Tokoh Muda Rudi Tarigan Apresiasi Kinerja Kapolres dan Kasat Narkoba Aceh Tenggara

HIDAYAT DESKY

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 15:07 WIB

50143 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – agaranews.net// Peredaran narkotika masih menjadi pekerjaan rumah serius di Kabupaten Aceh Tenggara. Upaya memutus mata rantai peredaran barang haram itu pun dinilai membutuhkan kerja bersama, bukan hanya mengandalkan aparat penegak hukum.

Tokoh muda Aceh Tenggara, Rudi Tarigan, memberikan apresiasi terhadap langkah jajaran Polres Aceh Tenggara dalam mengungkap sejumlah kasus narkotika sepanjang September 2026.

Menurut Rudi, sejumlah pengungkapan yang dilakukan polisi dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan adanya keseriusan aparat dalam menekan peredaran narkoba di wilayah yang dikenal dengan semboyan Bumi Sepakat Segenap tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Narkoba sudah pasti musuh kita bersama yang harus kita perangi secara bersama-sama. Tanpa peran serta masyarakat, rasanya sangat sulit untuk memberantas narkoba yang jaringannya sangat terstruktur seperti sebuah organisasi,” kata Rudi Tarigan, Rabu (16/9/2026).

Rudi menyoroti sejumlah pengungkapan kasus narkotika yang terjadi di beberapa wilayah Aceh Tenggara selama September ini.

Di antaranya pengungkapan kasus di Lawe Lubang, Lawe Alas, yang melibatkan seorang ibu rumah tangga. Kemudian kasus di Permata Musara, Kecamatan Leuser, serta pengungkapan di Gusung Batu, Kecamatan Babussalam, dengan dua tersangka.

Menurut Rudi, rangkaian pengungkapan tersebut menjadi sinyal bahwa upaya pemberantasan narkoba terus dilakukan jajaran kepolisian.

“Dalam sepekan ini ada beberapa pengungkapan, mulai dari Lawe Lubang, Lawe Alas, kemudian Permata Musara di Kecamatan Leuser, hingga Gusung Batu di Kecamatan Babussalam. Ini membuktikan adanya keseriusan Kapolres beserta jajarannya untuk memutus mata rantai narkoba di Bumi Sepakat Segenap,” ujarnya.

Pemusnahan Sabu dan Ganja

Rudi juga menyinggung kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja yang dilakukan aparat penegak hukum.

Menurutnya, pemusnahan barang bukti tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadapi ancaman narkotika di Aceh Tenggara.

Ia menilai pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, Forkopimda, serta masyarakat.

“Pemusnahan narkoba, baik jenis sabu maupun ganja, baru-baru ini merupakan bagian dari komitmen Polres Aceh Tenggara, pemerintah daerah serta Forkopimda,” kata Rudi.

Rudi berharap sinergi tersebut terus diperkuat. Sebab, menurut dia, jaringan peredaran narkoba tidak mengenal batas wilayah dan dapat menyasar berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi muda.

Karena itu, ia secara khusus mengajak kalangan pemuda Aceh Tenggara untuk mengambil peran dalam gerakan memerangi narkoba.

Rudi: Pemuda Harus Berani Lawan Narkoba

Rudi mengatakan generasi muda harus memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba. Menurutnya, anak muda seharusnya mengarahkan energi dan kreativitas mereka pada hal-hal yang produktif.

Ia bahkan menyampaikan pesan khusus kepada para pemuda agar tidak menganggap narkoba sebagai sesuatu yang keren.

“Keren karena narkoba itu idiot. Keren itu menciptakan inovasi baru serta berani di depan untuk memberantas narkoba. Itu baru pemuda hebat,” tegas Rudi.

Bagi Rudi, perang terhadap narkoba bukan hanya persoalan polisi dan penegak hukum. Masyarakat, kata dia, memiliki posisi penting karena berada paling dekat dengan lingkungan tempat peredaran narkotika itu terjadi.

Masyarakat dapat membantu dengan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba.

Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tetap menyerahkan proses penindakan kepada aparat yang berwenang.

Jangan Berhenti pada Pengungkapan Pengedar

Di sisi lain, Rudi berharap pengungkapan kasus narkotika di Aceh Tenggara tidak berhenti pada pelaku yang berada di lapangan.

Ia mendorong aparat untuk terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap jaringan yang lebih besar dan pihak-pihak yang berada di balik peredaran narkoba.

“Komitmen pemberantasan narkoba ini jangan berhenti di sini saja. Kami berharap pemain-pemain besar bisa segera diungkap,” ujarnya.

Rudi menilai pemberantasan narkoba akan lebih efektif apabila seluruh elemen masyarakat bergerak secara bersama-sama.

Ia menyebut tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga masyarakat di tingkat desa memiliki peran strategis dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.

“Jika seluruh jajaran aktif, baik masyarakat, tokoh agama, tokoh adat serta tokoh pemuda, saya rasa kita bisa memperkecil dan mempersempit ruang peredaran narkoba ini,” katanya.

Menurut Rudi, perang terhadap narkoba harus dimulai dari lingkungan terkecil. Keluarga, sekolah, desa, komunitas pemuda hingga lingkungan sosial harus menjadi benteng pertama untuk mencegah generasi muda terjerumus.

Ia pun berharap langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan Polres Aceh Tenggara dapat berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan edukasi di tengah masyarakat.

“Ini bukan hanya tugas polisi. Ini tugas kita bersama. Kalau semua bergerak dan memiliki kepedulian yang sama, ruang bagi peredaran narkoba akan semakin sempit,” pungkasnya. Ady

Berita Terkait

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat
19 Pejabat Polres Aceh Timur Berganti, Kapolres Tekankan Sinergi Polisi dan Masyarakat
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan
Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan
Silaturahmi dan Koordinasi, Babinsa Posramil Tadu Raya Gelar Komsos Bersama Aparatur Desa Simpang Jaya
Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa
Babinsa Laksanakan Pendampingan Penggalian Sungai Pembangunan Jembatan Beton di Wilayah Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Wakil Bupati Aceh Timur Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Produksi Sumur Minyak Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:57 WIB

19 Pejabat Polres Aceh Timur Berganti, Kapolres Tekankan Sinergi Polisi dan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0108/Agara Bersama Warga Masyarakat Gelar Karya Bhakti Perbaikan Jembatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Babinsa Melaksanakan Kegiatan komunikasi sosial Bersama Masyarakat Di Warung kopi Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penyaluran Sembako Di Desa Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Babinsa posramil kuala pesisir Komsos Dengan aparatur desa

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Babinsa Laksanakan Pendampingan Penggalian Sungai Pembangunan Jembatan Beton di Wilayah Binaan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Babinsa Bersama Warga Masyarakat Cor Tiang Pylon Tepi Dekat Jembatan Gantung Perintis

Berita Terbaru