
Kutacane Agaranews.net – Semangat gotong royong menggema Babinsa bersama warga turun langsung menggali pondasi jembatan gantung yang di harapkan menjadi urat nadi baru perekonomian desa. Lawe pinis Kecamatan darul hasanah kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (19/07/2026).
Tanpa sekat, aparat TNI dan masyarakat bahu membahu mengerjakan plaster pondasi sebagai fondasi utama konstruksi. Keringat yang jatuh di lokasi pembangunan menjadi simbol kuatnya kolaborasi demi perubahan nyata di wilayah tersebut.kegiatan itu menegaskan, tahap awal ini menjadi penentu kualitas jembatan ke depan.
Pemlasteran pondasi kami kebut dan dirapikan, karena ini kunci utama agar jembatan nantinya benar-benar kokoh, aman, dan bertahan lama, ia menambahkan keterlibatan warga bukan sekadar membantu, tetapi menjadi bukti kesadaran kolektif akan pentingnya akses infrastruktur.
Warga sangat antusias, bahkan tanpa diminta mereka turun langsung. Mereka tahu jembatan ini bukan hanya penghubung, tapi jalan pembuka ekonomi desa,program pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat bersama TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah terpencil.
Jika rampung, jembatan ini diyakini akan memangkas waktu tempuh, memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat khususnya anak anak saat berangkat dan pulang sekolah menjadi lebih cepat.
(Pendim Agara).


































