Diduga Lewati Tahapan Cold Milling, Proyek Rekonstruksi Jalan Kopo–Soreang Senilai Rp11,39 Miliar Jadi Sorotan

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 22:00 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diamati tidak terlihat adanya aktivitas pengerukan lapisan perkerasan lama menggunakan mesin cold milling, sementara permukaan aspal eksisting masih tampak utuh.

Diamati tidak terlihat adanya aktivitas pengerukan lapisan perkerasan lama menggunakan mesin cold milling, sementara permukaan aspal eksisting masih tampak utuh.

Kabupaten Bandung, AGARANEWS – Pelaksanaan proyek Rekonstruksi Jalan Ruas Bandung (Kopo)–Soreang dengan nilai kontrak Rp11.394.632.656,42 menjadi sorotan publik setelah ditemukan dugaan pekerjaan pengaspalan dilakukan tanpa melalui tahapan cold milling atau pengupasan lapisan aspal lama pada sejumlah titik pekerjaan.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, terlihat kendaraan asphalt distributor melakukan penyemprotan tack coat sebagai lapis perekat sebelum dilakukan penghamparan aspal baru. Namun, pada lokasi yang diamati tidak terlihat adanya aktivitas pengerukan lapisan perkerasan lama menggunakan mesin cold milling, sementara permukaan aspal eksisting masih tampak utuh.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai metode pelaksanaan pekerjaan yang diterapkan pada proyek yang dibiayai melalui APBD Provinsi Jawa Barat tersebut. Sebab, dalam pekerjaan rekonstruksi jalan, metode pelaksanaan pada prinsipnya harus mengacu pada gambar rencana, spesifikasi teknis, serta dokumen kontrak yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut berada di bawah tanggung jawab UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. Proyek dilaksanakan oleh CV. Nawasena Parikesit Perkasa (NPP) dengan pengawasan PT Second Dwitunggal Putra KSO bersama PT Nusa Karya Pembangunan selaku konsultan supervisi.

Kontrak pekerjaan bernomor 222/PU.R.08.01/Rekon.KP/KTR/PPK/PJ2WP.III ditandatangani pada 2 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Dalam pekerjaan rekonstruksi jalan, proses cold milling pada umumnya dilakukan apabila diperlukan untuk mengupas lapisan perkerasan lama yang mengalami kerusakan, memperbaiki elevasi jalan sesuai desain, serta menghasilkan ikatan yang lebih baik antara lapisan lama dengan lapisan aspal baru. Namun demikian, penerapan metode tersebut tetap bergantung pada desain teknis dan spesifikasi yang tercantum dalam dokumen kontrak.

Karena itu, tidak terlihatnya proses cold milling pada lokasi yang dipantau menimbulkan pertanyaan apakah pekerjaan tersebut memang menggunakan metode overlay tanpa milling sesuai dokumen perencanaan, atau terdapat metode teknis lain yang telah mendapat persetujuan dari pihak berwenang.

Sejumlah pengguna jalan berharap proyek dengan nilai lebih dari Rp11,39 miliar tersebut benar-benar mengutamakan kualitas pekerjaan. Ruas Jalan Kopo–Soreang merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan Kota Bandung dengan Kabupaten Bandung serta menjadi akses utama menuju Katapang, Kutawaringin, Soreang, Ciwidey hingga kawasan Bandung Selatan yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan.

Salah seorang pengguna jalan mengatakan masyarakat menginginkan pembangunan yang berkualitas dan tidak sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan.

“Kalau memang tidak dikeruk, masyarakat tentu ingin tahu apakah itu memang sesuai spesifikasi teknis atau tidak. Jangan sampai baru beberapa waktu selesai, jalannya sudah kembali rusak,” ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Yudi, telah dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp terkait metode pelaksanaan pekerjaan serta dugaan tidak dilaksanakannya tahapan cold milling pada lokasi yang dipantau. Namun hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun penjelasan, meskipun pesan konfirmasi yang dikirim diduga telah dibaca, Senin 20 Juli 2026.

Masyarakat berharap Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, PPK, kontraktor pelaksana, serta konsultan supervisi dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai metode pelaksanaan yang digunakan. Transparansi tersebut dinilai penting untuk memastikan proyek yang dibiayai dengan uang negara benar-benar dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, dan standar mutu konstruksi, sehingga menghasilkan jalan yang aman, berkualitas, serta memiliki umur layanan yang panjang bagi masyarakat.

 

(Tim)

Berita Terkait

Hotmix Kopo–Bihbul Dikerjakan Malam, Permukaan Lebih Kasar: Kekhawatiran Dedi Mulyadi Seolah Terjawab di Lapangan
Proyek Revitalisasi SMPN 1 Cilengkrang Rp2 Miliar Lebih, Mekanisme Swakelola Jadi Sorotan
Kepala MAN 2 Bandung Belum Jawab Konfirmasi, AgaraNews Siapkan Surat Resmi dan Minta Audit Jika Tetap Bungkam
Disdik Kabupaten Bandung Klarifikasi 11 Paket RKB, HPS Disebut di Bawah Rp400 Juta
Siapa Ajukan Petak 84? Petani Kopi Pertanyakan Pengukuran Lahan, Minta Kementerian Kehutanan Turun Tangan
11 Paket RKB SD di Kabupaten Bandung Tercatat Pengadaan Langsung di Atas Rp400 Juta, Total Pagu Rp4,74 Miliar
INVESTIGASI: RKB SMPN 3 Katapang: Urugan Pasir Pondasi Tak Terlihat, Ukuran Pondasi Dipertanyakan, Papan Proyek Paving Block Nihil, Pekerja Diduga Abaikan APD
PACIRA Bentuk Panitia HUT Ke-5, Siapkan Bakti Sosial dan Perkuat Silaturahmi Insan Pers

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:03 WIB

DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Semarak HUT-81 Kemerdekaan RI, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai Sambut Arak Arakan dan Atraksi Pawai Karnaval

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Deli Serdang Berjalan Lancar, Sejumlah Penghargaan Diserahkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Walikota Tanjungbalai Irup Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jakarta Utara

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:19 WIB

Polsek Koja Semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Negeri

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Kapolda NTT Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Ngada, Polri Hadir Ringankan Beban Warga

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Polda Metro Jaya Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

HEADLINE

DPD KNPI Kota Tanjungbalai Tetap Eksis Dukung Supremasi Hukum

Senin, 17 Agu 2026 - 23:03 WIB