Oleh : Jacob Ereste
Opini, AgaraNews. Net //.Obrolan Saptu, 16 Mei 2026 “Jk Efek dan Nasib Trah Jokowi 2029” bersama Host Setiyardi Budiono, Pemred Obor Rakyat Reborn dengan nara sumber : Achmad Khozinuddin, Praktisi Hukum, Prof. Lely Ariani, Pengamat Politik, Sri Eki Sriyanto Galgendu, Ex. Penasehat Spiritual Presiden Jokowi, dan Budiyanto Tarigan, Ketua DPP PA. GMNI berlangsung di Tjikko Koffee, Jl. Ciasem, Cikini, Jakarta Pusat.
Acaranya diproduksi oleh Produser Eksekutif, Margi Syarif untuk produk Obor Rakyat Reborn, Obrolan Sabtu Seru “Mengalir Sampai Jauh” seperti yang tertulis di layar belakang nara sumber. Topik “JK (Jusuf Kalla) Efek dan Nasib Trah Jokowi 2029” diurai oleh Budiyanto Tarigan dengan membagi politik aliran nasionalis, sosialis dan agama. Jadi pemenggalan isi ceramah Jusuf Kalla di UGM yang dikesankan mengadu umat beragama di Indonesia sebagai suatu upaya untuk mencuri suara dan dukungan dari umat Islam untuk mendongkrak posisi partai politik agar bisa mendulang kemenangan untuk Pemilu 2029. Jadi jelas, menurut Budianto Tarigan terkait juga dengan permintaan Jusuf Kalla agar Joko Widodo menunjukkan ijazahnya agar kegaduhan yang sudah sangat memuakkan.
Jadi, menurut Ahmad Khozinudin, pemenggalan terhadap ceramah Jusuf Kalla di UGM oleh Ade Armando yang diperkeruh oleh Grace Nathalie dan Abu Janda jelas untuk mendongkrak suara dan dukungan terhadap partai.
Prof. Lely Ariani, membenarkan keterkaitan masalah pemotongan ceramah Yusuf Kalla jelas sangat kuat terkait dengan kepentingan partai politik, dan kita sekarang memang sudah dikuasai sepenuhnya oleh partai politik., tandas Lely Ariani. “Jadi, harapan PSI akan reborn seperti madia Obor, jelas tidak gampang. Apalagi terus tersandung berbagai masalah, seperti terkesan terpecah di internal partai. Jadi, Jokowi pun sulit reborn, timpal, Setiyardi Budiono selaku Host yang cukup nakal dan usil, termasuk saat mempersilahkan Sri Eko Sriyanto Galgendu sebagai penasehat spiritual Joko Widodo, jadi bukan dukun dari Jokowi. ” Sebab setiap orang pasti memiliki penasehat spiritual, setidaknya dari orang tua kita sendiri”, ujar Setiyardi Budiono.
Istilah Raja Jawa bagi Jokowi tidak pernah akan muncul, alias nyungsep, karena Jokowi mampu melaksanakan tugas dan fungsi sosok seorang raja seperti yang terdapat dalam jiwa dan ruh seorang raja dalam konsepsi filosofis Jawa yang adiluhung.
Obor Rakyat Reborn, kata Setiyardi Budiono sebagai host telah berupaya menghubungi pihak Partai PSI untuk hadir supaya dapat memberi imbangan, agar dapat mendengar pembelaan dari Romo Eko Sriyanto Galgendu, tapi nyatanya Romo Eko justru mengungkap yang sebaliknya, terkesan justru lebih dominan melakukan penggundulan.
Pasangan Prabowo-Gibran memang tidak sinkron, yang terkesan justru kompetisi atau persaingan, meski pernah ada wacana yang dilontarkan pasangan Prabowo-Gibran pada 2029. Bahkan menurut pendapat Budiyanto Tarigan, trah Jokowi sudah selesai.
Kasus JK efek ini, sungguh blunder bagi partai PSI, kata Ahmad Khozinudin. Tapi pelaporan tentang kasus JK yang dilimpahkan ke Polda Metro Jaya itu, menurut Ahmad Khozirudin untuk mengesankan kasus yang dilaporkan itu biasa-biasa saja. Dan sebagai upaya semacam
Polisi sangat diharap bisa segera menangani kasus pemenggalan terhadap pidatonya Jusuf Kalla yang dilakukan oleh 40 ormas dapat segera dilakukan, agar kepercayaan publik terhadap aparat atau institusi penegak hukum bisa segera dipulihkan di negeri kita hari ini.
Pertanyaan Rahman Saleh, selaku Kahmi dari Pare-Pare meminta Sri Eko Sriyanto Galgendu untuk menerawang Ijazah Jokowi itu asli atau palsu. Jawaban Eko Sriyanto tentang ijazah Jokowi yang asli atau palsu, seperti kisah Joko Tingkir yang menciptakan masalah kegaduhan yang tidak kunjung usai. Jadi sebagai petugas sebagai Pemimpin Spiritual Nusantara harus mengatakan yang benar. Termasuk tentang ijazah Jokowi yang terus heboh sampai hari ini, kata Sri Eko Sriyanto Galgendu.
Setidaknya dengan kehadiran peran “Obor Rakyat Reborn”, sungguh terasa menyengat, seperti membakar kebekuan kecerdasan aktivis pergerakan yang hadir dalam acara kedua Obor Rakyat Reborn ini. (Lia Hambali)
Cikini, 16 Mei 2026
























