Polres Madina Selidiki Video Viral Ekskavator di Lokasi PETI Kotanopan

LIA HAMBALI

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:44 WIB

5073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyambungan, AgaraNews. Net // Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal bergerak cepat merespons keresahan masyarakat terkait aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan. Langkah ini diambil menyusul viralnya rekaman siaran langsung (live) media sosial yang mempertontonkan secara arogan dan terang-terangan ke khalayak luas terkait operasional alat berat jenis ekskavator di kawasan terlarang tersebut.

Saat dikonfirmasi mengenai video viral dan dugaan identitas keterlibatan oknum pelaku berinisial P yang merupakan anak dari seorang pengusaha lokal tambang illegal Pawang, pihak berwenang menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas temuan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Madina AKP Tri Boy Alvin Siahaan, S.Tr.K, S.I.K, M.H memberikan pernyataan tegas mengenai sikap resmi kepolisian. “Iya bang, akan kami dalami untuk penyelidikan. Terima kasih infonya,” tulis AKP Try Boy kepada pers (23/06) menanggapi tujuh point daftar konfirmasi yang diajukan pers.Dijelaskan, Satuan Reserse Kriminal Polres Madina juga akan mengidentifikasi dan menindaklanjuti seluruh informasi dan temuan publik mengenai viralnya video eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah hukum Kab Madina, khususnya di Kota Nopan dengan aktivitas tambang illegal. “Sedang dalam proses” sebut Kasatreskrim.

Penyelidikan intensif difokuskan pada video viral penggunaan alat berat jenis ekskavator diduga kuat dikemudikan anak dari seorang pengusaha tambang lokal. Sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat yang menilai adanya kesan kebal hukum juga menjadi perhatian serius aparat.

Publik di Kabupaten Madina menunggu gebrakan dari jajaran Kapolres Madina agar bertindak tegas, tidak tebang pilih serta sejalan dengan komitmen penegakan hukum atas aktivitas illegal mining (PETI) yang menjadi atensi khusus dari Kapolri dan Presiden Prabowo

Menanggapi ini, Ketua Presidium Solidaritas Mahasiswa untuk Penyelamatan Hutan dan Lingkungan Hidup (SIPLAH) Kab Madina Ahmad Rifai Nasution mewanti-wanti Polres Madina agar profesional dan transparan dalam penegakan supremasi hukum tanpa diskriminasi. “Video viral di medsos yang memamerkan arogansi dan tindakan sewenang-wenang dengan aktivitas PETI adalah tindakan pelanggaran hukum secara serius dan kejahatan lingkungan yang harus diseret dengan pasal berlapis di ranah pidana. Kita menuntut polres untuk profesional dan transparan mengusut kasus ini. Jangan ada kesan kebal hukum dan aparat penegak hukum dinilai kalah telak oleh pelaku pelanggar hukum itu sendiri” ujarnya.

Hal senada, Direktur Eksekutif The Madina Green Institute Ridwandy Nasution menegaskan akan mengkawal kasus ini secara tuntas. “Kita berkomitmen mengawal kasus ini sampai tuntas. Kita minta Kapolres Madina jangan terkesan melakukan pembiaran dan melindungi pelaku PETI di video viral tersebut. Pelaku tersebut seharusnya ditangkap dan dipenjarakan untuk memberikan efek jera kepada pelaku PETI. Hali ini penting untuk mengembalikan kepercayaan rakyat kepada Kepolisian.” tegasnya.

Pihaknya juga secara massif telah melakukan konsolidasi dengan beberapa organ aktivis menyikapi hal tersebut, dan berencana dalam waktu dekat akan “menggeruduk” Polres Madina untuk menagih komitmen dan konsistensi Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si. dalam penegakan supremasi hukum terkait PETI.(Lia Hambali)

Reporter : Magrifatulloh

Berita Terkait

Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital
Jumat Berkah Polsek Metro Penjaringan, Bagikan Makanan Gratis untuk Warga hingga Pengemudi Angkutan Umum
Kodim 0209/Labuhanbatu Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Perkuat Nilai Keimanan dan Pengabdian Prajurit
Dandim 0209/Labuhanbatu Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers, Bangun Komunikasi Terbuka Demi Stabilitas Wilayah
Koramil 01/Aek Kanopan Dukung Tertib Administrasi Desa, Hadiri Penilaian di Damuli Pekan
Gotong Royong Bersama Warga, Koramil 12/Langgapayung Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat
Bupati Aceh Tenggara Lantik 55 Kepala Sekolah, Titip Amanah Membangun Generasi Masa Depan
Pelebaran Jembatan Badani Karawang Mulai Dikerjakan Pemprov Jabar Anggarkan 43Miliar

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:38 WIB

Wakapolri: 418 Lulusan Sespim Siap Jadi Garda Terdepan Hadapi Tantangan Global dan Era Digital

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:33 WIB

Jumat Berkah Polsek Metro Penjaringan, Bagikan Makanan Gratis untuk Warga hingga Pengemudi Angkutan Umum

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:29 WIB

Kodim 0209/Labuhanbatu Peringati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Perkuat Nilai Keimanan dan Pengabdian Prajurit

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:20 WIB

Dandim 0209/Labuhanbatu Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers, Bangun Komunikasi Terbuka Demi Stabilitas Wilayah

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:16 WIB

Koramil 01/Aek Kanopan Dukung Tertib Administrasi Desa, Hadiri Penilaian di Damuli Pekan

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:38 WIB

Bupati Aceh Tenggara Lantik 55 Kepala Sekolah, Titip Amanah Membangun Generasi Masa Depan

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:23 WIB

Pelebaran Jembatan Badani Karawang Mulai Dikerjakan Pemprov Jabar Anggarkan 43Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:43 WIB

Babinsa Posramil Darul Hasanah Bersama Warga Gotong Royong Bersama Warga Tarik Mesin Diesel

Berita Terbaru