
Kutacane Agaranews.net — Kepala Staf Kodim 0108/Agara (Kasdim) Mayor Inf Ronny Mahendra memimpin upacara peringatan ke -42 hari anak nasional tahun 2026 bertempat di lapangan hijau makodim 0108/Agara Jln Cut Nyak Dhien Kutacane Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (23/07/2026).
Bertindak sebagai sebagai inspektur upacara kasdim 0108/Agara mayor inf Ronny mahendra, pemimpin upacara pasi pers kapten Inf Raswan ,komandan upacara pasi ops Kapten CKU Irwansah, pengibar bendera merah putih provos,
Amanat menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak republik indoneaia yang di bacakan oleh inspektur upacara. Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026 mengangkat Tema utama sayang anak lindungi dan bangun masa depan tema Ini bukan sekedar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, dihormati dan didengar pendapatnya. Anak bukan sekedar objek pembangunan melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya
Lindungi adalah kewajiban seluruh pihak untuk memastikan anak terbebas dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, perundungan, baik di dunia nyata maupun ruang digital.
Perlindungan Anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, dibutuhkan kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen bangsa, dimulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama satuan pendidikan masyarakat, dunia usaha media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah.
Yang tidak kalah penting anak juga berperan sebagai Mitra dalam upaya perlindungan melalui keberanian untuk menyampaikan pendapat, saling menjaga, saling mengingatkan, dan berpartisipasi sesuai dengan usia dan kapasitasnya, anak turut berperan dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman bagi dirinya maupun sesamanya.
Peringatan Han ke 42 tahun 2026 memegang lima prinsip yaitu ramah anak, dengan menjamin keamanan dan menerapkan chilchef guaarding di setiap kegiatan titik desentralisasi memberi keleluasaan daerah berkreasi. Apresiatif terhadap prestasi anak dan kiprah para pendidik dan pemerhati anak partisipatif dan kolaboratif melibatkan anak sejak perencanaan hingga evaluasi dan berdampak memastikan Setiap kegiatan memberi manfaat nyata bagi tumbuh kembang anak
(Pendim Agara).


































