Semoga Denny Ja Foundation Mampu Mengangkat Derajat & Marwah Bangsa Indonesia Dalam Pergaulan Budaya Dunia

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:50 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Jacob Ereste

Jakarta, AgaraNews. Net // Keberhasilan tertinggi seorang pendiri rumah yang melindungi para penulis dari gerusan jaman — bukan sebuah nama yang memang pantas untuk disebut sebagai penggagas sekaligus pelopor dari gerakan budaya yang telah menjadi tonggak sejarah. Karena ide hasil kerja kerasnya terus berbuah, meski nama dan sosoknya mulai lamat-lamat dilupakan banyak orang. Inilah tokoh pendiri rumah tempat tinggal para seniman, budayawan yang berkiprah melalui karya tulisnya yang bisa dinikmati sambil minum kopi dimana pun tempat yang disukai.

Sosok seorang perintis rumah seniman dan budayawan agar dapat bertahan hidup dalam serba keterbatasan untuk tidak pernah menyerah. Meski dalam realitas hidup dan kehidupan terbilang kalah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Denny JA mengaku sebagai salah satu penopang Satupena, mulai dari dana, jaringan maupun pengarah program. Dari berbagai pertanyaan yang paling mendesak, strong leader — Denny JA sendiri — penuh kesadaran mulai mempertanyakan perihal ketergantungan organisasi terhadap dirinya yang sedang menunda kematian institusinya.

Jadi cukup jelas, paparan Denny JA dalam tulisan bertajuk — “Sebuah Provokasi Menyambut Kongres Satupena 2026” — yang di release secara meluas — sebagai pengingat untuk dirinya sendiri dan Satupena bahwa karena model yang sudah ada memiliki tanggal dan waktu kadaluarsa.

Sebagai orang yang mungkin bisa dianggap penonton yang berada di seberang, saya sendiri sungguh senang menyaksikan kerja serius, keras serta berani dari apa yang dilakukan Denny JA melalui Foundation atas nama dirinya itu dengan menaruh sejumlah dana abadi untuk aktivitas dan kegiatan budaya yang pantas untuk diajukan memperoleh penghargaan dari pemerintah atau Nobel untuk mewakili Indonesia sebagai penggerak budaya dalam arti luas untuk kemaslahatan umat manusia membangun peradaban dunia yang lebuh baik, lebih maju dan lebih beradab.

Kesadaran Denny JA menulis suasana batin dirinya sendiri untuk lebih memajukan peran dan kiprah Foundation yang telah dia bangun, percaya bahwa penulis Indonesia cukup banyak yang potensial untuk dapat berkembang melampaui penulis kelas dunia. Karena itu diperlukan semacam Imprasario agar seniman dan budayawan Indonesia mampu melampaui jaman dan puncak kejayaannya.

Begitulah nilai kesadaran spiritual Denny JA, seorang strong leader yang mampu bertanya kepada dirinya sendiri tentang ketergantungan organisasi terhadap dirinya tidak boleh terjadi, karena ketergantungan itu artinya sedang menunda kematian institusi yang telah dibangun dengan susah payah bisa jadi muspro tiada ada buahnya.

Kesadaran sejarah Denny JA memahami bahwa sejarah tidak menilai organisasi dari niat baik ketika organisasi itu didirikan — utamanya bagi organisasi seniman dan budayawan seperti Satupena yang sedang dibesut Denny JA — sebab sejarah akan menguji kemampuan organisasi itu dari kemampuan dan ketangguhannya bertahan, ketika para pendiri, perintis dan motor penggeraknya telah mati.

Maka itu pertanyaan yang penting sedang diajukan Denny JA sebagai penulis sekaligus penggagas dan pendiri Satupena yang bersandar sepenuhnya pada Denny JA Foundation sesungguhnya bagaimana membangun organisasi seniman dan budayawan khususnya organisasi penulis yang bergabung dalam Satupena yang dia besut bisa langgeng dan abadi, hidup melampaui usia seratus tahun dari sekarang. Kecuali berdoa, saya pun berharap Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dapat mendukung untuk membangun budaya bangsa bisa semakin maju serta bersanding dengan budaya berbagai bangsa yang maju di dunia.(Lia Hambali)

Paseban, 7 Agustus 2026

Berita Terkait

Prajurit Yonif TP 904/Gara Mata Tembus Medan Terjal Bawa Tiang 16 Meter, Berhasil Kibarkan Merah Putih di Puncak Deleng 7 Dayang 
Alhamdulillah,..!!! Pasien Terdampak MBG di Berastagi, Inka Christi Br Ginting Dinyatakan Sembuh dan Boleh Pulang 
‎Kodaeral  I Hadirkan Semangat Kebersamaan, Peresmian Kantor Gabungan Jalasenastri Berlanjut ke Kolam Ketahanan Pangan
Dituding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Pastikan Pasokan Pangan Bulog Sumut Aman dan Transparan
Dugaan Pengepul Solar Subsidi di indramayu Kebal Hukum Alur dari Sejumlah SPBU Dipertanyakan
Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung Kawal Pawai dan Karnaval Meriahkan HUT RI Ke-81
Babinsa Koramil 09/Batang Anai Hadiri Kegiatan Jalan Santai dan Senam Bersama di Halaman Kantor Camat Batang Anai
Babinsa Koramil 02/Sungai Limau Komsos Dengan Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:20 WIB

Prajurit Yonif TP 904/Gara Mata Tembus Medan Terjal Bawa Tiang 16 Meter, Berhasil Kibarkan Merah Putih di Puncak Deleng 7 Dayang 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:47 WIB

Alhamdulillah,..!!! Pasien Terdampak MBG di Berastagi, Inka Christi Br Ginting Dinyatakan Sembuh dan Boleh Pulang 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:35 WIB

‎Kodaeral  I Hadirkan Semangat Kebersamaan, Peresmian Kantor Gabungan Jalasenastri Berlanjut ke Kolam Ketahanan Pangan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Dituding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Pastikan Pasokan Pangan Bulog Sumut Aman dan Transparan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Dugaan Pengepul Solar Subsidi di indramayu Kebal Hukum Alur dari Sejumlah SPBU Dipertanyakan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:14 WIB

Babinsa Koramil 09/Batang Anai Hadiri Kegiatan Jalan Santai dan Senam Bersama di Halaman Kantor Camat Batang Anai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Babinsa Koramil 02/Sungai Limau Komsos Dengan Warga Binaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Pantau Keamanan Pasar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Aktif Melakukan Patroli Pasar

Berita Terbaru