MBG Dialihkan ke Kantin Sekolah, Mitra di Aceh Utara Khawatir Bebani Guru dan Sekolah

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 20:15 WIB

5036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Aceh Utara, AgaraNews . Net — Rencana pengalihan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke kantin sekolah mendapat penolakan dari sejumlah mitra MBG di Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak mitra menilai, apabila pengelolaan MBG dialihkan ke kantin sekolah, pihak sekolah berpotensi mendapatkan tambahan beban dalam mengelola penyediaan makanan bagi para siswa. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu fokus utama sekolah dalam menjalankan fungsi pendidikan.

“Pihak sekolah sudah pasti akan sibuk mengurus manajemen kantin MBG di sekolah. Sehingga dikhawatirkan lalai terhadap tugas dan fungsinya sebagai pendidik,” ujar salah satu pihak mitra MBG di Kecamatan Baktiya Barat, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut bukan semata-mata mengenai siapa yang mengelola makanan, tetapi juga menyangkut fokus tenaga pendidik dalam memberikan perhatian kepada peserta didik. Mereka khawatir apabila guru ikut terbebani dengan urusan pengelolaan MBG, perhatian terhadap siswa di sekolah dapat berkurang.

“Efeknya, anak-anak bisa kurang mendapatkan perhatian dari guru-guru mereka. Guru seharusnya fokus mendidik dan membimbing siswa, sementara pengelolaan MBG sebaiknya ditangani oleh pihak yang memang memiliki tugas dan sistem khusus untuk itu,” katanya.

Penolakan serupa disampaikan Ketua Yayasan Tunas Kosong Delapan Jaya Abadi, Nulaila. Ia menyatakan tidak setuju apabila program MBG dialihkan ke kantin sekolah.

Menurut Nulaila, pelaksanaan program MBG membutuhkan manajemen tersendiri, mulai dari pengadaan bahan pangan, proses pengolahan, penerapan kebersihan dan keamanan pangan, pengemasan, distribusi, hingga pengawasan. Karena itu, pengelolaannya dinilai membutuhkan pihak yang dapat fokus menjalankan seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

Nulaila berharap kebijakan terkait pelaksanaan MBG tetap mempertimbangkan pembagian tugas antara sekolah dan mitra pelaksana. Dengan demikian, tujuan program dalam memenuhi kebutuhan gizi peserta didik dapat tercapai tanpa mengganggu proses belajar-mengajar.

“Intinya kami tidak setuju jika MBG dialihkan ke kantin sekolah. Sekolah memiliki tugas utama dalam pendidikan, sedangkan pengelolaan makanan membutuhkan tenaga, waktu, dan manajemen tersendiri,” tegasnya.

Pihak mitra dan Yayasan Tunas 08 berharap setiap kebijakan mengenai keberlanjutan program MBG dapat dibahas secara terbuka dengan melibatkan sekolah, mitra pelaksana, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Mereka menilai, koordinasi dan pembagian tugas yang jelas diperlukan agar pelaksanaan program MBG tetap efektif, sekaligus tidak menimbulkan beban tambahan bagi tenaga pendidik dan mengganggu kegiatan belajar-mengajar di sekolah. (Lia Hambali)

Penulis : Syafrudin Budiman

Berita Terkait

Pria di Koja Dibacok 4 Orang Misterius, Polisi Lakukan Penyelidikan
Hari Ketiga, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan Selat Sunda
Satgas Damai Cartenz Bersama Polres Jayawijaya Respons Cepat Gangguan Tembakan di Muliama
Hadir di Tengah Krisis: Polda Kalbar Gelar Bakti Kesehatan dan Salurkan Air Bersih Bagi Warga
Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Ngopi Bareng Kepala Desa dan Warga, Babinsa Koramil 03/Parongil Gali Informasi Situasi Desa
Babinsa Koramil 04/Tigalingga Ajak Warga Laumil Selamatkan Generasi Muda dari Bahaya Narkoba
Babinsa Serma Imanuel Ginting: Narkoba Musuh Kita Bersama, Jangan Biarkan Generasi Terpapar

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

Pria di Koja Dibacok 4 Orang Misterius, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 10 September 2026 - 22:02 WIB

Hari Ketiga, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 21:55 WIB

Satgas Damai Cartenz Bersama Polres Jayawijaya Respons Cepat Gangguan Tembakan di Muliama

Kamis, 10 September 2026 - 21:51 WIB

Hadir di Tengah Krisis: Polda Kalbar Gelar Bakti Kesehatan dan Salurkan Air Bersih Bagi Warga

Kamis, 10 September 2026 - 21:48 WIB

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kamis, 10 September 2026 - 21:38 WIB

Babinsa Koramil 04/Tigalingga Ajak Warga Laumil Selamatkan Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

Kamis, 10 September 2026 - 21:35 WIB

Babinsa Serma Imanuel Ginting: Narkoba Musuh Kita Bersama, Jangan Biarkan Generasi Terpapar

Kamis, 10 September 2026 - 21:32 WIB

Jembatan Beton Garuda Segera Dibangun di Kuta Jungak, TNI Pastikan Akses Warga ke Perladangan Makin Mudah

Berita Terbaru