Untuk Mendukung Arah Kebijakan Ekonomi Presiden Prabowo Partisipasi dan Peran Rakyat Harus Dilibatkan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:34 WIB

5040 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Jacob Ereste

Opini, AgaraNews. Net // Ekonomi Indonesia dikuasai oleh 10 orang melalui tambang ilegal, kata Menteri Pertahanan RI, Syafri Syamsuddin, katanya saat retret PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, di Cibodas, Rumpin, Bogor, Jawa Barat, 31 Januari 2026. Dalam penekanannya untuk menjaga kedaulatan negara. Namun ancaman yang paling terdepan, menurut Menhan adalah kedaulatan ekonomi. Dia pun mengakui, negara kehilangan kendali karena permainan tambang ilegal dan praktek penyelundupan. Kekuatan inilah yang menggerus kekuatan politik dan wilayah.

Maraknya penyelundupan hasil bumi dan hasil tambang Indonesia sejak reformasi telah menyebabkan kebocoran penghasilan negara sekitar Rp 5.770 triliun. Karena itu dia memastikan pada era Presiden Prabowo Subianto tidak akan memberi ruang pada mafia tambang dan mafia hasil bumi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas dasar itulah, Syafrie Syamsuddin mengajak insan pers khususnya PWI ikut membela negara. Peran pers sangat penting untuk mengawal ancaman ekonomi dari dalam negeri. Karena kedaulatan negara harus dijaga bersama. Hanya saja sayangnya, akses insan pers tidak cukup mendapat ruang yang bebas dan terbuka. Setidaknya, untuk memperoleh informasi, rencana program serta kegiatan yang ada dari lingkungan Kabinet Merah Putih tidak cukup tersedia, minimal peran humas dari Kementerian maupun lembaga pemerintah terbilang minim, sehingga insan pers harus berusaha ekstra keras untuk memperoleh informasi dari pihak kementerian maupun lembaga pemerintah yang sangat terkesan fungsi humasnya tidak berjalan. Kecuali itu pun, informasi dari Kementrian Informasi dan Digital seperti tidak ada dan tidak berperan. Minimal, dari situs hampir seluruh kementerian dan lembaga dan instansi pemerintah terkesan nihil informasi yang bisa diperoleh.

Agak berbeda misalnya dari Kemendagri, Kementan dan Kepolisian yang tampak lebih aktif memberikan release dari kegiatannya, itu pun lebih banyak acara seremonial saja.

Oleh karena itu, gagasan Badan Koordinasi Media Pemerintah yang pernah dilontarkan M. Qodari saat jumpa pers 6 Mei 2026, di Jakarta, untuk membentuk Forum Kolaborasi bersama sejumlah pelaku news media perlu ditindaklanjuti untuk menjembatani ketimpangan memperoleh data dan informasi dari berbagai instansi dan lembaga pemerintah, baik yang berada di pusat maupun di daerah. Sehingga dapat memperoleh pengetahuan hingga pemahaman yang lebih rinci dan lebih akurat.

Klaim dari Bakom yang mengaku telah menggandeng 40 news media agaknya tidak hanya perlu dan patut diklarifikasi, namun layak dan ideal untuk direalisasikan secara nasional dan regional maupun lokal untuk semua daerah, agar rencana dan pelaksanaan program pemerintah dapat menjadi perhatian hingga kemudian memperoleh dukungan serta partisipasi aktif dari warga masyarakat.

Idealnya dari kerja sama antara instansi dan lembaga pemerintah pada setiap jenjang — pusat hingga daerah — tidak saja diperlukan untuk memperoleh perhatian serta dukungan dari warga masyarakat, Seba dengan pemahaman serta pengertian dari seluruh warga masyarakat secara meluas dapat menjadi energi pendorong, pengawas, sekaligus penjaga dan dari pelaksanaan program pemerintah agar dapat berjalan dengan baik dan bersih tanpa penyimpangan dari perencanaan program yang telah menjadi ketentuan dari pelaksanaan program tersebut.

Kecuali itu, kerja sama instansi dan lembaga pemerintah dengan news media busa sekaligus dimaksudkan untuk membangun dunia pers yang sehat — utamanya bagi pekerja media berbasis internet — dalan upaya mengatasi berbagai sajian hoax yang sangat merugikan banyak pihak, utamanya para pengguna media sosial serta upaya pemerintah untuk membangun potensi warga masyarakat bisa bekerja lebih serius melalui media sosial yang sudah menjadi pilihan utama warga masyarakat untuk membangun jaringan informasi, komunikasi bahkan publikasi yang patut mengindahkan nilai dan tata etika serta budaya yang lebih baik dan lebih elegan dan bermanfaat.

