Tawuran Bukan Sekadar Berantem : Luka Fisik Bisa Sembuh, Trauma di Kepala Remaja Bisa Selamanya

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 22:08 WIB

50171 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini AgaraNews.Net  – Belakangan ini kasus tawuran antar remaja kembali marak terjadi di berbagai daerah. Di balik keramaian dan teriakan di jalan, ada bahaya besar yang mengintai kesehatan fisik dan mental para pelaku maupun korban.

Menurut data dan edukasi kesehatan, tawuran berdampak sangat fatal bagi remaja. Risiko cedera fisik berat, kematian, hingga gangguan mental serius seperti Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) menjadi konsekuensi nyata dari aksi kekerasan massal ini.

Secara fisik, tawuran sering meninggalkan cedera serius. Paparan senjata tajam, benda tumpul, dan batu bisa menyebabkan patah tulang, luka tusuk pada organ dalam, hingga memar permanen yang tidak bisa hilang seumur hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang lebih berbahaya adalah cedera otak traumatis. Benturan keras di kepala saat perkelahian dapat memicu gegar otak yang berisiko menyebabkan gangguan saraf dan penurunan fungsi kognitif jangka panjang.

Dalam kasus terburuk, tawuran menjadi pemicu utama hilangnya nyawa anak muda akibat kekerasan massal. Satu emosi sesaat, bisa merenggut masa depan selamanya.

Dampak psikologis tawuran sering kali tidak terlihat, tapi jauh lebih dalam. Baik korban maupun pelaku berisiko mengalami PTSD yang memicu kilas balik mengerikan, mimpi buruk, dan ketakutan ekstrem bahkan setelah kejadian berlalu.

Rasa takut akan pembalasan atau rasa bersalah juga bisa memicu kecemasan kronis, isolasi sosial, hingga depresi berat. Kondisi ini mengganggu masa depan remaja, baik dalam pendidikan maupun hubungan sosial.

Parahnya, kebiasaan menyelesaikan masalah dengan kekerasan fisik dapat merusak perkembangan emosi. Remaja yang terbiasa tawuran cenderung tumbuh menjadi individu yang lebih agresif dan sulit mengelola konflik secara sehat.

Selain itu, catatan kriminal dan risiko putus sekolah membuat masa depan mereka semakin terbatas. Luka fisik bisa diobati, tapi stigma dan trauma seringkali melekat lebih lama.

Terapis Rumah Sehat Bekam Rajab Tarigan mengingatkan bahwa pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan. Menurutnya, ada langkah sederhana yang bisa dilakukan remaja agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran kekerasan :

1. *Salurkan energi ke kegiatan positif* – Olahraga, main catur, atau hobi lain yang membangun bisa menjadi katup pelepasan emosi yang sehat.

2. *Pilih lingkungan pertemanan yang baik* – Bergaul tanpa membully, mengejek, atau memancing konflik akan menciptakan pertemanan yang aman dan suportif.

3. *Tanamkan kasih sayang pada diri sendiri* – Sadari bahwa diri sendiri berharga. Hindari kegiatan negatif seperti tawuran yang hanya akan merusak masa depan.

“Jangan biarkan tawuran menjadi beban kesehatan di masa depan. Luka fisik bisa diobati, tapi trauma di pikiran bisa membekas seumur hidup,” pesan Rajab Tarigan.

Edukasi pencegahan dan dukungan psikologis harus terus digencarkan agar remaja memahami bahwa menyelesaikan masalah dengan kekerasan bukanlah jalan keluar. Masa depan mereka terlalu berharga untuk dipertaruhkan di tengah jalan.(Rajab Tarigan)

Berita Terkait

Perdana OPEN Turnamen Badminton CUP I Piala Ibu Bupati Aceh Timur Meriah dan Sukses
BABINSA GOTONG ROYONG MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN PANTAI BERSAMA WARGA
Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Tentang Bahaya Karhutla Di Desa Binaan
Babinsa komsos dengan warga binaan
Babinsa Bersama Warga Angkat Mesin Molen Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis
Babinsa Bersama Warga Turunkan Gorong Gorong Pondasi Bangun Jembatan Beton
Personil Kodim 0108/Agara dan Warga Masyarakat Bahu-Membahu Lembur Bangun Jembatan
Babinsa Bersama Warga Turunkan Material Semen dan Papan Mal Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Perdana OPEN Turnamen Badminton CUP I Piala Ibu Bupati Aceh Timur Meriah dan Sukses

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:07 WIB

BABINSA GOTONG ROYONG MEMBERSIHKAN LINGKUNGAN PANTAI BERSAMA WARGA

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Tentang Bahaya Karhutla Di Desa Binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Babinsa komsos dengan warga binaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:28 WIB

Babinsa Bersama Warga Angkat Mesin Molen Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Personil Kodim 0108/Agara dan Warga Masyarakat Bahu-Membahu Lembur Bangun Jembatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Babinsa Bersama Warga Turunkan Material Semen dan Papan Mal Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Babinsa Rutin Cek Harga Sembako Di Kios Dan Pasar

Berita Terbaru

ACEH

Babinsa komsos dengan warga binaan

Minggu, 4 Okt 2026 - 07:24 WIB