Anak Berprestasi Terancam Putus Kuliah, Ibu Janda Terpaksa Pinjol Demi UKT Setinggi Langit : Mohon Keadilan dan Dispensasi PNJ

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 14:29 WIB

5058 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Agaranews.Net// Cerita miris datang dari keluarga aktivis anti-rasuah dan insan Pers. Seorang ibu tunggal janda terpaksa berutang ke pinjaman online dan dikejar penagih, hanya agar putrinya yang berprestasi bisa tetap menimba ilmu di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Kini harapan satu-satunya bertumpu pada kebijakan yang adil, serta audiensi kepada Presiden, Wakil Presiden, dan pimpinan perguruan tinggi.

Mahasiswa Berprestasi yang Terancam Berhenti. Akibat UKT setinggi langit.

Sthefanny Kezia Angelyn Djaja Ritonga adalah mahasiswa semester V Jurusan Teknik Komputer, Program Studi Sarjana Terapan Teknik Multimedia Digital PNJ. Catatan akademiknya sangat menonjol:

– Semester I: IPK 3,77

– Semester II: IPK 3,65

– Semester III: IPK 3,55

Namun prestasi cemerlang ini terancam sia-sia di depan mata. Ia terancam putus sekolah karena tidak mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). Sang ayah telah meninggal dunia sejak tahun 2006, sehingga ibunda, Marlyn Silitonga (40 tahun), harus berjuang sendirian membiayai kehidupan dan pendidikan anaknya.

Berjuang Bertahun-tahun, Selalu Ditolak

Selama empat semester terakhir, Marlyn berulang kali mengajukan permohonan penurunan hingga pembebasan UKT. Ia sudah melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan, foto kondisi tempat tinggal, serta bukti pembayaran token listrik yang rata-rata hanya di bawah Rp50.000 per bulan.Namun jawaban yang diterima selalu sama: permohonan ditolak. Menurut keterangan pihak wakil direktur, keluarga dinilai “mampu” secara ekonomi.

“Saya sudah putus asa. Usaha saya sudah tutup bertahun-tahun karena modal habis, sekarang hanya mengandalkan jualan makanan serabutan secara online. Saya terpaksa meminjam ke pinjol dan kini dikejar penagih, hanya agar anak saya tidak berhenti kuliah,” ujar Marlyn sambil terisak pilu, Minggu (5/7/2026).

Permohonan Keadilan kepada Pimpinan Bangsa dan Kampus

Atas keputusasaan ini, Marlyn yang juga tercatat sebagai aktivis anti-rasuah DPP GAKORPAN, anggota PPWI, LBH Pers, serta Relawan Prabowo-Gibran—memohon audiensi dan perhatian khusus kepada:

1. Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto

2. Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka

3. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Brian Yuliarto

4. Direktur Politeknik Negeri Jakarta Dr. Syamsurizal SE, MM

Didukung oleh Ketua DPP GAKORPAN Dr. Bernard Siagian, ia memohon dispensasi nihil atau pembebasan total UKT bagi putrinya. Selain itu, ia berharap anaknya bisa mendapatkan akses beasiswa, Program Indonesia Pintar (PIP), atau dukungan lain dari Kemendiktisaintek.

“Anak saya berpotensi bersaing hingga tingkat internasional, meraih gelar S1, S2 hingga S3, dan mengharumkan nama bangsa. Jangan biarkan ekonomi menjadi tembok penghalang bagi prestasi anak bangsa,” harapnya.

)Permohonan ini disampaikan dalam semangat kontrol sosial masyarakat sebagaimana diamanatkan UU Pers No.40 Tahun 1999, serta cita-cita Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Dan semoga bapak Presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran bisa memberikan Solusi agar generasi Bangsa tidak pupus di tengah jalan Study nya.     (” Tim/JS “

Berita Terkait

Perjudian Besar 2 Kecamatan Wilayah Hukum Polres Kota Blitar Diduga Tidak Tegas Kepada Penjudi ; Aktivis Jatim Soroti,Polisi Jangan Kalah Dengan Penyelenggara Judi
Pimpin Apel Pemerintahan, Sekda Ingatkan ASN Pentingnya Disiplin, Inovasi dan Integritas Dalam Pelayanan Publik Kepada Masyarakat
Babinsa Koramil 03/Parongil Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pendampingan Petani Pinang di Desa Binaan
Babinsa Koramil 06/Kerajaan Edukasi Warga Agar Tak Membuka Lahan dengan Cara Membakar
Wujud Sinergitas, Babinsa Koramil 07/Salak Ajak Warga Desa Cikaok Perkuat Ketahanan Wilayah dan Sektor Pertanian
Babinsa, Kades, dan BPD Duduk Bersama Warga, Bahas Keamanan hingga Pembangunan Desa
Polsek Metro Penjaringan Gelar Jaga Jakarta On The Spot di Green Bay, Warga Diingatkan Waspada Tawuran
H.Maman Diduga Terlibat Penyaluran BBM Bersubsidi, Pemilik PT Harmony Solusi Energi Diminta Beri Klarifikasi

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 15:37 WIB

Perjudian Besar 2 Kecamatan Wilayah Hukum Polres Kota Blitar Diduga Tidak Tegas Kepada Penjudi ; Aktivis Jatim Soroti,Polisi Jangan Kalah Dengan Penyelenggara Judi

Senin, 6 Juli 2026 - 15:30 WIB

Pimpin Apel Pemerintahan, Sekda Ingatkan ASN Pentingnya Disiplin, Inovasi dan Integritas Dalam Pelayanan Publik Kepada Masyarakat

Senin, 6 Juli 2026 - 15:24 WIB

Babinsa Koramil 03/Parongil Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pendampingan Petani Pinang di Desa Binaan

Senin, 6 Juli 2026 - 15:21 WIB

Babinsa Koramil 06/Kerajaan Edukasi Warga Agar Tak Membuka Lahan dengan Cara Membakar

Senin, 6 Juli 2026 - 15:19 WIB

Wujud Sinergitas, Babinsa Koramil 07/Salak Ajak Warga Desa Cikaok Perkuat Ketahanan Wilayah dan Sektor Pertanian

Senin, 6 Juli 2026 - 15:10 WIB

Polsek Metro Penjaringan Gelar Jaga Jakarta On The Spot di Green Bay, Warga Diingatkan Waspada Tawuran

Senin, 6 Juli 2026 - 15:06 WIB

H.Maman Diduga Terlibat Penyaluran BBM Bersubsidi, Pemilik PT Harmony Solusi Energi Diminta Beri Klarifikasi

Senin, 6 Juli 2026 - 14:54 WIB

Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Botombawo Nias Utara telah Rampung

Berita Terbaru