Polri Perkuat Rekrutmen Penyandang Disabilitas, Siapkan Perluasan Ruang Jabatan Secara Bertahap

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:10 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta, AgaraNews. Net // Polri menegaskan komitmennya dalam mewujudkan institusi yang semakin inklusif melalui penguatan rekrutmen penyandang disabilitas sebagai anggota Polri. Komitmen tersebut disampaikan melalui kegiatan Forum Diskusi Publik tentang Rekrutmen Penyandang Disabilitas sebagai Anggota Polri yang digelar di Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brigjen Pol. Erthel Stephan selaku Karodalpers SSDM Polri menjelaskan bahwa Polri telah melakukan berbagai penyesuaian sejak dimulainya kebijakan rekrutmen penyandang disabilitas pada tahun 2016, mulai dari aspek regulasi hingga penyesuaian kebutuhan organisasi dan kompetensi sumber daya manusia yang direkrut.

“Sejak tahun 2016 hingga saat ini banyak hal yang harus disesuaikan, termasuk aturan hukum dan penyesuaian antara ruang jabatan dengan kompetensi dari rekrutan kelompok disabilitas untuk bisa menjadi bagian dari anggota Polri,” ujar Brigjen Pol. Erthel.

Menurutnya, proses inklusi tidak hanya menuntut kesiapan penyandang disabilitas untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja Polri, tetapi juga kesiapan seluruh personel Polri untuk bekerja bersama rekan-rekan penyandang disabilitas.

Ia menegaskan bahwa Polri memiliki komitmen untuk terus memperluas ruang jabatan bagi penyandang disabilitas secara bertahap dengan dukungan berbagai pihak.

“Untuk membuka ruang jabatan yang lebih besar ke depan, Polri mantap dan insyaallah akan bertahap memenuhi hal tersebut. Namun, ini tidak bisa dilakukan oleh Polri sendiri. Kami membutuhkan dukungan dari seluruh komponen bangsa agar potensi teman-teman disabilitas dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam organisasi Polri,” katanya.

Saat ini, Polri masih memfokuskan rekrutmen pada kelompok disabilitas fisik dan panca indra, yakni motorik dan sensorik. Sementara untuk kelompok disabilitas mental dan intelektual, Polri akan melakukan kajian serta klasifikasi lebih lanjut guna menentukan pola rekrutmen dan penempatan yang tepat.

“Untuk kelompok disabilitas mental dan intelektual akan dilakukan secara bertahap. Kami akan melakukan kualifikasi terlebih dahulu terhadap kategori yang ada, termasuk dalam penempatannya. Saat ini mereka lebih banyak ditempatkan pada jabatan fungsional, namun ke depan terbuka peluang untuk menduduki jabatan struktural sesuai dengan peningkatan kompetensi dan kapasitas manajerial yang dimiliki,” jelasnya.

Komisioner Komnas Disabilitas Eka Prastama Widiyanta memberikan apresiasi atas langkah Polri dalam membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas. Ia menilai kebijakan tersebut sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang mendorong peningkatan akses terhadap pekerjaan.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Polri ini. Sebagai institusi besar yang hadir hingga ke daerah, Polri memiliki peran strategis dalam memberikan ruang partisipasi bagi tenaga disabilitas untuk menjadi bagian dari institusi,” ujarnya.

Eka berharap kebijakan rekrutmen penyandang disabilitas di lingkungan Polri dapat menjadi model bagi berbagai institusi pemerintah maupun daerah dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif dan ramah disabilitas.

“Rekrutmen ini dapat menjadi contoh bagaimana sebuah institusi membangun sistem yang ramah terhadap penyandang disabilitas sekaligus membantu memperluas akses pekerjaan bagi mereka,” tambahnya.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Jenderal Komnas Perempuan Dwi Ayu Kartika Sari. Menurutnya, langkah Polri merupakan bagian penting dari upaya mendorong keterlibatan penyandang disabilitas dalam reformasi sektor keamanan serta mewujudkan organisasi yang lebih inklusif.

“Kesadaran untuk memastikan teman-teman penyandang disabilitas dapat berkontribusi dalam reformasi sektor keamanan, termasuk di kepolisian, merupakan langkah yang sangat baik dan dapat menjadi contoh bagi lembaga negara lainnya,” kata Dwi Ayu.

Ia juga menyoroti pentingnya memperhatikan aspek interseksionalitas antara perempuan dan penyandang disabilitas, khususnya dalam penanganan berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan.

“Interseksionalitas antara disabilitas dan perempuan perlu menjadi perhatian karena penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan di lapangan membutuhkan perspektif yang sensitif terhadap aspek disabilitas,” ujarnya.

Melalui forum diskusi ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kebijakan rekrutmen yang inklusif, membuka kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas, serta membangun organisasi yang mampu mengakomodasi keberagaman kompetensi.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Wapimpred Nasionaldetik. Com Ucapkan Selamat Atas Suksesnya Kerja Tahun Desa Keriahen
Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal, Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah
Lagi, AMP2K Gelar Demo Jilid III di Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Madina. 
Mengetuk Pintu Adat Kedatuan Luwu, Ikhtiar Petani Laoli Cari Keadilan atas Konflik Agraria
Dandim Boyolali Tegaskan TNI Siap Bergerak Cepat Hadapi Karhutla
Cegah DBD, Babinsa Gemolong Bersama Nakes Gencarkan PSN
Kobaran Api Hanguskan Lahan di Gunung Gandul, Regu Pemadam Kodim 0728/Wonogiri Bergerak Cepat
Polres Kuansing Juara 1 Inovasi Ketahanan Pangan, Raih Apresiasi di Awarding Day Kreasi Polri

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:43 WIB

Wapimpred Nasionaldetik. Com Ucapkan Selamat Atas Suksesnya Kerja Tahun Desa Keriahen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Aktivis Desak Bupati Madina Copot Pj. Sekda Afrizal, Dinilai “Planga-Plongo” dan Jadi Batu Sandungan Daerah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Lagi, AMP2K Gelar Demo Jilid III di Mabes Polri, Desak Kapolri Copot Kapolres Madina. 

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:50 WIB

Mengetuk Pintu Adat Kedatuan Luwu, Ikhtiar Petani Laoli Cari Keadilan atas Konflik Agraria

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Dandim Boyolali Tegaskan TNI Siap Bergerak Cepat Hadapi Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:28 WIB

Kobaran Api Hanguskan Lahan di Gunung Gandul, Regu Pemadam Kodim 0728/Wonogiri Bergerak Cepat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:24 WIB

Polres Kuansing Juara 1 Inovasi Ketahanan Pangan, Raih Apresiasi di Awarding Day Kreasi Polri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WIB

Jumat Peduli, Polsek Metro Penjaringan Bagikan Makanan Gratis untuk Warga

Berita Terbaru