Dairi, AgaraNews. Net // Di tengah suasana santai warung kopi milik Ara Sitorus di Lingkungan II, Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Jumat (29/5/2026), tampak sekelompok warga duduk berbincang bersama seorang anggota TNI. Sosok tersebut adalah Serda EM Nababan, Babinsa Koramil 03/Parongil, Kodim 0206/Dairi, yang melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) melalui komunikasi sosial (komsos) dengan cara sederhana namun penuh makna, yakni ngopi bareng warga.
Kegiatan itu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Mulai dari kondisi lingkungan, aktivitas pemuda, hingga harapan terhadap keamanan dan kebersamaan di wilayah Parongil. Dengan pendekatan humanis, Serda EM Nababan terlihat membaur tanpa sekat, mendengarkan satu per satu aspirasi warga yang hadir di warung kopi tersebut.
Salah satu pemuda setempat, Anju Pane, mengaku senang dengan kehadiran Babinsa yang dinilai aktif turun langsung ke tengah masyarakat. Menurutnya, komunikasi santai seperti itu membuat warga merasa lebih dekat dengan aparat TNI sehingga tidak sungkan menyampaikan masukan maupun keluhan. “Kami merasa diperhatikan. Dengan ngobrol santai seperti ini, suasana jadi akrab dan kami bisa lebih terbuka menyampaikan apa yang kami rasakan di lingkungan,” ujarnya.
Serda EM Nababan mengatakan kegiatan komsos merupakan bagian penting dari tugas Babinsa dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Melalui kebersamaan dan komunikasi yang rutin, Babinsa dapat mengetahui perkembangan situasi wilayah sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ia juga mengajak para pemuda agar terus menjaga kekompakan serta peduli terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.
Sementara itu, Danramil 03/Parongil Kapten Inf Hernandez menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong seluruh Babinsa untuk aktif hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan komunikatif. Menurutnya, warung kopi kerap menjadi tempat paling efektif untuk membangun kedekatan emosional dengan warga. “Babinsa harus mampu menjadi sahabat masyarakat, hadir mendengar dan memberi solusi. Dengan komunikasi yang baik, stabilitas wilayah akan tetap terjaga,” katanya.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
































