Polri Perkuat Rekrutmen Inklusif bagi Penyandang Disabilitas, Seleksi Disesuaikan dengan Kompetensi dan Kebutuhan Jabatan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:21 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

Jakarta, AgaraNews. Net // Polri menegaskan komitmennya dalam mewujudkan institusi yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Rekrutmen Proaktif Penyandang Disabilitas yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir dan diperkuat dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Polri yang telah disahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa mekanisme seleksi bagi penyandang disabilitas pada prinsipnya tetap mengedepankan aspek kompetensi, integritas, serta kesesuaian dengan kebutuhan organisasi, namun disertai penyesuaian yang memperhatikan kondisi disabilitas peserta.

Polri memberikan kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Dalam proses seleksi, kami menerapkan prinsip keadilan dan inklusivitas dengan memberikan penyesuaian sesuai kondisi disabilitas yang dimiliki peserta, tanpa mengurangi standar kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas kepolisian,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa rekrutmen penyandang disabilitas telah memiliki landasan hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2019 tentang Rekrutmen Proaktif Calon Anggota Polri.

Menurut Johnny, jenis disabilitas yang selama ini dapat mengikuti rekrutmen Polri antara lain disabilitas fisik dengan kategori tertentu yang masih memungkinkan untuk melaksanakan tugas sesuai kompetensi dan jabatan yang dibutuhkan organisasi. Beberapa kategori yang telah direkrut antara lain penyandang amputasi, lumpuh layu atau kaku, paraplegia, maupun cerebral palsy dengan tingkat disabilitas ringan yang masih mampu menjalankan aktivitas secara mandiri.

“Penempatan personel disabilitas dilakukan berdasarkan kompetensi, latar belakang pendidikan, dan kebutuhan organisasi. Mereka dapat bertugas pada fungsi-fungsi yang lebih mengedepankan kemampuan administrasi, analisis, pelayanan publik, teknologi informasi, kesehatan, maupun bidang pendukung lainnya yang relevan dengan kemampuan yang dimiliki,” jelasnya.

Lebih lanjut, Johnny menuturkan bahwa hingga saat ini Polri telah merekrut penyandang disabilitas melalui jalur SIPSS, Bintara, maupun ASN Polri. Pada tahun 2024 tercatat dua peserta disabilitas direkrut melalui SIPSS dan 16 orang melalui jalur Bintara. Sementara pada tahun 2025 terdapat satu peserta disabilitas yang diterima melalui jalur Bintara Polri.

Terkait jumlah atau persentase rekrutmen ke depan, Johnny mengatakan bahwa Polri masih melakukan kajian dan penyesuaian sesuai kebutuhan organisasi serta perkembangan regulasi yang berlaku.

“Yang terpenting adalah memastikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas yang memiliki kompetensi dan potensi untuk menjadi bagian dari Polri. Prinsipnya, Polri akan terus membuka ruang pengabdian yang inklusif, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh warga negara,” tutupnya.

Program rekrutmen proaktif penyandang disabilitas merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun institusi yang modern, humanis, dan menghormati hak setiap warga negara tanpa diskriminasi, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Sebut Perjanjian Utang Bukan Izin Rampas Barang, Advokat Rikha Permatasari Minta Polres Jombang Usut Dugaan Rentenir Ilegal
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Empat Rumah di Asrama Polri Airud Cilincing
Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan
Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
Polsek Koja Perkuat Patroli KRYD, Cegah Tawuran dan Kriminalitas Jalanan
Konsolidasi NasDem di Simeulue, Ir. Nurchalis Tekankan Penguatan Struktur hingga Tingkat Ranting
Tour of Duty Polri, Sejumlah Pejabat Polda Banten Mendapat Amanah Jabatan Baru
Tak Hanya Dugaan Penganiayaan, PBH PERADI Soroti Penghinaan Profesi Advokat Desi Silvia

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Sebut Perjanjian Utang Bukan Izin Rampas Barang, Advokat Rikha Permatasari Minta Polres Jombang Usut Dugaan Rentenir Ilegal

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Empat Rumah di Asrama Polri Airud Cilincing

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Polsek Koja Perkuat Patroli KRYD, Cegah Tawuran dan Kriminalitas Jalanan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Tour of Duty Polri, Sejumlah Pejabat Polda Banten Mendapat Amanah Jabatan Baru

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Tak Hanya Dugaan Penganiayaan, PBH PERADI Soroti Penghinaan Profesi Advokat Desi Silvia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Tekankan Pentingnya Keselamatan bagi Nelayan dan Masyarakat Pesisir, Dandim 1310/Bitung Hadiri Monitoring dan Evaluasi Keselamatan Pelayaran

Berita Terbaru

HEADLINE

Polri Mutasi 199 Personel, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Minggu, 11 Okt 2026 - 14:09 WIB