Dugaan Mafia BBM Bersubsidi di Minsel : Truk Antri Sejak Malam, Pengangkut Sembako & Bus Kehabisan Solar

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:14 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minsel, AgaraNews. Net // BBM bersubsidi seharusnya meringankan beban masyarakat, khususnya pelaku transportasi dan pengangkut sembako. Pemerintah menggelontorkan milyaran rupiah setiap hari untuk subsidi Solar agar harga tetap terjangkau.

Namun di Kabupaten Minahasa Selatan, praktik penyaluran Solar bersubsidi diduga diselewengkan. Sejumlah warga dan sopir mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar di SPBU wilayah *Trans Sulawesi Kota Amurang, karena diduga dikuasai oleh kelompok “mafia” BBM bersubsidi.

Berdasarkan informasi dari sumber terpercaya yang dihimpun jurnalis, ada 2 oknum yang diduga menjadi pemain utama penampung dan pengisian BBM bersubsidi di Minsel.

Sumber menyebut, inisial S alias “Soni” diduga memiliki sekitar 10 unit truk. Sementara inisial M alias “Mules” diduga memiliki sekitar 5 unit truk yang kerap melakukan pengisian berulang.

“Truk-truk itu punya barkot. Ada yang asli, ada yang diduga bodong. Jadi bisa isi berkali-kali dalam sehari,” ujar sumber tersebut, Rabu (8/7/2026).Akibatnya, truk pengangkut sembako dan bus AKAP/AKDP yang memang membutuhkan solar subsidi sering tidak kebagian saat datang ke SPBU.

Modus yang diduga dilakukan cukup sistematis. Sejak malam hari, truk-truk tersebut sudah parkir di depan pintu masuk SPBU dan di bahu jalan *Trans Sulawesi Amurang.

Begitu SPBU buka, operator diduga langsung mendahulukan truk-truk tersebut. Satu truk disebut mengisi *di atas 100 liter dan bisa bolak-balik isi beberapa kali.

Lokasi SPBU yang hanya berjarak kurang lebih 100 meter dari Polsek Amurang ini membuat warga bertanya-tanya. Pasalnya aktivitas tersebut berlangsung terang-terangan dan setiap hari.

“Operator juga diduga dapat bagian. Jadi masyarakat kecil yang butuh untuk usaha dan angkutan umum malah tersingkir,” keluh salah seorang sopir truk sembako.

Yang lebih meresahkan, para pelaku diduga merasa kebal hukum karena adanya “setoran khusus” kepada oknum PJU di Polres Minsel dan Polda Sulut.

Hingga berita ini diturunkan, Agaranews.com belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak Polres Minsel, Polda Sulut, dan pengelola SPBU terkait.

Padahal, penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan pelanggaran UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Ancamannya pidana penjara 6 tahun dan denda hingga Rp60 Miliar.

Warga menilai, praktik ini merugikan 2 pihak, Negara karena subsidi tidak tepat sasaran, dan Rakyat karena hak mendapatkan BBM murah dirampas.

“Kami minta APH serius turun tangan. Audit barcode, cek CCTV SPBU, dan tindak tegas jika ada oknum yang bermain. Jangan sampai subsidi untuk rakyat justru dinikmati mafia,” tegas warga.

Hingga saat ini, masyarakat Minsel masih berharap ada sidak dan penindakan tegas agar penyaluran Solar bersubsidi kembali tepat sasaran.

Redaksi Agaranews.com berupaya meminta konfirmasi kepada pihak terkait. Jika ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini, dapat menghubungi redaksi untuk hak jawab.(JS)

 

Berita Terkait

21 Lintas Angkatan Alumni FEM IPB Berkumpul di Kampus, Perkuat Kolaborasi Lintas Generasi Menuju Indonesia Emas 2045
Redam Konflik Lahan Menahun, GRIB Jaya Sidoarjo Fasilitasi Mediasi Petani Gogol dan Pemdes Tambaksumur
Bakti Sosial IARMI dan MENWA Disambut Positif Oleh Para Penerima Manfaat
Cek Gudang Bulog Divre Asahan, Wakil Walikota Tanjungbalai Sebut Ketersediaan Beras Aman
Sikap Bungkam Kades Singengu Julu, Perkuat Dugaan Reklamasi Ilegal di Kota Nopan-Madina
Harap Hujan di Tengah Musim Tanam, Babinsa Turun Langsung Cek Irigasi Sawah 15 Hektare, Petani Keluhkan Pupuk Subsidi Terlambat
Terungkap,..!!! Desa Lau Pakpak Naik Status Berkat Data Akurat, Babinsa Ajak Warga Bersatu Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Babinsa dan Kepala Desa Rangkul Pemuda, Ingatkan Bahaya Judi Online yang Mengancam Generasi Muda

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:50 WIB

21 Lintas Angkatan Alumni FEM IPB Berkumpul di Kampus, Perkuat Kolaborasi Lintas Generasi Menuju Indonesia Emas 2045

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:35 WIB

Redam Konflik Lahan Menahun, GRIB Jaya Sidoarjo Fasilitasi Mediasi Petani Gogol dan Pemdes Tambaksumur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:31 WIB

Bakti Sosial IARMI dan MENWA Disambut Positif Oleh Para Penerima Manfaat

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:24 WIB

Cek Gudang Bulog Divre Asahan, Wakil Walikota Tanjungbalai Sebut Ketersediaan Beras Aman

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:20 WIB

Sikap Bungkam Kades Singengu Julu, Perkuat Dugaan Reklamasi Ilegal di Kota Nopan-Madina

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:05 WIB

Terungkap,..!!! Desa Lau Pakpak Naik Status Berkat Data Akurat, Babinsa Ajak Warga Bersatu Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:02 WIB

Babinsa dan Kepala Desa Rangkul Pemuda, Ingatkan Bahaya Judi Online yang Mengancam Generasi Muda

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:59 WIB

Babinsa Beri Motivasi kepada Pengepul Kayu Manis, Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa

Berita Terbaru