Menhut Raja Antoni Minta Tak Land Clearing : Kondisi Bukan Musim Kering Biasa

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:45 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta, AgaraNews. Net //Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni meminta masyarakat untuk tidak melakukan land clearing atau pembukaan lahan dengan cara membakar di tengah kondisi cuaca yang dinilai sangat berisiko terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dia menegaskan kondisi saat ini bukan musim kering biasa karena Indonesia tengah menghadapi El Niño yang sangat kuat.

“Saya kira kami pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sangat menghargai apa yang disebut sebagai kearifan lokal. Tidak ada niat sama sekali kita mengabaikan ya, atau tidak peduli dengan kearifan lokal. Namun mohon sekali ya, bahwa kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Ini bukan musim kering biasa, ini El Nino sangat kuat,” kata Menhut Raja Antoni usai meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026).

Menhut Raja Antoni meminta masyarakat menunda pembakaran lahan untuk membuka kebun dalam kondisi saat ini. Menurutnya, kondisi El Niño yang sangat kuat membuat api sekecil apa pun berisiko memicu karhutla.

“Oleh karena itu, minta pengertiannya kepada masyarakat ya, untuk tidak membakar lahan terlebih dahulu untuk melakukan land clearing untuk kebun-kebun ya,” ujarnya.

Dia mengingatkan bahaya tersebut tidak hanya berasal dari pembakaran lahan. Raja Antoni menyebut puntung rokok hingga obat nyamuk juga dapat menjadi sumber api yang berbahaya dalam kondisi kering saat ini.

“Tapi fakta di lapangan ya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa api sekecil apa pun, bahkan puntung rokok, apa namanya, obat nyamuk ya, apalagi api unggun dan lain sebagainya itu sangat berbahaya pada masa sekarang ini,” katanya.

Menhut Raja Antoni juga meminta para pejabat dan politisi di Pontianak, Kalimantan Barat, maupun daerah lainnya tidak mempolitisasi persoalan land clearing secara berlebihan. Dia mengatakan pemerintah dan masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni mencegah karhutla menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

“Karena tujuan kita sebenarnya sama, kita ingin karhutla ini tidak mengakibatkan dampak negatif kepada masyarakat kita,” kata Raja Antoni.

Dia menegaskan kebijakan pemerintah terkait pengendalian karhutla tetap memperhatikan kearifan lokal. “Sekali lagi bukan kita tidak peduli dengan kearifan lokal, kita sangat peduli kearifan lokal,” ujarnya.

Raja Antoni kembali mengajak masyarakat untuk tidak melakukan land clearing dengan pembakaran selama kondisi cuaca masih berisiko tinggi. “Oleh karena itu sekali lagi, hentikan politisasi, dan ayo ajak masyarakat kita untuk tidak melakukan land clearing ya pada masa sulit ini,” tegasnya.(Lia Hambali)

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo Lembang

Berita Terkait

Ribuan Tamu Undangan Hadir Di Acara Maulid Nabi SAW di SMPN 1 Idi Rayeuk
Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN
Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN
Perkuat Sinergi dan Pengawasan, Direksi-Komisaris PND Tinjau Langsung Kota Mandiri Bekala
Denny F Roza Terpilih Aklamasi, Golkar Aceh Tenggara Siapkan Mesin Politik 2029
Kepala Dinas Pendidikan Aceh Diminta Evaluasi Jabatan Kepala SMA N 1 Lawe Alas Aceh Tenggara.
Satlantas Polres Karo Gelar Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor
Perebutan Kursi Ketua Golkar Aceh Tenggara Mengerucut, Tinggal Satu Kandidat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ribuan Tamu Undangan Hadir Di Acara Maulid Nabi SAW di SMPN 1 Idi Rayeuk

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:27 WIB

Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Timur Terima Audiensi kelompok Petani, Bentuk Tim Khusus Sengketa 6 Perusahaan HGU dan Siap Kawal Hingga ke Kementerian ATR/BPN

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Perkuat Sinergi dan Pengawasan, Direksi-Komisaris PND Tinjau Langsung Kota Mandiri Bekala

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Denny F Roza Terpilih Aklamasi, Golkar Aceh Tenggara Siapkan Mesin Politik 2029

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Satlantas Polres Karo Gelar Razia Gabungan Operasi Sadar Pajak Kendaraan Bermotor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Perebutan Kursi Ketua Golkar Aceh Tenggara Mengerucut, Tinggal Satu Kandidat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Di Duga Kurang pengawasan Proyek peningkatan ruas Jalan Muara Setulen– Gelombang asal jadi.

Berita Terbaru