KARAWANG, AGARANEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar, terus mempercepat pembangunan infrastruktur diantara nya Proyek pelebaran Jembatan Interchange Badami di Kabupaten Karawang resmi dimulai.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menganggarkan dana sebesar Rp.43 miliar dari APBD untuk pelebaran jembatan ini
Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu mengurai kemacetan parah dan memperlancar arus lalu lintas di salah satu titik akses utama menuju Gerbang Tol Karawang Barat.
Berdasarkan informasi yang tertera pada papan proyek di lokasi, dana pekerjaan tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026. Pelaksanaan proyek ini jatuh kepada PT Telaga Pasir Kuta.
Masa pelaksanaan pekerjaan selama 185 hari kalender, dengan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender setelah pekerjaan selesai.
Pantauan di lokasi pada Kamis,pada 2 Juli 2026. Para pekerja mulai memasang seng pembatas, kemudian pohon yang berada di sisi jembatan juga sudah ditebangi.
Pihak pelaksana juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Khususnya atas potensi gangguan terhadap perjalanan selama proses pembangunan berlangsung.
Pelebaran Jembatan Interchange Badami harapannya dapat meningkatkan kapasitas infrastruktur jalan. Selain itu juga mengurai kepadatan lalu lintas di salah satu akses utama menuju dan keluar Kabupaten Karawang.
Salah satu pengguna jalan Andri mengapresiasi proyek pelebaran jembatan badani ini, dia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
“Alhamdulillah terima kasih Kang Dedi Mulyadi (KDM) semoga setelah selesai pelebaran jembatan badani karawang tidak macet lagi,” ucapnya.(REDAKSI)
































