Tanah Karo, AgaraNews.com // Aksi sigap dan peduli rakyat ditunjukkan oleh Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 904/Gara Mata. Bersama petugas pemadam kebakaran, prajurit TNI bergerak cepat membantu memadamkan kebakaran hebat yang melanda lima unit rumah warga di Jalan Rakoetta S. Brahmana, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (9/10/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran yang menggegerkan warga tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji 3 kilogram di salah satu rumah warga yang sehari-hari digunakan sebagai warung bakso. Api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.
Menindaklanjuti laporan warga, personel Yonif TP 904/Gara Mata yang bermarkas di Laubaleng langsung bergerak cepat menuju TKP. Mereka bersinergi dengan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan upaya pemadaman dan evakuasi.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam operasi tersebut, terdiri atas satu unit dari Damkar Laubaleng dan dua unit dari Yonif TP 904/Gara Mata. Dengan semangat pantang menyerah, para prajurit bahu-membahu dengan petugas Damkar berjibaku melawan si jago merah.
Berkat respons cepat dan kerja sama solid seluruh personel di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 07.50 WIB. Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil ditaksir cukup besar.
Adapun lima warga yang rumahnya terdampak kebakaran masing-masing bernama Nasib, Jasman Ginting, Jusuf Barus, Budi Ginting, dan Rasita Ginting. Seluruhnya berdomisili di Jalan Rakoetta S. Brahmana, Kecamatan Mardinding.
Terpisah, Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 904/Gara Mata, Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita, S.I.P., M.Tr.Mil., menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut.
“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa warga kami di Mardinding. Begitu menerima laporan, kami langsung kerahkan personel dan 2 unit Damkar Yonif untuk membantu Damkar Laubaleng. Ini adalah panggilan tugas dan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Prajurit Yonif TP 904/Gara Mata harus selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat, sesuai dengan jati diri TNI sebagai tentara rakyat,” tegas Danyon.
Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan akan memberikan bantuan lanjutan kepada para korban.
Keterlibatan prajurit Yonif TP 904/Gara Mata dalam penanganan kejadian tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat serta implementasi dari 8 Wajib TNI.(Lia Hambali)


