Sekiranya kerja sama antara instansi dan lembaga pemerintah di pusat hingga ke daerah, bukan mustahil sajian dan kualitas tampilan berita yang mengandung informasi, upaya membangun jaringan komunikasi dan publikasi melalui media sosial berbasis internet di negeri kita dapat lebih baik dan santun serta bisa memberi manfaat yang lebih maksimal dengan panduan serta arahan dari masing instansi maupun lembaga yang ada di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sekiranya satu instansi serta lembaga yang ada di lingkungan pemerintah dapat melakukan kerja sama dengan insan media yang tertarik mengelola pemberitaan yang bersifat informasi, publikasi dan sejenisnya, berapa

banyak tenaga kerja yang mampu diserap, oleh instansi dan lembaga yang ada di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga fungsi dan peran humas dari berbagai instansi dan lembaga yang tidak berjalan, dapat diketahui dan menjadi perhatian serta bisa mendapat dukungan hingga pengawasan maupun penjagaan yang selama ini tampak jelas tidak berjalan.

Sebagai contoh kegaduhan dalam pelaksanaan program MBG yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kecil, jelas karena tidak adanya pengawasan dan peran serta warga masyarakat untuk ikut mensukseskan program yang cukup baik dan sangat diperlukan oleh rakyat miskin. Demikian juga dengan program pelaksanan Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat atau semacam program untuk swasembada pangan yang dilakukan oleh Polri dan TNI, sepatutnya bisa lebih memberi motivasi kepada rakyat sebagai pelaku utama dari berbagai program pemerintah yang sangat baik dan sangat diperlukan untuk meningkatkan sumber daya, penghasilan hingga peran serta warga masyarakat agar tidak hanya terus diposisikan sebagai penonton — bukan bagian dari pelaku pembangunan yang sesungguhnya ingin diperuntukkan bagi warga masyarakat.

Jadi untuk memperoleh dukungan dari seluruh elemen masyarakat, program pemerintah — utamanya dalam kebijakan ekonomi yang dicanangkan Presiden Prabowo tentang arah kebijakan ekonomi Indonesia selanjutnya akan mengacu pada Pasal 33 UUD 1945 yang sejak awal membangun dan memerdekakan negeri ini sudah menjadi tekad dalam semangat segenap anak bangsa untuk mewujudkan cita-citanya, terbebas dari kemiskinan dan bebas kebodohan.(Lia Hambali)

Bumi Serpong Damai, 23 Mei 2026

Berita Terkait

Bulog Karo Pastikan Stok Pangan Aman, Penyaluran Bantuan dan Beras SPHP Berjalan Lancar
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
JJOS Pelayanan & Pengamanan Embarkasi KM Bukit Raya Tujuan Kijang Berlangsung Aman dan Lancar, 228 Penumpang Terlayani
Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP, Capai 34.423 Ton
Deli Serdang Perkuat Layanan Adminduk, Antrean MPP dan Pendaftaran KTP-el Kini Bisa Online
Akses Jalan Baru Menuju Wisata Air Panas Tanah Karo Jadi Polemik, Ratusan Warga Semangat Gunung Demo Ke Kantor Bupati
Perkuat Ekonomi Desa, Kodim 0116/Nagan Raya Serahkan Mitsubishi Fuso untuk Operasional KDKMP
Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Semester I Kejaksaan RI 2026 Resmi Ditutup, Kejari Karo Komitmen Tancap Gas Tingkatkan Pelayanan 

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Bulog Karo Pastikan Stok Pangan Aman, Penyaluran Bantuan dan Beras SPHP Berjalan Lancar

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:55 WIB

JJOS Pelayanan & Pengamanan Embarkasi KM Bukit Raya Tujuan Kijang Berlangsung Aman dan Lancar, 228 Penumpang Terlayani

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP, Capai 34.423 Ton

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Deli Serdang Perkuat Layanan Adminduk, Antrean MPP dan Pendaftaran KTP-el Kini Bisa Online

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Ekonomi Desa, Kodim 0116/Nagan Raya Serahkan Mitsubishi Fuso untuk Operasional KDKMP

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Rapat Evaluasi Capaian Kinerja Semester I Kejaksaan RI 2026 Resmi Ditutup, Kejari Karo Komitmen Tancap Gas Tingkatkan Pelayanan 

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Babinsa Bantu Warga Pengecoran Pondasi Pembangunan Rumah Warga Binaan

Berita Terbaru

HEADLINE

Bulog Sumut Perkuat Penyaluran Beras SPHP, Capai 34.423 Ton

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:52 WIB