Kutacane –agaranews.net// Semangat menjaga lingkungan dan membangun kesadaran terhadap perubahan iklim mewarnai peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kabupaten Aceh Tenggara. Kegiatan yang berlangsung pada pagi hari tersebut melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Bertempat di Lapangan Stadion H. Sahadat, Kutacane, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan. Peringatan tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, sebagai ajakan kepada seluruh pihak untuk mengambil peran nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin dirasakan di berbagai wilayah.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr. Heri Al Hilal, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan sederhana namun berkelanjutan, seperti menjaga kebersihan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, melakukan penghijauan, serta mendukung berbagai program pelestarian lingkungan.
Menurutnya, isu perubahan iklim bukan lagi persoalan masa depan, melainkan tantangan yang telah dirasakan saat ini melalui perubahan cuaca yang tidak menentu, meningkatnya risiko bencana, serta berbagai dampak lainnya terhadap kehidupan masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat. Sejak pagi, peserta dari berbagai instansi tampak hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam dan mewujudkan lingkungan yang sehat serta berkelanjutan.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya peduli lingkungan. Melalui langkah-langkah nyata yang dilakukan secara bersama-sama, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga bumi dapat terus tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program lingkungan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. Semangat “Saatnya Bekerja untuk Iklim” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi gerakan nyata yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan kebersamaan, kepedulian, dan kerja nyata dari seluruh elemen masyarakat, Aceh Tenggara diharapkan mampu menjadi daerah yang semakin hijau, bersih, dan lestari bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.
“Semoga segala ikhtiar dan langkah yang dilakukan untuk menjaga lingkungan serta kelestarian alam mendapat keberkahan dari Allah SWT dan membawa manfaat bagi masyarakat Aceh Tenggara. Amin.” Ady
































