Juhar,. AgaraNews. Net// Desa Keriahen, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo kembali semarak. Selama dua hari, 21 hingga 22 Agustus 2026, seluruh warga dengan penuh suka cita melaksanakan perayaan pesta adat tahunan “Kerja Tahun”.
Nuansa kekeluargaan terasa begitu kental. Tawa, canda, dan kebersamaan mewarnai setiap rangkaian acara yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Karo ini.
Kerja Tahun digelar sebagai wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang melimpah dan berkat yang diterima sepanjang tahun. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar warga, marga, dan generasi muda Desa Keriahen.
Bagi masyarakat Karo, Kerja Tahun bukan sekadar pesta adat biasa. Ini adalah cerminan identitas, jati diri, dan kearifan lokal yang dijaga dari generasi ke generasi.
Rangkaian acara dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan dengan makan bersama, pertunjukan musik dan tari tradisional, hingga ramah tamah antar warga. Kemeriahan ini juga menarik perhatian masyarakat dari desa sekitar hingga perantauan yang sengaja pulang kampung untuk merayakan bersama.
“Kerja Tahun adalah bukti bahwa budaya kita masih hidup. Lewat acara ini anak cucu kita bisa belajar tentang nilai gotong royong, kebersamaan, dan menghargai leluhur,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Keriahen di sela acara.
Kemeriahan Kerja Tahun Desa Keriahen juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satu bentuk apresiasi datang Wapimpred media Nasionaldetik.com, Nur Kennan Br Tarigan.
Tampak sebuah papan bunga berukuran besar terpajang di lokasi acara dengan tulisan:
“Selamat dan Sukses Kerja Tahun Desa Keriahen Kecamatan Juhar Tanggal 21-22-08-2026”
Kiriman papan bunga tersebut menjadi simbol doa dan harapan. Diharapkan pelaksanaan Kerja Tahun berjalan lancar, aman, dan kondusif. Lebih dari itu, diharapkan tradisi ini terus menjadi jembatan untuk melestarikan nilai-nilai luhur kebudayaan suku Karo di era modern.
“Semoga Kerja Tahun ini membawa berkat bagi seluruh warga Keriahen, mempererat persaudaraan, dan menjadi inspirasi dalam menjaga budaya Karo,” demikian harapan yang disampaikan melalui ucapan tersebut.
Antusiasme warga Desa Keriahen selama dua hari pelaksanaan Kerja Tahun menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki tempat kuat di hati masyarakat. Di tengah arus modernisasi, kegiatan seperti ini menjadi penting agar generasi muda tidak melupakan akar budayanya.
Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, Kerja Tahun Desa Keriahen 2026 diharapkan tidak hanya sukses secara acara, tetapi juga sukses dalam memperkuat persatuan dan melestarikan warisan budaya Karo untuk masa depan.(Lia Hambali)


































