Tanah Karo, AgaraNews. Net // Memaknai perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan, prajurit Yonif TP 904/Gara Mata melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih di kawasan Deleng 7 Dayang, Desa Payambelang, Kabupaten Karo, pada Senin, 17 Agustus 2026.
Aksi ini menjadi salah satu kegiatan paling berkesan dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Karo.
Dengan semangat pantang menyerah, para prajurit Yonif TP 904/Gara Mata menembus medan terjal dan jalur pegunungan menuju puncak Deleng 7 Dayang.
Tidak mudah. Mereka harus membawa tiang bendera sepanjang 16 meter di pundak masing-masing, melewati jalan berbatu dan menanjak.
Setiap langkah yang ditempuh prajurit menjadi gambaran kecil tentang perjuangan para pahlawan terdahulu yang harus menghadapi berbagai rintangan demi tegaknya Sang Merah Putih di bumi Indonesia.
Setibanya di lokasi, para prajurit bersama-sama mendirikan tiang dan mengibarkan Sang Dwi Warna Merah Putih di ketinggian Deleng 7 Dayang.
Pengibaran berlangsung penuh khidmat. Diiringi angin pegunungan, bendera berkibar gagah menjadi simbol penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini diraih dengan darah, air mata, dan pengorbanan.
Danyonif TP 904/Gara Mata, Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita, S.I.P, M.Tr, Mil menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar upacara.
“Pengibaran bendera di Deleng 7 Dayang ini adalah bentuk latihan mental, fisik, dan spiritual bagi prajurit. Sekaligus wujud nyata cinta tanah air dan penghormatan kami kepada para pahlawan yang telah gugur. Kami ingin tunjukkan bahwa prajurit Yonif TP 904/Gara Mata siap berada di garis terdepan, di medan manapun, demi menjaga kedaulatan NKRI,” tegas Letkol Anom.
Beliau juga berpesan agar semangat yang ditunjukkan prajurit hari ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat.
“Jika para pahlawan dahulu berjuang merebut kemerdekaan dengan senjata, maka tugas kita hari ini adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan pengabdian, disiplin, dan karya terbaik untuk bangsa,” ujarnya.
Kegiatan ini bukan hanya seremoni. Bagi Yonif TP 904/Gara Mata, ini adalah momentum untuk menanamkan nilai-nilai patriotisme, rela berkorban, dan pantang menyerah kepada seluruh prajurit.
“Semangat perjuangan para pahlawan menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga persatuan, mengabdi kepada bangsa dan mengisi kemerdekaan dengan karya terbaik,” tambah Letkol. Inf. Anom Wahyu Sasmita melalui pesan WhatsApp nya, pada Selasa 18 Agustus 2026.
Melalui kegiatan ini, Yonif TP 904/Gara Mata menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir.
“ Jika para pahlawan dahulu berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas generasi saat ini adalah menjaga dan mempertahankannya dengan pengabdian terbaik kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya lagi.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga Desa Payambelang. Mereka bangga melihat prajurit TNI hadir langsung di tengah masyarakat dan memberi teladan cinta Tanah Air. (Lia Hambali)


































