis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Babinsa Koramil 0108-07/Semadam Bantu Warga Jemur Padi

Berita Terbaru