Presiden Tegaskan Penanganan Karhutla Riau, Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Operasi Darat dan Udara

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:29 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pekanbaru, AgaraNews. Net //.Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju Provinsi Riau, Lanud Rsn, Kota Pekanbaru, Senin (24/8/2026). Rapat dihadiri Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo bersama jajaran pemerintah pusat, TNI-Polri, dan Forkopimda Riau untuk memperkuat penanganan karhutla.

Dalam rapat, Kalaksa BPBD Riau M. Edy Afrizal melaporkan hingga 23 Agustus 2026 tercatat 10.514 hotspot sejak Januari, dengan 521 titik terbakar. Luas lahan terbakar mencapai 16.277,50 hektare, sementara sekitar 900 hektare masih terbakar di tujuh titik pada empat kabupaten.Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan kondisi lahan yang lebih kering membutuhkan langkah terpadu melalui pengerahan kekuatan darat dan udara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tindakan efektif dengan melakukan IMC karena kadar tanah di Riau tahun ini lebih kering. Titik yang tidak terjangkau pasukan darat dibantu dengan helikopter water bombing untuk memutus luasan kebakaran,” ujar Pangdam.

Untuk kawasan gambut, pengendalian diperkuat melalui pembangunan sekat kanal selebar 5–7 meter dengan mengerahkan 15 unit ekskavator. Dukungan udara juga disiapkan melalui rencana penambahan helikopter water bombing.Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menyampaikan bahwa sejak 2025 hingga 2026 telah terdapat 94 laporan polisi dengan 106 tersangka. Khusus 2026, tercatat 33 laporan polisi dengan 36 tersangka dan luas terbakar 806,57 hektare.

Presiden Prabowo memberikan arahan tegas agar penanganan dilakukan sejak dini. Pemerintah diminta menyiapkan 500 sumur bor, 700 tabung oksigen, serta dua helikopter water bombing. Aparat juga diperintahkan mencegah setiap bentuk pembakaran lahan dan menindak tegas korporasi yang terbukti melanggar, termasuk pencabutan izin.

Rapat berakhir pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Penanganan karhutla selanjutnya diarahkan pada percepatan pemadaman, penguatan pencegahan, dukungan operasi darat dan udara, serta penegakan hukum secara terpadu .(A-R).   (Lia Hambali)

Berita Terkait

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Tahapan Seleksi Pusat
Apresiasi Dedikasi Prajurit, Dandim 0209/LB dan Kapolres Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi
Aksi Nyata Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 01/AK Bahu-Membahu Panen Padi di Labura
Perkuat Sinergi TNI-Polri, Dandim 0209/LB Apresiasi Pengungkapan 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi
Tangan Tangguh untuk Pemuda : Ketua DPRD Kepahiang Jemput Aspirasi Generasi Muda Demi Kemajuan Daerah 
Diduga Tak Sesuai Juknis, Pekerjaan Replanting dan Parit Isolasi PTPN IV Bah Jambi Diminta Diperiksa
Blusukan ke Dusun VI, Calon Kades Sei Jawi-jawi Nomor 3 Mardi Sajali,S.H Dapat Dukungan Penuh dari SKTW
Bupati Al-Farlaky Kebut Huntap Pascabanjir: Data Harus Akurat,Jaga kualitas

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Pangdam I/BB Pimpin Sidang Pantukhir, 678 Caba PK Ikuti Tahapan Seleksi Pusat

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Apresiasi Dedikasi Prajurit, Dandim 0209/LB dan Kapolres Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Aksi Nyata Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 01/AK Bahu-Membahu Panen Padi di Labura

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Perkuat Sinergi TNI-Polri, Dandim 0209/LB Apresiasi Pengungkapan 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Ekstasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Tangan Tangguh untuk Pemuda : Ketua DPRD Kepahiang Jemput Aspirasi Generasi Muda Demi Kemajuan Daerah 

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Blusukan ke Dusun VI, Calon Kades Sei Jawi-jawi Nomor 3 Mardi Sajali,S.H Dapat Dukungan Penuh dari SKTW

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:46 WIB

Bupati Al-Farlaky Kebut Huntap Pascabanjir: Data Harus Akurat,Jaga kualitas

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing : Kondisi Bukan Musim Kering Biasa

Berita Terbaru