Rilis Resmi Parlemen Bayangan Indonesia Pasti : Sikapi Dukungan Partai Demokrat Terhadap Agenda Pemakzulan Wapres Gibran 

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:36 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AgaraNews. Net  // Dinamika politik nasional hari ini dikejutkan oleh manuver terbuka Partai Demokrat yang menyatakan siap membuka pintu bagi pihak-pihak yang mendorong agenda pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sikap ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron.

Menanggapi hal tersebut, Parlemen Bayangan Indonesia Pasti menyampaikan pernyataan sikap dan rilis resmi kritis dan tajam.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekjen Parlemen Bayangan Indonesia Pasti, Hery Sugihyandi, Sabtu (11/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut poin-poin lengkap pernyataan sikap tersebut :

1. Topeng Netralitas yang Telah Runtuh

Pernyataan Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, bukan lagi sekadar retorika politik biasa, melainkan deklarasi perang terbuka terhadap stabilitas pemerintahan yang sah. Selama ini publik disuguhkan narasi kesetiaan dan kemitraan, namun hari ini Demokrat secara terang-benderang membuka pintu bagi gerakan yang ingin menjatuhkan Wakil Presiden di tengah jalan. Ini adalah bentuk oportunisme politik yang nyata.

2. Konspirasi di Balik Jalur Parlemen

Setelah upaya hukum yang dimotori oleh Denny Indrayana kandas di Mahkamah Konstitusi (MK) karena tidak memiliki legal standing, gerakan ini kini bergeser ke jalur parlemen (DPR). Publik tidak bisa dibohongi: ada benang merah historis dan politis yang sangat kuat. Denny Indrayana dan Roy Suryo, yang menjadi motor gerakan ini, adalah mantan elite Partai Demokrat. Masuknya isu ini ke DPR melalui pintu Demokrat memicu dugaan kuat adanya skenario besar dan konspirasi politik tingkat tinggi yang dirancang secara matang untuk menggoyang kepemimpinan nasional.

3. Jual Beli Isu demi Syahwat Kekuasaan 2029

Dukungan Demokrat terhadap isu pemakzulan—yang bersumber dari polemik ijazah—dinilai sebagai langkah eksploitasi politik yang seksi demi menaikkan posisi tawar partai. Demokrat sengaja menampung para penggugat demi mengamankan kalkulasi politik jangka pendek dan proyeksi kepemimpinan nasional di masa mendatang. Ini adalah tindakan yang mengorbankan kepentingan rakyat demi syahwat kekuasaan kelompok.

4. Ancaman Serius Terhadap Konstitusi dan Stabilitas Negara

Memaksakan agenda pemakzulan melalui lobi-lobi politik di parlemen setelah gagal di jalur konstitusional MK adalah preseden buruk bagi demokrasi. Gerakan ini bukan lagi murni demi penegakan hukum, melainkan rekayasa politik kasar yang berpotensi memecah belah bangsa dan merusak stabilitas ekonomi serta keamanan nasional.

KESIMPULAN & TUNTUTAN :

“Kami meminta Partai Demokrat untuk menghentikan standar ganda dalam berpolitik. Rakyat mencatat setiap manuver, lobi, dan konspirasi yang sedang dijalankan. Jangan korbankan institusi negara dan mandat rakyat hanya untuk memuluskan dendam atau agenda politik tersembunyi para mantan elitenya,” tegas Hery.(Lia Hambali)

Tertanda,

Hery Sugihyandi

Sekjen Parlemen Bayangan Indonesia Pasti

Kontak : 081324170077

Berita Terkait

Jalin Soliditas dan Kebersamaan, Danrem 031/WB Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Riau
Kuatkan Tali Kasih di Perantauan, Antoni Silaban Panggil Keluarga Besar PPBJS Jabodetabek Saling Menopang
Kembangkan Material Pendeteksi Mikroplastik, Peneliti UPER Manfaatkan Limbah Pelepah Sawit
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 904/Gara Mata Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lima Rumah Warga di Mardinding 
Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan
Konser Doa untuk Bangsa di TMII: Bunda Iin Sampaikan Firman, Serukan Indonesia Bangkit dan Menjadi Terang
Ketua Umum GWI Ucapkan Selamat atas Jabatan Baru Wakapolda Banten Brigjen Pol. Zain Dwi Nugroho, Semoga Amanah dan Sukses Selalu
LSM KCBI : Aroma Korupsi Menyengat di Balik Proyek Jalan Karawang Rp 8,2 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Rilis Resmi Parlemen Bayangan Indonesia Pasti : Sikapi Dukungan Partai Demokrat Terhadap Agenda Pemakzulan Wapres Gibran 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Jalin Soliditas dan Kebersamaan, Danrem 031/WB Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolda Riau

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:14 WIB

Kuatkan Tali Kasih di Perantauan, Antoni Silaban Panggil Keluarga Besar PPBJS Jabodetabek Saling Menopang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Kembangkan Material Pendeteksi Mikroplastik, Peneliti UPER Manfaatkan Limbah Pelepah Sawit

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 904/Gara Mata Bersama Damkar Padamkan Kebakaran Lima Rumah Warga di Mardinding 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Konser Doa untuk Bangsa di TMII: Bunda Iin Sampaikan Firman, Serukan Indonesia Bangkit dan Menjadi Terang

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Ketua Umum GWI Ucapkan Selamat atas Jabatan Baru Wakapolda Banten Brigjen Pol. Zain Dwi Nugroho, Semoga Amanah dan Sukses Selalu

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:23 WIB

LSM KCBI : Aroma Korupsi Menyengat di Balik Proyek Jalan Karawang Rp 8,2 Miliar

Berita Terbaru