Teror Mafia Tambang “Pwg” Hantui Jurnalis dan Aktivis di Madina

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:52 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madina, AgaraNews. Net //Aksi premanisme, arogansi, intimidasi dan ancaman kekerasan kini mengancam kebebasan pers serta gerakan aktivis mahasiswa pro lingkungan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Baru baru ini, seorang jurnalis bernama Magrifatullah dan seorang aktivis mahasiswa Ridwandi dilaporkan mengalami intimidasi pesan serta teror gital yang berpotensi kepada ancaman fisik, yang diduga kuat digerakkan oleh oknum suruhan mafia tambang Emas Tanpa Izin (PETI) berinisial “Pwg” di wilayah Kotanopan.

Teror ini ditengarai sengaja dilakukan untuk membungkam tugas jurnalistik dalam pemberitaan investigasi dan menyuarakan dampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas PETI Kotanopan yang kian masif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Magrifatullah kepada para rekan pers di Panyabungan (28/07) menguraikan kronologi singkat, pada hari Jumat yang lewat (24/07), seseorang OTK (Orang Tak diKenal) yang mengaku disuruh atas perintah pengusaha tambang ‘Pwg” bersama oknum TNI inisial B menghubungi sang jurnalis, bersikeras untuk mengajak bisa jumpa di salah satu cafe di wilayah lintas barat Panyabungan sekitar pukul 16.00 WIB. Magrifat pun memilih tidak hadir dan menolak tawaran untuk berjumpa lewat kontak fisik karna sedari awal dia mulai curiga terkait motif pertemuan tersebut.

Puncaknya pada dini hari tadi (28/07) pukul 02.00 WIB dirinya mendapatkan pesan dari OTK orang yang sama berbunyi: “so ra do ho pasuo i, tai syukur ma deges rasokimu sugari habis doho i” (Biar mau kau jumpa dengan kita Untunglah masih bagus rezekimu gak jadi datang kau pada hari itu. Kalau kau datang pasti kau habis).

Pesan bernada ancaman verbal dan teror fisik dengan menyatakan “pasti kau habis”, tutur Magrifat merupakan trik kampungan untuk menakut-nakuti tugas jurnalistik yang getol dia lakukan dalam memberitakan sejumlah temuan, hasil investigasi, advokasi terkait PETI Kotanopan. Magrifat juga mengaku sering dihubungi oleh pengusaha tambang Pwg lewat nomor yang biasa dia gunakan, 0852 *****017 namun Magrifat tetap enggan untuk menerima panggilan yang bersangkutan karna merasa tidak terlalu urgen.

Hal senada, aktivis mahasiswa Ridwandi Nasution juga mengaku pernah dihubungi langsung oleh seseorang bernama Pwg. Dalam komunikasi via telpon WhatsApp, pengusaha tambang illegal tersebut langsung marah-marah tak jelas dan mengajak bertemu untuk “duel” sampai mati. Namun moment mengejutkan tersebut, Ridwandi tidak sempat untuk merekam pembicaran sebagai bentuk alat bukti. “Sikap pamer arogansi, teror fisik, intimidasi yang diperagakan oleh Pwg yang merasa kebal hukum selama ini, bukti bahwa dia telah panik lalu ambil jurus mabuk. Atau diduga kuat akibat pengaruh mengkonsumsi bius narkoba makanya dia ikut sempoyongan” tawa Ridwandi yang juga Direktur Eksekutif The Madina Green Institute (TMGI) ini.

Ridwandi menyatakan, teror yang menghantui aktivitas para aktivis dan jurnalis ini adalah upaya nyata untuk membungkam demokrasi dan kebebasan pers. Tindakan teror dan premanisme yang dilakukan oleh kelompok mafia tambang bertujuan untuk menciptakan rasa takut agar kasus perusakan alam di Kotanopan tidak lagi mencuat ke publik.

Ridwandi menyatakan, pihaknya bersama sejumlah elemen masyarakat termasuk praktisi hukum, kini tengah mempelajari dan rencana persiapan langkah hukum serta meminta perlindungan ketat dari aparat penegak hukum demi keselamatan jiwa mereka.(Tim).

Berita Terkait

Sekda Agara Peusijuek Peralatan TMMD Reguler ke 130 Kodim 0108/Agara
Dansatgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 0108/ Agara Berikan Pengarahan Sekaligus Motivasi
Awali Kegiatan Anggota Satgas TMMD Reguler ke -130 Kodim 0108/Agara laksanakan Apel Pagi
Babinsa Koramil 05/DM Bersama Warga Gotong Royong Bangun Pondasi Rumah di Tengah Kebun Sawit
Terjalin Harmonis, komunikasi sosial Babinsa Koramil 04 Beutong Dengan Warga Desa Binaannya
Perkuat Sinergi Antarwarga Babinsa Posramil Tadu Raya Gelar Program Komukasi Sosial Terpadu
Babinsa Ciptakan Keakraban dengan Warga Binaan Melalui Komsos
Rehab RTLH Pekerjaan Terus Dikebut,Satgas Siap Wujudkan Hunian Nyaman

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Sekda Agara Peusijuek Peralatan TMMD Reguler ke 130 Kodim 0108/Agara

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Dansatgas TMMD Reguler ke-130 Kodim 0108/ Agara Berikan Pengarahan Sekaligus Motivasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Awali Kegiatan Anggota Satgas TMMD Reguler ke -130 Kodim 0108/Agara laksanakan Apel Pagi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Babinsa Koramil 05/DM Bersama Warga Gotong Royong Bangun Pondasi Rumah di Tengah Kebun Sawit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Terjalin Harmonis, komunikasi sosial Babinsa Koramil 04 Beutong Dengan Warga Desa Binaannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Babinsa Ciptakan Keakraban dengan Warga Binaan Melalui Komsos

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Rehab RTLH Pekerjaan Terus Dikebut,Satgas Siap Wujudkan Hunian Nyaman

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Kodim 0108/Agara Bagikan Sembako bagi Warga Kurang Mampu di Seputaran Lokasi TMMD Reguler ke-130

Berita Terbaru