ACEH TENGGARA, AGARANEW – Jagat otomotif roda dua di Provinsi Aceh bersiap menyambut salah satu ajang balap garuk tanah paling bergengsi tahun ini. Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IMI Aceh Grasstrack Putaran II dipastikan akan digelar pada 15–16 Agustus 2026 di Sirkuit IMI Desa Kumbang Indah, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara.

Ajang yang memperebutkan Trofi Muslim Ayub dengan total hadiah Rp150 juta itu diperkirakan akan diikuti ratusan pembalap dari berbagai kabupaten/kota di Aceh serta sejumlah peserta dari luar provinsi. Kejuaraan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet balap motor sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM, kuliner, perhotelan, dan pariwisata.
Menjelang pelaksanaan kejuaraan, Wakil Bupati Aceh Tenggara Heri Al Hilal bersama Pembina Grasstrack Aceh H. Muslim Ayub, S.H., M.M.,dan Ketua IMI Aceh Tenggara Abi Hasan turun langsung meninjau kesiapan Sirkuit IMI Desa Kumbang Indah, Rabu (29/7/2026).
Dalam peninjauan tersebut, rombongan memastikan kesiapan lintasan balap, area paddock, fasilitas pendukung, serta aspek keselamatan pembalap agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai standar Ikatan Motor Indonesia (IMI).
Wakil Bupati Heri Al Hilal menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kejurprov IMI Aceh. Menurutnya, event otomotif berskala provinsi ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi dan pembinaan atlet, tetapi juga peluang besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kami berharap pelaksanaan Kejurprov ini berjalan sukses dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Aceh Tenggara, terutama pelaku UMKM serta sektor jasa dan pariwisata,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Grasstrack Aceh, H. Muslim Ayub, S.H., M.M., mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, IMI, dan panitia pelaksana yang terus bekerja keras mempersiapkan seluruh kebutuhan kejuaraan. Ia optimistis Aceh Tenggara mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan menghadirkan kejuaraan yang berkualitas.
Di lokasi yang sama, Ketua IMI Aceh Tenggara, Abi Hasan, memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan. Mulai dari penyempurnaan lintasan, pengamanan area balap, hingga fasilitas bagi pembalap, ofisial, dan penonton menjadi perhatian utama agar event berlangsung aman, tertib, dan profesional.
Dengan semakin matangnya persiapan serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, Kejurprov IMI Aceh Grasstrack Putaran II diharapkan menjadi salah satu event otomotif terbesar di Aceh pada tahun 2026. Selain melahirkan pembalap-pembalap berprestasi, kejuaraan ini juga diyakini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat Aceh Tenggara melalui meningkatnya kunjungan peserta dan penonton dari berbagai daerah.
( RED)


































